Isu Perang Dunia III Tren di Twitter Setelah Komandan Iran Terbunuh

Jakartagreater.com  –  Hanya tiga hari memasuki tahun baru, orang-orang di seluruh dunia terbangun untuk melihat kemungkinan Perang Dunia III yang muncul ke permukaan. Prospek serius dari konflik bersenjata antara Iran dan Amerika Serikat bahkan membuat banyak orang muda Amerika berbicara tentang upaya menghindari kemungkinan wajib militer, dirilis Sputniknews.com pada Sabtu 4 Januari 2020.

Pembicaraan tentang Perang Dunia III telah menyebar di internet dalam 24 jam terakhir setelah pembunuhan komandan medan perang Iran, Jenderal Qassem Soleimani, dalam serangan pesawat tak berawak AS.

Pembunuhan itu secara luas diperkirakan akan menghasilkan lebih banyak permusuhan antara Teheran dan Washington, dengan munculnya sumpah untuk membalas dan yang terakhir pengerahkan pasukan tambahan AS ke Timur Tengah.

https://twitter.com/Iowlifee/status/1212946743265902593?s=19

Meskipun banyak analis memperkirakan bentrokan terbatas (mungkin dalam bentuk serangan lebih banyak Drone dan Rudal) tetapi bukan konflik militer sepenuhnya, WW3 tetap menjadi tren di Twitter sejak Jumat 3 Januari 2020. Beberapa orang telah mencoba untuk menertawakannya, tetapi kegelisahan itu jelas terlihat.

Sharing

15 pemikiran pada “Isu Perang Dunia III Tren di Twitter Setelah Komandan Iran Terbunuh”

  1. Tak mungkin lah gara2 jenderal iran tewas kena rudal dan iran sumbar sumpah mau balas terus terjadi PD3, kondisi sekarang tidak spt masa jelang PD2, saat ini banyak negara bahkan negara yg berdekatan dengan konflik tsb lebih mementingkan diri mereka sendiri2, mereka tidak perduli siapapun yg berkonflik, secara politik mungkin mereka spt berafiliasi tetapi fakta di lapangan sangat mungkin sebaliknya.

  2. Salah Iran sendiri, kenapa mau bikin rencana serang aset AS di Irak, tahu sendiri akibatnya. Soal LCS, dari info komunikasi radio, memang ndablek CG China, sudah di kasih tahu melanggar, malah ngece. Kalaupun mereka berani memicu perang, meskipun negaranya besar, armadanya banyak, China bakal kewalahan nantinya.

  3. Banyak yg ragu bagaimana iran membalasnya..

    Tapi saya yakin Pasti akan ada balasan.. Tapi kemungkinan perangnya asimetris alias proxy.. Proxy2 iran itu yg terdeteksi diantaranya adalah hizbullah di lebanon, Hamas di palestina dan Houthi di yaman.. Kalo perang terbuka kecil kemungkinannya.. Tapi proxy2 inilah yg kemungkinan menyerang kepentingan2 amerika di timteng.

    Dalam sejarah pergerakan martyr suicide bomber, iran dengan hezbollahnya adalah pioneernya dengan ledakan di kedubes as beirut… Aksi2 ini akhirnya jadi inspirasi para terorist islam lainnyanuntuk mengikuti. Mungkin mereka akan bangunkan kembali pasukan2 itu..

    Setelah aksi dilakukan oleh proxy2 itu dibarengin dengan mundurnya iran dari perundingan damai nuklir maka mereka akan mulai pengayaan nuklirnya dan ini baru dibalas terbuka oleh koalisi amerika israel dengan invasi…

    Jika kekhawatiran mengatasi pertahanan irondome israel bukan perkara susah… Karena iran disinyalir sudah menyusupkan ribuan roket (bukanbrudal) untuk hamas dan hezbollah… Dua kelompok itu melakukan salvo roket asal2 an ke israel pasti irondome israel akan kehabisan amunisi sampai akhirnya missil iran diluncurkan..

    Perang raya di timteng ini juga akan dimanfaatkan oleh chinna untuk perang proxy dengan barat..

    Sehingga barat dan sekutu sibuk disana dan chinna bisa menjalankan rencana perang asia timur raya dimulai dari taiwan.

    • Gini ya Dhek, Iron Done itu radarnya dikembangkan biar bisa punya situational awareness yg bagus. Itu bisa mendeteksi dan memprediksi lintasan rudal dan roket yg diluncurkan. Itu dipake buat pertahanan jarak pendek, masih ada David Sling dan Barak. Selain itu Israel takkan tinggal diam wilayah mereka diserang. Maka jangan harap Hizbullah dan Hamas bisa macam-macam. Ada kalanya Israel kalah seperti tahun 2006 tapi hal seperti itu pasti sudah dipelajari dan disiapkan penangkalnya.

      Lawan Iran itu US, adidaya ekonomi, militer dan khususnya nuklir. Kalopun Iran bisa buat nuklir pada awalnya cuman sampe puluhan kiloton TNT aja, itu masih setingkat bom atom di Hiroshima atau Nagasaki sedangkan US dah punya ICBM dg MIRV yg tiap hulunya punya hulu ledak Thermonuklir. Anggap aja tiap ICBM Minuteman punya 3 hulu ledak yg masing-masing hulu ledak berkekuatan 1 Megaton TNT sedangkan lebih dari 73% penduduk Iran tinggal di 38 kota disana dan butuh 3 hulu ledak nuklir dg kekuatan 500 Kiloton untuk bisa membunuh semuanya. Total US hanya butuh 38 ICBM Minuteman untuk menghancurkan sebagian besar penduduk Iran dari 500an ICBM Minuteman yg mereka punya, padahal itu belum termasuk ratusan ICBM Trident D-5 yg mereka simpan di 18 kapal selam Ohio Class. Tak ada hanud milik Iran sekalipun yg mampu menangkis ICBM bahkan buat S-500 sekalipun.

      China takkan mampu bertarung sendirian di Asia karena selain bakal menghadapi Armada ke-7 dan Ke-3 US Navy, China juga bakal menghadapi Jepang, India, Australia, dan New Zeeland. Dan bahkan bisa aja Indonesia bakal bergabung melawan China karena kepentingan Indonesia di Natuna telah diusik oleh China. Pakistan dan Bangladesh gak akan berani ikut campur bantu China kalo Indonesia sudah maju lawan China. Indonesia sudah berjasa besar bagi mereka dan mereka juga tau kemampuan Indonesia. Bisa-bisa China diserang dari berbagai arah nanti. Kalo Rusia??? Yah itu perkara lain karena Rusia dan China pun punya bara dalam sekam dalam hubungan kerjasama mereka.

      • analisis yang bagus walau terkesan berlebihan…walau perang bukan matematika tapi punya kalkulasi teorinya sendiri…!!!
        banyak orang paham tehnologi dan militer tapi hanya sampul atau kulit luar nya saja…padahal kita semua tau perang adalah jalan terakhir untuk menyelesaikan konflik…selagi ada jalan lain itu akan dikesampingkan…apa lagi usa sudah kenyang akan perang…bahkan terakhir buat mereka harus rela menderita penurunan ekonomi secara besar…dan tentu penjahat utamanya ialah george w bush karna dia pembuat keputusan akhir…walalu saya lebih cendrung menyalahkan pakar dan para penasehat militer senior usa dalam mengkalkulasi dampak dan hambatan invas tersebut…!!!

        masalah dengan kawasan asia lainya juga begitu khusus asia timur dengan cina…cina mungkin sedang naik ada perasaan arogan dalam setiap langkah kebijakan yang diambil….tapi bukan berarti mereka bodoh untuk menghasut perang apa lagi dengan skala besar…ada pun untuk negara lainya bersatu melawan cina itu juga kurang masuk akal…karna ini bukan tauran anak STM …semua punya kepentingan dan selalu menjaga kepentingan nya…ambil contoh bahkan suara asean saja tidak satu dalam menyuarakan apa lagi ikut perang…padahal kan suara tidak butuh modal dan keberanian besar…!!!

        • Perang mau kalkulasi atau bukan (walaupun dalam perang kalkulasi adalah cara yg tepat) tetap saja bersikap rasional adalah jalan terbaik.
          Waktu perang dunia pertama dan khususnya perang dunia kedua, perbedaan ideologi dan kepentingan tetap bisa disatukan ketika menghadapi musuh bersama. Bukan begitu Bung Aming?

          • jang jadi masalah sekarang beda zaman dan tak ada idiologi mendasar yang kuat buat menyatukan walau agama sekalipon…coba liat lagi fakta dibalika per@ng yang anda katakan…kecuali jerman memang menginvasi eropa….sekarang cina apa menginvasi negara negara sekitarnya….cina lebih masak dalam rencana tidak seperti kita selalu gelagapan…coba dipikir lagi kalou kita benar masak dalam rencana banyak masalah akan teratasi di wilayah semu seperti zee…naa sekarang perbatasan antar negara saja yang notabe nya ada dasar hukum kuat masih banyak mengalami masalah apa lagi zee…contoh nya rencana jangka panjang mengelola kemaritiman kan engak ada…!!!
            kayak mana mau bersaing nelayan negara lain ditopang industi …lah nelayan kita masih tradisional…maka saya pikir penengalan kapal nelayan asing bukan pemecah masalah…kalou kekayaan sesunguh nya tidak dikelola secara benar….!!!
            buat infrastruktur kelautan yang didukung industri kemaritiman..,jangan lagi nunggu swasta apalagi asing….mungkin bisa kerja sama tapi harus kita yang mengelola mereka hanya bentuk modal saham…selain nelayan sejahtra penganguran teratasi pendapatan negara meningkat…!!!
            jadi satpam yang jaga juga semangat…yang dijaga menghasilkan…nah kalou jaga tok…yaa ogah…ngabisin uang namanya belum biyaya oprasional kapal yang sangat mahal…!!!
            bukan engak kepikiran untuk pembuat kebijakan kita diatas…tapi mungkin mereka selalu direpotkan dengan waktu lima tahun kedepan yang selalu jadi cita cita dan impian besar…!!!

Tinggalkan komentar