India Sukses Uji Brahmos Versi Serang Darat

New Delhi, Jakarta greater.com  – Ilmuwan pertahanan India berhasil melakukan pengujian terhadap versi serangan darat dari Rudal jelajah Supersonik BrahMos dari pangkalan di negara bagian India, wilayah Chandipur, Odisha, dirilis Sputniknews.com, Selasa, 17-12-2019.

Versi serangan darat dari Rudal itu diuji coba dari peluncur otonom mobile di Launch Complex 3 dari Range Uji Terintegrasi (ITR) di Chandipur, ujar seorang pejabat Organisasi Penelitian dan Pengembangan Pertahanan (DRDO), Selasa, 17-12-2019. DRDO ditugaskan untuk penelitian dan pengembangan militer, yang berkantor pusat di New Delhi.

Pada bulan Juni 2019, DRDO telah melakukan uji coba menembakkan jangkauan BrahMos sejauh 450 km, yang dilengkapi dengan sistem panduan yang ditingkatkan dan pencari yang dirancang oleh Rusia yang memberikan akurasi yang lebih tinggi kepada Rudal.

Awal tahun ini, Kepala BrahMos Aerospace Sudhir Mishra mengatakan versi Rudal yang ditingkatkan dengan jangkauan yang ditingkatkan hingga 500 km juga siap.

Bersama-sama dikembangkan oleh DRDO, India, dan NPOM, Rusia, BrahMos adalah sistem Rudal jelajah Supersonik jarak jauh universal yang dapat diluncurkan dari darat, laut, dan udara. Manila dan New Delhi kemungkinan akan mencapai kesepakatan mengenai pengiriman Rudal jelajah Rusia-India ke Filipina tahun depan.

Dalam beberapa tahun terakhir, India telah secara aktif memasarkan Rudal Supersonik BrahMos ke negara-negara lain di kawasan Asia Timur. New Delhi juga menawarkan rudal ini ke Thailand, Indonesia dan Vietnam.

Sharing

2 pemikiran pada “India Sukses Uji Brahmos Versi Serang Darat”

Tinggalkan komentar