Gagal Kembangkan Parasut, Dua BMD-2 Rusia Hancur Saat Diterjunkan

BMD-2 dan pasukan Lintas Udara Rusia

Dua panser lapis baja BMD-2 milik Resimen lintas udara Rusia hancur saat melakukan penerjunan pelatihan.

Dilaporkan pada tanggal 20 September 2019, selama latihan Center-2019, pesawat angkut Il-76MD menerjunkan panser-panser lapis baja BMD-2 milik Brigade ke-217 dari Divisi Pengawal Lintas Udara ke-98, lansir BMPD Livejournal.

Dua BMD-2 gagal mengembangkan parasutnya dan jatuh ke tanah dari ketinggian menyebabkanya mengalami kerusakan parah. Dilaporkan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka karena tidak ada personil di dalam kendaraan lapis baja.

“Pada tanggal 20 September 2019, selama pendaratan massal peralatan militer udara di lokasi pendaratan di wilayah Orenburg, sistem parasut dari dua kendaraan tempur tidak berfungsi. Sebagai akibat dari kegagalan fungsi sistem parasut menyebabkannya bertabrakan dengan tanah, kedua kendaraan mengalami kerusakan,” kata kementerian Pertahanan Rusia, dan menyatakan penyebab insiden kecelakaan tersebut akan diselidiki oleh Komisi Komando Lintas Udara dan perwakilan dari pabrik pembuat BMD-2.

BMD-2 yang hancur total saat diterjunkan dari pesawat angkut Rusia

Panser lapis baja BMD-2 bisa disebut sebagai panser pasukan lintas udara generasi dua setelah BMD-1, dan mulai memperkuat Pasukan Lintas Udara Rusia pada tahun 1985.

BMD-2 menggunakan lapisan pelindung dari baja dan beberapa bagian menggunakan aluminium untuk memperingan bobotnya. Bagian menara dan lambung depan menggunakan lapisan baja paling tebal.

BMD-2 dapat dipasang beragam persenjataan standar Rusia, seperti peluncur roket anti tank Fagot atau pelontar granat, namun secara umum persenjatannya adalah meriam kaliber 30 mm dan senapan mesin 7.6 mm.

Sharing

Tinggalkan komentar