Latgab TNI Padukan Kemampuan Tempur Tiga Matra

IMG 20190911 WA0064 e1568210442724

Situbondo, Jakartagreater.com – Latihan Gabungan TNI “Dharma Yudha 2019” melibatkan 12.500 prajurit dari tiga matra yaitu Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara serta sepertiga kekuatan Alutsista TNI.

PHOTO 2019 09 11 17 54 26 e1568207399901

Demikian disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. di hadapan awak media usai meninjau Gladi Latihan Gabungan TNI “Dharma Yudha 2019” pada Rabu 11-9-2019 di Karang Tekok, Baluran, Situbondo, Jawa Timur.

IMG 20190911 WA0056 e1568207430760

Panglima TNI mengatakan bahwa tujuan dari Latihan Gabungan TNI 2019 adalah untuk meningkatkan profesionalisme prajurit dan kesiapsiagaan prajurit. Sehingga, apabila para prajurit dan seluruh sistemnya diperlukan dalam melaksanakan operasi semuanya sudah siap dan sangat koefisien apabila melakukan kegiatan-kegiatan operasi di lapangan.

IMG 20190911 WA0063 e1568207460440

“Namun tetap dilakukan evaluasi temuan-temuan di lapangan, karena setiap latihan memerlukan kajian tentunya adalah untuk memperbaiki doktrin yang sudah kita (TNI) miliki.

IMG 20190911 WA0062 e1568207513460

Masing-masing Angkatan juga mengkaji apa yang perlu diperbaiki dari hasil evaluasi di lapangan yang dilaksanakan pada latihan gabungan ini,” kata Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

IMG 20190911 WA0058 e1568207544189

“Target dari Latihan Gabungan TNI 2019 adalah untuk meningkatkan profesionalisme prajurit dan meningkatkan kemampuan interoperability ketiga matra (Darat, Laut dan Udara),” tambahnya.

PHOTO 2019 09 11 17 50 26 e1568207616620

Selanjutnya dijelaskan bahwa Latihan Gabungan TNI “Dharma Yudha 2019” sudah dilaksanakan secara bertahap, mulai dari Gladi Posko dan dilanjutkan manuver lapangan selama 3 hari. “Tadi pagi dilaksanakan pendaratan Amfibi termasuk manuver lapangan dan semua bertumpu di tempat latihan di wilayah Situbondo,” ungkap Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

PHOTO 2019 09 11 17 56 59 e1568207726106

Panglima TNI juga menjelaskan bahwa pada Latihan Gabungan TNI “Dharma Yudha 2019” sudah mulai diterapkan pelaksanaan perang modern yaitu network centric operation atau network centric warfare menggabungkan sistem dari ketiga matra (Darat, Laut dan Udara) yang didukung oleh blackbord nya menggunakan satelit.

“Mudah-mudahan pada Latihan Gabungan TNI tahun 2021 sudah didukung penuh satu sistem yang sedang dibangun”, harapnya. Turut mendampingi Panglima TNI diantaranya Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa, Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., dan Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M. (Puspen TNI).

Leave a Reply