Raytheon Garap Rudal AMRAAM Pesanan Indonesia

Arizona, Jakartagreater.com – Perusahaan Raytheon Missile Systems, Tucson, Arizona, mendapatkan kontrak senilai $ 768.283.907 untuk Rudal Medium-to-Air Missile (AMRAAM) produksi Lot 33.

Kontrak ini dibuat untuk produksi rudal AMRAAM, captive air training missiles, bagian panduan, sistem telemetri AMRAAM, suku cadang dan perangkat keras pendukung teknik produksi lainnya, dirilis situs U.S Dept of Defense, 27-12-2019.

Pekerjaan akan dilakukan di Tucson, Arizona, dengan tanggal penyelesaian yang diharapkan 28 Februari 2023.

AIM-120 AMRAAM (U.S. Air Force photo)

Kontrak ini melibatkan penjualan militer asing yang tidak rahasia ke Australia, Belgia, Kanada, Denmark, Indonesia, Jepang, Kuwait, Maroko, Belanda, Norwegia, Oman, Polandia, Qatar, Rumania, Arab Saudi, Singapura, Slovakia, Korea Selatan, Spanyol, Thailand, Turki dan Inggris, yang menyumbang 47% dari nilai kontrak.

https://www.youtube.com/watch?v=19Nc4gxjVcE

Selain itu, pendanaan lainnya dari pengadaan Angkatan Udara dan Angkatan Laut, AS tahun 2018 dalam jumlah $ 21.606.031; dana pengadaan Angkatan Udara dan Angkatan Laut fiskal 2019 sejumlah $ 356.753.259; tahun fiskal 2020 dana pengadaan Angkatan Laut dalam jumlah $ 4.212.839; fiskal 2019 Angkatan Udara penelitian dan dana pengembangan dalam jumlah $ 7.343.150; dana penelitian dan pengembangan Angkatan Udara dan Angkatan Laut fiskal 2020 sebesar $ 10.295.601; fiskal 2020 Angkatan Udara operasi dan dana pemeliharaan dalam jumlah $ 1.404.956; dan dana penjualan militer asing dalam jumlah $ 366.668.071 sedang diwajibkan pada saat penghargaan.

https://youtu.be/PesIlWen5C0

AMRAAM adalah Rudal Udara-ke-Udara Jangka Menengah AIM-120 Tingkat Lanjut yang mampu beroperasi di segala cuaca, malam dan siang hari, sebagai senjata fire and forget dengan kemampuan beyond-visual-range. Warhead: Blast Fragmentation; high explosive.

Rudal AMRAAM adalah senjata serbaguna dan terbukti dengan fleksibilitas operasional dalam berbagai skenario, termasuk pertempuran udara-ke-udara dan peluncuran permukaan. Dalam peran peluncuran permukaan, itu adalah senjata dasar pada peluncur NASAMS.

Sharing

8 pemikiran pada “Raytheon Garap Rudal AMRAAM Pesanan Indonesia”

  1. Wow. Brp biji yg kita beli sih?? Smg di jatahin 2 rudal tiap pesawat. Ada yg tau untuk merubah ini rudal jadi ”SAMnya NASAMS” harus di apaiin yah?? Jadi inget pejuang HOTIE sudan, yg bs otak atik AAMnya RUSSIA jadi SAM. Kalo TNI bs otak atik jadi AAM om PUTIN jadi SAM, lumanyan bs di LANUD2 kita. Hanya menghayal.

    • Peluncur rudal NASSAMS punya TNI sih menurut Kongsberg setiap saat bisa saja dikirim bila Indonesia menginginkan masalahnya amunisi rudal AMRAM/AIM/SIDEWINDER nya masih antri produksi dari sono nya negara lik SAM, sebenarnya kalau sudah dapat kupon antri produksi dah bagus masalah lain adalah lagi-lagi masih antri untuk disetujui oleh parlemen lik SAM baru antri produksi, saya sih berharap dan berdoa saat itu baterei NASSAM datang Indonesia juga sudah bisa buat rudal sendiri, anggap saja koleksi rudal kita tambah banyak

Tinggalkan komentar