Pesanan Mesin untuk Valkyrie, Sistem Tempur Udara Tak Berawak

Penerbangan pertama demonstrator XQ-58A Valkyrie. (@ US Air Force)

Jakartagreater.com – Kratos Defense and Security Solutions telah mulai melakukan pemesanan mesin untuk mengantisipasi penerimaan kontrak produksi seri pertama untuk XQ-58A Valkyrie unmanned combat air system (UCAS) sebelum akhir 2019, dirilis Janes.com, 4-08-2019.

Dikembangkan bersama dengan Laboratorium Penelitian Angkatan Udara (AFRL) di bawah program the Low Cost Attritable Strike Demonstrator (LCASD),  UCAS XQ-58A adalah ‘wingman loyal’ yang dirancang untuk berfungsi sebagai tambahan senjata bagi pesawat berawak konvensional.

Sebuah prototipe sedang diuji coba oleh AFRL. Penerbangan demonstrasi kedua dari lima yang direncanakan selesai pada 11 Juni, mencapai 100% dari titik uji yang direncanakan. Kratos telah membangun dua kendaraan udara Valkyrie selanjutnya, yang tetap berada di bawah kepemilikannya.

Berdasarkan Laporan kuartal kedua perusahaan 2019, presiden dan CEO Kratos Eric DeMarco mengatakan bahwa perusahaan yakin bahwa Valkyrie “berada di jalur untuk produksi awal dan memiliki program terukur”.

Sebagai tanggapan, perusahaan telah mulai memesan mesin “untuk produksi Valkyrie yang diharapkan untuk memenuhi persyaratan pengiriman pelanggan di masa mendatang,” kata DeMarco. Demo XQ-58A ini ditenagai oleh turbofan twin-spool Williams International FJ33; belum dikonfirmasi apakah tipe mesin ini dipertahankan untuk produksi lanjutan.

Kratos percaya bahwa mereka dapat menerima pesanan untuk 20 hingga 40 kendaraan Valkyrie pada akhir tahun ini. Menurut DeMarco, Angkatan Udara AS (USAF) telah menunjukkan minat untuk memperoleh 20–30 kendaraan udara untuk eksperimen, pengujian, dan integrasi operasional.

Dia juga menyinggung calon pelanggan baru, salah satunya “baru-baru ini menyatakan minat untuk mengakuisisi hingga 10 Valkyrie awal di kuartal keempat tahun ini atau paruh pertama tahun 2020”.

Sharing

Tinggalkan komentar