Brasil Uji Kapal Selam Scorpene Pertamanya

Kapal selam Scorpene class pertama Brasil (foto : Naval.com.br)

Angkatan Laut Brasil telah memulai uji coba laut pertama dari kapal selam Riachuelo, versi modifikasi dari kapal selam diesel elektrik Scorpene. Uji coba laut dari kapal selam Riachuelo dijadwalkan akan dilakukan sampai paruh pertama tahun 2020, sedangkan kapal selam baru dapat ditugaskan pada Oktober tahun 2020, lansir Navyrecognition.

Selama uji coba laut, Angkatan Laut Brasil telah merencanakan untuk meluncurkan maket dari rudal anti-kapal Exocet SM39 Block 2 Mod 2 dan Torpedo F21. Kapal selam Riachuelo dipersenjatai dengan enam tabung peluncur torpedo, 18 torpedo berat, peluncur rudal anti-kapal MBDA SM-39 Exocet yang diluncurkan dari tabung dan senjata berpemandu presisi. Senjata dibawa dalam tabung peluncuran senjata dan dapat dengan mudah dimuat di laut.

F21 adalah torpedo berat yang dikembangkan di Perancis oleh DCNS (sekarang Naval Group) untuk Angkatan Laut Prancis. Memiliki fitur jangkauan lebih dari 50 kilometer dan kecepatan tertinggi lebih dari 50 knot. Hulu ledaknya dirancang untuk dapat menenggelamkan segala jenis kapal selam dan kapal permukaan.

Exocet adalah rudal anti-kapal buatan Perancis yang berbagai versi dapat diluncurkan dari kapal perang permukaan, kapal selam, helikopter dan pesawat bersayap tetap. Rudal Exocet Block 2 Mod 2 memiliki jangkauan tembak maksimum 72 km.

Sebelumnya pada bulan Desember 2018, Angkatan Laut Brasil meluncurkan kapal selam Scorpène buatan Brazil pertamanya, Riachuelo. Upacara berlangsung di pangkalan Angkatan Laut Itaguai di hadapan Presiden Brasil dan Presiden terpilih.

Pada tahun 2009, Grup Perusahaan Naval Prancis dipercayakan oleh Angkatan Laut Brasil dengan merancang dan mentransfer teknologi untuk empat kapal selam Scorpene konvensional. Kontrak juga termasuk dukungan untuk pembangunan pangkalan angkatan laut dan galangan kapal di Brasil.

Kapal selam Scorpène class adalah kapal selam serang diesel elektrik yang dikembangkan bersama oleh French Direction des Constructions Navales (DCN) dan perusahaan Spanyol Navantia, dan sekarang oleh Naval Group. Pada 2008, Angkatan Laut Brasil memesan empat kapal selam Scorpene.

Sistem propulsi kapal selam Scorpene terdiri dari mesin diesel seri 4 x MTU 12V396 SE84 yang digabungkan dengan generator Kermount Industries 580kW. Sensor dan pemrosesan terdiri dari sistem pengintaian akustik, digital-assisted attack dan perangkat analisis dan monitoring. Sistem sonar akan disediakan oleh Thales.

Sharing

Tinggalkan komentar