Melacak Frekuensi Operasi S-400 di Suriah

Jakartagreater.com –  Pesawat mata-mata Amerika dilaporkan telah dilihat oleh banyak pemerhati penerbangan, terbang di dekat pangkalan Rusia di Suriah dan Krimea dalam berbagai kesempatan selama beberapa tahun terakhir, dirilis Sputniknews.com, Rabu 18-12-2019.

Pesawat mata-mata P-8 Poseidon AS yang terbang di dekat wilayah Suriah diduga telah berhasil mencegat frekuensi operasi yang digunakan oleh sistem S-400 Rusia yang dikerahkan di pangkalan udara Hmeymim di Suriah, lapor Berita Bebas Rusia, mengutip Yuri Sytnik, anggota Rusia LSM petugas dan pilot berpengalaman. Menurutnya, militer Amerika masih perlu menguraikan data yang mereka peroleh sebelum dapat menggunakannya.

“Sekarang mereka perlu mendekripsi (kode) sistem S-400 kami, yang beroperasi (di Suriah). Itu sebabnya kami mengusir (pesawat mereka) pergi. Ini adalah praktik umum. Mereka menguji kemampuan kami untuk mengusir mereka. Pengintaian dalam aksi”, kata pilot.

Sytnik mengatakan bahwa setelah AS memecahkan kode yang digunakan oleh Rusia S-400, ia akan dapat mengacaukan operasinya, mengotori radarnya dengan statis, atau bahkan membuatnya melihat pesawat yang tidak ada. Tidak jelas juga apakah semua S-400 menggunakan frekuensi yang sama.

S-400 di Suriah dikerahkan di sana pada 2015 dan sejak itu menjaga pangkalan udara Hmeymim Rusia di negara itu dari ancaman udara, yaitu dari kawanan drone yang telah berkali-kali digunakan teroris dalam serangan mereka.

Pada saat yang sama, sistem pertahanan udara S-500 Rusia yang mutakhir menggunakan jenis radar yang berbeda dibandingkan dengan S-400, berdasarkan pada penggunaan frekuensi band X dan karenanya cenderung menggunakan frekuensi yang berbeda dari yang digunakan oleh sistem sebelumnya. S-500 diharapkan mulai dikerahkan bersama militer Rusia pada tahun 2020.

Sharing

5 pemikiran pada “Melacak Frekuensi Operasi S-400 di Suriah”

  1. Kelihatannya amerika merasa terganggu dgn keberadaan sistem hanud s400 yg ada disuriah mengingat s400 membuat pesawat dan rudal as tdk bs terbang bebas dilangit suriah tanpa khawatir ditembak jatuh oleh sistem pertahanan udara yg dipasang rusia disuriah.

Tinggalkan komentar