China Uji Terbang Pesawat Tempur JF-17 Block III

Jakartagreater.com – Pada 15 Desember 2019, di pangkalan uji penerbangan Chengdu Aircraft Industries Company di Chengdu, Cina, pesawat tempur ringan JF-17 Block 3 (nomor seri 3000) seri pertama lepas landas dan memulai uji terbang, lansir Livejournal.

Pesawat tempur JF-17 Blok 3 menerima sejumlah perbaikan, termasuk radar AFL KLJ-7A dan head-up display (HUD) layar lebar. Pesawat JF-17 Blok 3 juga akan membawa bermacam-macam senjata berpemandu buatan China.

JF-17 Thunder awalnya adalah jenis pesawat tempur yang dirancang khusus untuk Angkatan Udara Pakistan (PAF). Rencana pengembangan pendahulunya bahkan telah ada sejak tahun 1985. Awalnya, PAF sedang mencari penerus sederhana untuk pesawat serang Shenyang J-6 (versi Cina dari MiG-19).

Pakistan tidak puas dengan J- 7M dari Chengdu, dan setelah lebih dari 20 tahun pengembangan, hasil akhirnya adalah JF-17, pesawat tempur yang sama sekali berbeda dari J-7M.

JF-17 Thunder dilengkapi dengan meriam otomatis laras ganda 23mm GSh-23-2, dan dapat mengangkut berbagai amunisi, termasuk rudal udara-ke-udara dan udara-ke-darat, termasuk rudal anti-kapal C-802AK dan rudal CM-802AKG buatan China.

Didukung oleh mesin turbojet postcombustion Guizhou WS-13 atau Klimov RD-93, JF-17 memiliki kecepatan maksimum Mach 1,8. Pesawat tempur ringan ini memiliki visibilitas yang luas berkat kanopi gelembungnya yang mirip dengan jet tempur F-16.

JF-17 menggunakan desain sayap delta yang terpotong di bagian ujung. JF-17 Block 3 menggunakan radar KLJ-7A yang memberikan kemampuan serang udara-ke-udara dan udara-ke-permukaan yang sangat baik. Pod pengintaian WMD-7 dapat membantu Thunder menemukan target dalam pertempuran.

Radar KLJ-7A mampu melacak target udara berdiameter 5 meter pada jarak horisontal hingga 130 km, dan target dibawah, dengan diamater 5 meter pada jarak 85km .

Sharing

4 pemikiran pada “China Uji Terbang Pesawat Tempur JF-17 Block III”

Tinggalkan komentar