Dewan Keamanan Nasional AS Bahas Serangan Rudal Iran

Pentagon, Jakartagreater.com  – Dewan Keamanan Nasional AS bertemu di Gedung Putih, Selasa 7-1-2020 tak lama setelah serangkaian serangan terhadap Pangkalan Udara Ayn al-Asad di Irak Barat yang diluncurkan dari Iran, dirilis Sputniknews.com pada Rabu 8 Januari 2020.

Menteri Pertahanan AS, Mike Esper dan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo tiba di Gedung Putih pada Selasa, 7-1-2020 untuk membahas serangan-serangan itu, menurut Reuters.

“Iran meluncurkan lebih dari selusin Rudal Balistik melawan militer AS dan pasukan koalisi di Irak.  Jelas bahwa Rudal ini diluncurkan dari Iran dan menargetkan setidaknya 2 pangkalan militer Irak yang menampung personel militer dan koalisi AS di Al-Assad dan Irbil. Kami bekerja pada penilaian kerusakan pertempuran awal, “kata juru bicara Departemen Pertahanan Jonathan Hoffman dalam sebuah pernyataan Selasa.

“Ketika kami mengevaluasi situasi dan respons kami, kami akan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk melindungi dan mempertahankan personil, mitra, dan sekutu AS di kawasan itu,” tambah pernyataan itu.

Pangkalan Udara Ayn al-Asad di Irak Barat, yang menjadi pangkalan udara AS yang besar, telah dihantam oleh beberapa roket menyusul serangan yang dilakukan oleh Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC) sebagai “pembalasan” atas pembunuhan komandan Pasukan Quds Iran, Mayor Jenderal Qasem Soleimani.

“Kami memperingatkan semua negara sekutu AS bahwa jika serangan dilancarkan dari pangkalan di negara mereka di Iran, mereka akan menjadi target pembalasan militer,” kata IRGC dalam sebuah pernyataan yang diperoleh Farnaz Fassihi dari New York Times.

Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Selasa bahwa AS siap untuk melakukan pembalasan ke pihak Iran dan bahwa Washington siap untuk membalas sebagai balasan.

Pernyataan presiden AS itu datang hanya beberapa hari setelah dia tweet tentang kemungkinan penargetan 52 situs budaya di Iran – angka yang melambangkan 52 orang Amerika yang disandera di Kedutaan Besar AS di Teheran pada tahun 1979.

0 Shares

25 pemikiran pada “Dewan Keamanan Nasional AS Bahas Serangan Rudal Iran”

    • Maksudnya aset2 yg penting bisa dihindari itu apa mbah gatol?
      Menyelamatkan aset maksudnya.? Kalo yg dimaksud spt itu, artinya sdh yakin bahwa hanudnya gak efektif menangkal serangan rudal. Kalo memang efektif, bukannya waktu yg katanya 1 jam lebih baik mempwrsiapkan hanud yg katanya mumpuni itu…(gak tau hanud mana yg mumpuni ….xicixicixicixicixi..

      • Ya diliat aja, sepadan gak kerusakan serangan dg kematian jendral Iran. Harusnya kalo Iran serius yg disasar ya pangkalan armada kelima US Navy di Bahrain, kenapa malah nyerang yg di Irak. Atau kalo bisa nyerang Kedubes US di Baghdad. Itu kalo bicara balas dendam secara sepadan.

        • Serius??? apa bedanya menyerang pangkalan Militer USA di Irak??? Jendral Iran dibunuh di Irak, ngapain susah2 nyari sasaran di Bahrain… menyerang Kedubes jelas adalah kesalahan besar, karena disana adalah lokasi sipil… Dan menyerang pangkalan militer terbesar di Irak itu sudah cukup sepadan jika melihat tidak ada negara lain yang berani melakukanya…
          Kalau bicara sepadan tidak akan pernah bisa, bahkan kalau Trump mati sekalipun… tetapi berani menyerang balik dengan menyasar pangkalan militer USA itu sudah luar biasa

          • Itu hanya terlihat seperti serangan simbolis daripada serangan strategis. Jarak Iran ke Bahrain sama jauhnya dg ke Irak, makanya cukup aneh kalo milihnya Irak. Tapi kalo ngincer itu buat simbolis ya wajar aja. Mungkin aja Iran juga paham kalo hanud patriot juga tidak ditempatkan disana makanya pangkalan di Irak lah yg jadi sasaran. Setau ane, gak pernah ada berita penempatan Patriot di Irak juga.

          • Nah… kalau tidak ada Patriot di Iraq… betapa bodohnya USA atau memang mereka hanya menyasar untuk berperang melawan lawan yang ecek2 yang tidak memiliki banyak rudal… ngga kebayang kalau itu air base diserang dengan puluhan drone… apa ngga porak poranda…

          • Perangnya di irak kok ngepotnya ke Bahrain……xicixicixicixi. Sdh kehilangan kemampuan berpikir logis ya sang maestro ngepot mbah gatol.?
            Iran sdh mengatakan sesuai dng sesuai Pasal 51 Piagam PBB yaitu menyasar pangkalan militer yang menyerang warga kami dan pejabat senior.
            Yg jelas serangan rudal iran gak mampu di tangkis si mang patriot mandul. Jd lebih baik pilih nego ngajak damai aja….xicizicixicixicixi

            https://www.cnbcindonesia.com/news/20200109163725-4-128908/beberkan-alasan-bunuh-soleimani-as-siap-nego-dengan-iran

    • Ngga dipasangi Hanud??? serius???

      Sebodoh itu atau seceroboh itukah USA sehingga pangkalan militernya sampai tidak dipasangi Hanud???
      Tetapi apapun itu kondisi ini membuat semua orang tahu kalau sistem Hanud USA itu benar2 tidak handal, bahkan jika dibandingkan dengan Suriah…
      Pantesan saja galak bener kalau ada yang mau beli S-400, karena memang ya begini ini…

      • Kalo ane baca baca beberapa artikel dan liat di google maps emang gak ada hanud semacam Patriot disana. Kebanyakan patriot dipasang di Saudi, Kuwait dan Bahrain. Mungkin terlalu disepelekan termasuk dampak serangan dari Iran.

        • Perbandinganya seperti ini… pangkalan Russia di Suriah berkali2 diserang menggunakan Drone maupun roket… yang secara umum sulit untuk di tangani karena terbang rendah dan terlalu kecil untuk dideteksi atau mungkin sangat sulit untuk dideteksi…
          Realitas yang berhubungan dengan pernyataan bung Agato berarti USA sangat yakin tidak akan ada serangan kepada mereka, sehingga tidak pernah menempatkan sistem pertahanan disana, atau memang jangan2 ISIS tidak akan pernah menyerang mereka sehingga USA tidak akan memerlukan sistem pertahanan… atau memang ISIS itu sendiri adalah proxinya mereka??? karena begitu yakin bahwa mereka tidak memerlukan sistem hanud… dimana disaat yang sama justru pangkalan Russia berkali2 diserang…

        • Bukan disepelekan tapi kepedean bahwa pangkalan militernya gak ada yg berani nyerang. Nyatanya kena tonjok rudal iran jg…..xicixicixicixi

          Skor tambah lg jd 3 – 0 … makin nyungsep…sep..sep….xicixicixicixicixi

  1. ini bukan masalah berapa jumlah korban dipihak us tapi ini sebagai pesan bahwa dimanapun kamu berada selama masih diwilayah timur tengah gak bakalan aman dari rudal iran. Makanya sekarang pihak us gak begitu ngotot untuk membalas lagi

    • Seharusnya Iran sadar lawannya punya nuklir bahkan Israel pun juga punya nuklir. Kalo perang frontal dampaknya terlalu berat buat Iran karena bisa jadi pemusnahan massal. Pertanyaan selanjutnya apakah US akan menghentikan serangannya kelihatannya sih enggak. Malah pertanyaan berikutnya buat Iran apakah Iran akan melakukan serangan lanjutan atau enggak karena mereka jelas sudah kehilangan aktor kunci yg sangat strategis bagi mereka.

Tinggalkan komentar