Sukhoi Su-57 Ditargetkan Operasional 2019

Sukhoi Su-57 Rusia. (Dmitry Pichugin – commons.wikimedia)

Moskow – Jakartagreater.com. Hari ini menandai 107 tahun sejak pembentukan Angkatan Udara! Selamat kepada pilot militer yang telah mengabdikan hidup mereka untuk melindungi langit damai negara, pada Hari Angkatan Udara!, ujar laman Facebook Kementerian Pertahanan Rusia, 12/08/2019.

Hari ini, Angkatan Udara sebagai bagian dari Angkatan Udara Rusia di tingkat profesional yang tinggi memastikan keamanan Rusia di sektor kedirgantaraan, menguasai jenis senjata baru dan peralatan militer, dan melaksanakan tugas untuk memerangi terorisme global di Republik Arab Suriah.

Tahun ini, jet tempur Su-57 generasi ke-5, helikopter angkut Mi-38, helikopter serang Mi-28NM akan memasuki Angkatan Udara untuk pertama kalinya. Pesawat MiG-35 sedang diuji. Model pesawat modern lainnya terus berdatangan.

Total Produksi Pesawat Su-57

Tes  terhadap pesawat tempur Rusia generasi kelima Su-57 akan selesai tahun ini. Hal ini terungkap dalam sebuah wawancara di Hari Angkatan Udara Rusia, yang diberitakan oleh surat kabar Krasnaya Zvezda berdasarkan informasi Komandan Angkatan Udara Rusia – Wakil Panglima Angkatan Udara (VKS) Sergey Dronov.

“Sudah tahun ini,” kata Dronov, menjawab pertanyaan tentang waktu penyelesaian tes negara terhadap Jet tempur Su-57, dirilis TASS, 12-08-2019.

Menurut Dronov, Su-57 “melampaui kemampuan generasi kelima dari angkatan udara asing dalam kemampuannya.” Jenderal menambahkan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin telah menetapkan tugas untuk melengkapi kembali tiga resimen penerbangan pada pesawat Su-57.

Seperti yang dikatakan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Denis Manturov di forum Angkatan Darat-2019, Departemen Pertahanan akan menerima 76 pesawat tempur serbaguna Su-57 berdasarkan kontrak dengan perusahaan Sukhoi.

Wakil Menteri Pertahanan Alexei Krivoruchko kemudian menetapkan bahwa semua pesawat yang dibeli akan dikirim ke pasukan hingga tahun 2028. Perusahaan Sukhoi telah memulai produksi massal para jet tempur terbaru.

Su-57 dirancang untuk menghancurkan semua jenis target udara, darat dan permukaan. Pesawat ini memiliki kecepatan terbang jelajah supersonik, persenjataan dalam-tubuh, pelapis penyerap radio (teknologi siluman), serta peralatan on-board kompleks terbaru.

Su-57 Versi Kapal Induk

Moskow – Konsep baru dari kapal induk non-nuklir untuk Angkatan Laut Rusia menyediakan lebih dari 40 pesawat, jet dan drone laut untuk ditempatkan di atasnya, ujar Pavel Filippov, direktur jenderal pengembang model, Krylov State Research Center, dalam sebuah wawancara, dirilis Sputniknews.com, 10/7/2019.

Pusat penelitian telah mengembangkan konsep baru dari kapal induk non-nuklir multiguna untuk Angkatan Laut Rusia, dengan kapasitas 40.000 ton.

Biaya kapal baru ini diperkirakan 200 miliar rubel ($ 3,13 miliar), dan konstruksi diperkirakan akan memakan waktu lima tahun.

“Menurut konsep kami, kapal induk akan dapat menampung sekitar 40 pesawat dan jet, atau bahkan lebih,” kata Filippov.

Filippov menambahkan bahwa kapal induk itu mungkin juga dapat menampung drone jenis laut Okhotnik terbaru Rusia dan versi laut jet tempur Su-57 Rusia.

“Secara teoritis, kita bisa menempatkan sejumlah pesawat tempur ini di atas kapal jika versi angkatan laut dibuat, dengan berat berkurang dan beberapa elemen konstruksi berubah,” katanya.

Sharing

Tinggalkan komentar