AS Rencanakan Produksi Penuh F-35 di Tahun 2020

Washington, Jakartagreater.com  –  Departemen Pertahanan Amerika Serikat menyerukan agar semua kekurangan Pesawat tempur F-35 multirole generasi kelima Lockheed Martin F-35 diselesaikan sebelum dimulainya produksi penuh, untuk menghindari retrofit mahal yang diperlukan untuk membawa Jet yang ada ke standar.

Departemen Pertahanan AS akan memutuskan apakah memulai produksi tingkat penuh dari F-35 Joint Strike Fighter sebelum akhir 2020 dan yakin keputusan itu tidak akan tertunda karena hambatan sistemik dalam rantai pasokan untuk bagian-bagian pesawat, ujar Wakil Menteri Pertahanan AS untuk Akuisisi, Ellen Lord saat konferensi pershari Selasa 10-12-2019, dirilis Sputniknews.com.

“Kami mengharapkan keputusan penuh pada musim gugur 2020,” kata Lord kepada wartawan. Penilaian Lord agak lebih optimis daripada pada Oktober 2019, ketika dia memperingatkan penentuan produksi penuh F-35 pesawat bisa ditunda sampai awal 2021. Departemen Pertahanan sebelumnya berharap untuk memulai produksi penuh F-35 pada akhir tahun ini.

Departemen Pertahanan AS sempat berhenti sejenak menerima pengiriman Jet F-35 dari tempat produksi, karena ingin memastikan  bahwa pesawat itu aman untuk terbang dan melanjutkan penerimaan pada 27 November 2019, kata Lord.

“Saya tidak memiliki indikasi masalah sistemik dan itulah sebabnya kami memiliki perwakilan DCMA (Defenfe Contract Management Agency) pemerintah yang setiap hari bekerja bersama dengan Lockheed [Martin] untuk memastikan kami tidak memiliki masalah sistemik”, kata Lord.

Sharing

3 pemikiran pada “AS Rencanakan Produksi Penuh F-35 di Tahun 2020”

  1. Gak usah diproduksi penuh, krn para sekutu sdh mulai tdk berminat dng si kalkun terbang. Makanya Inggris dan Perancis berkolaborasi utk menciptakan pespur generasi baru utk negara2 di benua biru tersebut. Ini artinya saat pespur kolaborasi mereka siap maka F-35 akan menjadi pespur si lukman yg sdh kuno dan tak lebih hanya sekedar peti mati terbang saja…..xicixicixicixi

Tinggalkan komentar