Panglima TNI Tinjau Jembatan Holtekamp di Jayapura

Jayapura, Jakartagreater.com  –   Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Mendagri Jenderal Pol (Purn) Prof. H.M. Tito Karnavian, Ph.D, meninjau lokasi jembatan Holtekamp pada Sabtu, 26-10-2019 di Kabupaten Jayapura, Papua.

Menurut rencana, Jembatan Holtekamp akan diresmikan oleh Presiden RI Ir. H. Joko Widodo pada Senin, 28 Oktober 2019. Holtekamp atau Jembatan Merah di Kabupaten Jayapura dibangun atas kolaborasi antara Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Kota Jayapura.

Keberadaan jembatan ini bisa mempersingkat waktu tempuh dari Kota Jayapura menuju Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw, Distrik Muara Tami, yang merupakan perbatasan RI-Papua Nugini, dari sebelumnya 2,5 jam menjadi 1 jam.

Dengan adanya jembatan yang menghubungkan Hamadi menuju Holtekamp sepanjang kurang lebih 1.800 meter dan lebar 17 meter, diharapkan akan menjadi solusi dalam pemerataan kepadatan penduduk di Kota Jayapura, Provinsi Papua.

blank

Turut serta dalam peninjauan tersebut diantaranya :

  1. Plt. Kapolri Komjen Pol Drs. Ari Dono Sukmanto, S.H.
  2. Wakasau Marsdya TNI Fahru Zaini Isnanto, S.H., M.DS.
  3. Kepala Badan Siber dan Sandi Negara Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian.
  4. Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab.
  5. Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw.
  6. Asops Panglima TNI Mayjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M.
  7. Aslog Panglima TNI Marsda TNI Kukuh Sudibyanto.
  8. Aslog Kasau Marsda TNI Abdul Wahab.

(Puspen TNI).

Sharing

Satu pemikiran pada “Panglima TNI Tinjau Jembatan Holtekamp di Jayapura”

  1. Kok enggak sama pak tito? biasanya sama pak tito mulu kemana2 udah kaya surat sama prangko aja. Ampe bosen saya liatnya setiap perjalanan dinas sama pak tito terus. Sampe bertanya2 mungkin ini Panglima TNI enggak punya ke PD an karena bukan dari latar belakang tempur kali ya. Makanya kalo kemana2 selalu sama pak tito. Alasannya soliditas TNI-POLRI. Kalo sama pa tito terus saya jadi bertanya-tanya lagi, bagaimana kalo bawahannya mau ngobrolin masalah internal TNI dengan beliau. Maso mau bilang,
    ‘Pak minta ijin, mau ada yang di bicarakan dengan bapak persoalan internal di wilayah komando sini. Tapi ada pak tito enggak enak saya pak’.
    Kan lucu kalo kaya gitu.

Tinggalkan komentar