La Tribune: Bagaimana Jika Indonesia Miliki Rafale dan Scorpene? - JakartaGreater

La Tribune: Bagaimana Jika Indonesia Miliki Rafale dan Scorpene?

Paris, Jakartagreater.com   –  Situs La Tribune Prancis, 17-01-2020 mengatakan bahwa Menteri Pertahanan Indonesia ingin mempersenjatai diri untuk mengonter ancaman di laut China Selatan.

Berdasarkan sumber yang relevan, Indonesia tertarik untuk membeli pesawat tempur Rafale (Dassault Aviation), kapal selam Scorpene dan korvet Gowind (Grup Angkatan Laut). Hal ini terkait dengan Kunjungan Menteri Pertahanan Indonesia Prabowo Subianto ke Paris pada hari Senin 20-1-20-20 lalu.

Ketegangan dengan China mengarah pada mempersenjatai kembali negara-negara yang berbatasan dengan Laut China. Dalam kasus Laut China Selatan, Indonesia telah mengerahkan pesawat tempur dan kapal perang di sekitar Kepulauan Natuna dekat Laut China Selatan.

Menurut sumber yang diwawancarai oleh La Tribune, Jakarta tertarik pada 48 pesawat tempur Rafale, hingga 4 kapal selam Scorpene yang dipersenjatai dengan rudal Exocet SM39 dan 2 Korvet Gowind seberat 2.500 ton. Pembelian ini dapat dilakukan melalui perjanjian antar pemerintah antara Prancis dan Indonesia, yang ingin segera dilaksanakan.

Pertemuan Menhan RI Prabowo Subianto dan Menhan Prancis, Florence Parly, di Paris, 13-01-2020. (@ KBRI_Paris)

Dalam 10 tahun, Paris telah menjual 1,36 miliar Euro dalam peralatan militer ke Jakarta, dengan puncaknya pada 2013 (480 juta Euro). Tahun itu, MBDA Rudal telah menjual lebih dari 200 juta euro sistem senjata permukaan-ke-udara jarak dekat (Mistral 3) dan Nexter telah menempatkan sistem 37 Caesar (115 juta euro). Tiga kelompok senjata ini andalan kemitraan strategis yang ditandatangani pada tahun 2011 antara Prancis dan Indonesia.

Pada 2015, Angkatan Udara Indonesia berniat membeli 16 Sukhoi Su-35 untuk memperbarui satu skadron F-5E Tiger II, mengalahkan Rafale dan Eurofighter.

Mengenai kapal selam Scorpene yang sudah dijual ke India dan Malaysia, Indonesia memiliki 2 proposal ke Prancis: satu berkaitan dengan penjualan 2 kapal selam utuh dan yang lain untuk akuisisi empat salinan yang dilakukan sebagai bagian dari transfer teknologi (ToT) dengan Grup Indonesia PT PAL.

Kementerian Pertahanan Indonesia belum memberikan pernyataan resmi tentang keinginan untuk membeli Alutsista yang baru dari Prancis.

56 pemikiran pada “La Tribune: Bagaimana Jika Indonesia Miliki Rafale dan Scorpene?”

  1. Duet e sopo. KELARANGAN. Beli VLS SAM buat TNI AL dan TNI AU aja ( KOHADNUNAS). Kasian BUNGTOMO ngga ada rudalnya pak bowo. Beliin MISTRAL buat LPD DAN LST. Kesian kapal anak negri ngga dikasi senjata yg andal.
    SUB- EXOCET buat kasel yg baru pak, moso mong torpedo pak.

        • negara berdaulat koq takut uang yg beli uang rakyat indonesia di mana2 pembeli adalah raja, turki?NATO? india neli s-400 slow az. kenapa belo produk negara tukang embargo. buat apa beli gk bisa di pakai. yg di jual ke kita pun yg mereka,sendiri sdh gk pake, sekut NATO nya pun gk dpt F-35 padahal sdh biayain produk F-35.sdh teken kontrak koq mau2 di dikte. bung karno borong senjata rusia, amerika pun ketar ketir, saat itu indonesia jadi macan asia, ayo pak,prabowo janji nya jadikan indonesia jadi macan asia. teknologi Rusia lbh hebat dan murah. pak jokowi S-35 tolong segera datangkan teken kontral,sudah. lanjut killo class dan S-400 serta kapal perang rusia

      • Barang rusky murah tapi gak berani beli karena takut kena hukuman as, kalau ngotot juga bisa2 semua f16 masuk kandang karena sparepart nya kena embargo buktinya SU 35 yg 11 biji saja sampe sekarang belum kelar2. Saatnya beli pespur barat jangan beli pespur mamarika

        • era bung karno borong senjata rusia membuat indonesia jadi macan asia. ayo pak prabowo janji nya jadikan indonesia macan asia, era pak sby kita cari alutsista ke negara bukam tukang embargo. malah kita buat sendiri, judul nya menanti kebijakan pemimpin seperti pak prabowo.

          • indonesia,di,kepung ratusan pesawat siluman F-35 australia, singapora, china J-20 utk pertahanan negara mestinya SU-35 dan SU-57 serta S-400 kapal selam terbaru rusia kapal perang terbaru rusia, rudal canggih rusia,serta satelite, drone tempur udara dan laut

  2. target yang diincar adalah 128 jet fighter pada 2024.

    F16 kita yang operasional 32 unit = 9 + 23 (9 sedang MLU + 23 dari pengadaan jaman SBY).

    Sekarang ada 16 Sukhoi.

    32 + 16 = 48

    Mau adakan 32 Viper.

    48 + 32 = 80

    Tertarik pada Rafale 48 unit. Kalo jadi dibeli maka :

    80 + 48 = 128

    Pas 128 unit.

    Hawk dan T50i tidak masuk dalam kategori 128 unit jet fighter ini sebab Hawk dan T50i masuk dalam LCA /LIFT.

  3. langkah menhan sangat luar biasa, pilihan high class … soal duit atau skema bayarnya ya tinggal di nego dg baik, diplomasi beliau bakal melahirkan alutsista yg berguna utk menghadapi perang modern, transfer tekno Perancis sdh dibuktikan dlm produksi heli puma, jadi tdk perlu ragu soal tot.

    • misteal mahal $ 1,25 milyar mending beli cruser/destroyer rusia sevremery $ 775.jt/unit minta plus TOT batle proven combatan ada S-400 lho, rudal,khinzal, rudal zirkon, bisa perang lawan kapsel, perang permukaan lawan kapal perang, bahkan teruji bisa menembak daratan jarak 1000 km bisa lawan pespur gen 5 bisa perang elektronik/jamer. kembali jadi macan asia NKRI spt era bung karno amerika pun takut kekuatan indonesia,

  4. US$ 240jt × 48 biji= US$ 11.520M.
    Baru soal pespur. Angka untuk kagal, kapal selam, radar, rudal, drone, kita jg mau nambah hercules, alutsista lain, belanja rutin, investasi industri alutsista, njir boros njir. Bahkan kl alokasi anggaran pertahanan dikasih 1% APBN Rafale tetep masih terlalu mahal.
    Akan ada yg dikalahkan dari pembelian SU35, Viper, dan program KFX/IFX?

    • Kalau soal embargo mungkin saja terjadi contohnya sj ketika argentina menggunakan rudal exocet buatan perancis utk menenggelamkan kapal al inggris pemerintah inggris memberikan tekanan pd perancis utk menghentikan penjualan senjata pd pihak argentina.

  5. Hadeehhh byk wacana isue aja dri dulu mau beli ini itulah tp utk pespur satupun blum nyampe nyampe jg lagian duit negara bukannya banyak masih lg nambah berita mau beli pespur byk2 cuma idaman doank tp kantong hampir kosong ni yg nyiptain berita udh byk bgt ngasi mimpi sm netizen tp angin surga doank

Tinggalkan komentar