Republic Day 2020, India Pamerkan Pesawat Tempur Terbaik

Jakartagreater.com – India merayakan Hari Republiknya yang ke-71 dan seperti biasanya yang dilakukan setiap tahun, IAF menyelenggarakan pameran udara yang spektakuler di Parade Hari Republik yang memamerkan pesawat tempur dan pesawat angkut militer. Berikut daftar semua jet tempur aktif yang juga disebut pesawat tempur multi-peran dan pesawat serang milik Angkatan Udara India, dari Sukhoi Su30MKI hingga LCA Tejas, lansir News 18.

Rafale

India telah menandatangani perjanjian antar pemerintah dengan Perancis pada September 2016 untuk pengadaan 36 jet tempur Rafale dengan biaya sekitar Rs 58.000 crore. Pesawat ini mampu membawa berbagai senjata dan rudal ampuh, dan skuadron pertama akan dikerahkan di pangkalan angkatan udara Ambala, yang dianggap sebagai salah satu pangkalan IAF paling strategis. Perbatasan India-Pakistan berjarak sekitar 220 km dari sana. Skuadron kedua Rafale akan ditempatkan di pangkalan Hasimara di Benggala Barat.

Rafale adalah jet tempur modern yang dikenal karena kelincahan, kecepatan, kapasitas angkut persenjataan dan kemampuan serangannya. Dassault Rafale memiliki desain sayap delta dan mampu menahan tekanan g-force setinggi 11g (dalam keadaan darurat). India memesan 28 Rafale kursi tunggal dan 8 kursi ganda.

Mirage-2000

Mirage-2000 tidak diragukan lagi merupakan salah satu pesawat Angkatan Udara India (IAF) paling serbaguna dan paling mematikan, yang pertama kali ditugaskan pada tahun 1985. Sesaat setelah melantik Mirage, IAF memberinya nama – Vajra – yang berarti petir dalam bahasa Sansekerta.

Mirage-2000 dikembangkan oleh Dassault Aviation dan melakukan penerbangan pertamanya pada tahun 1978 dan dilantik di Angkatan Udara Prancis pada tahun 1984. India awalnya memesan 36 Mirage-2000 kursi tunggal dan 4 Mirage 2000 kursi ganda pada tahun 1982 sebagai jawaban atas pembelian jet tempur F-16 buatan AS oleh Pakistan. Mirage-2000 memainkan peran yang menentukan dalam perang Kargil tahun 1999, dan melihat keberhasilan Mirage-2000, India kembali memesan tambahan 10 pesawat Mirage-2000 pada tahun 2004, dengan total pembelian mencapai 50 jet tempur.

LCA Tejas

Pada 1980-an, HAL memulai program Light Combat Aircraft (LCA) untuk menggantikan MiG-21 buatan era Soviet. Mantan Perdana Menteri India memberikan nama LCA – Tejas – pesawat tempur pertama buatan India dengan IAF menempatkan 20 pesanan jet pada awalnya dan Skuadron Tejas ke-1 dibentuk pada 2016 yang disebut Flying Daggers. Hingga saat ini IAF telah memesan 40 Tejas Mk 1, termasuk 32 pesawat satu kursi dan delapan pesawat latih dua kursi. IAF juga telah memulai pengadaan 73 pesawat tempur satu kursi lagi dalam konfigurasi Mk 1A.

Mikoyan MiG-21

Pesawat jet supersonik pertama dalam sejarah penerbangan, MiG 21 adalah salah satu jet tempur paling dikenal di Bumi. Setelah melayani 60 negara selama 60 tahun, MiG 21 masih beroperasi di banyak negara, termasuk India. Pada tahun 1961, IAF memilih Biro Desain Mikoyan-Gurevich membuat MiG 21 dan sejak itu India telah membeli lebih dari 250 unit. Sementara MiG-21 memainkan peran penting dalam Perang India Pakistan 1971, saat ini MiG-21hanya digunakan sebagai pesawat pencegat dengan peran terbatas dan IAF akan segera menggantikan unit yang tersisa dari MiG21 Bison dengan Tejas LCA. MiG 21 memiliki kokpit satu tempat duduk dengan kecepatan maksimum Mach 1,05 (1.300 km / jam).

Sukhoi Su-30MKI

Sukhoi Su-30MKI adalah jet tempur paling canggih yang dimiliki Angkatan Udara India dan mampu melakukan misi pertempuran udara ke udara dan serangan darat. Juga dikenal sebagai Flanker (NATO), Su-30 MKI dibangun di India oleh HAL berdasarkan perjanjian lisensi dengan Sukhoi Rusia.

Su-30MKI secara eksklusif digunakan oleh India dan ada perkiraan bahwa IAF memiliki 290 unit operasional sampai sekarang. Unit pertama dilantik pada tahun 2002. Sukhoi Su-30MKI memiliki kecepatan tertinggi Mach 2 dan memiliki berat lepas landas maksimum 38.800 kg. Jet itu dapat membawa berbagai persenjataan, mulai dari rudal udara-ke-udara, rudal anti radar, bom, dan berbagai roket.

Mikoyan MiG-27

MiG 27 adalah pesawat serang darat buatan era Soviet yang dirancang oleh Mikoyan-Gurevich Design Bureau, dan diproduksi oleh HAL berdasarkan perjanjian lisensi. MiG27 dikenal sebagai ‘Bahadur’ (artinya Valiant dalam bahasa Inggris) di India dan IAF pensiunkan skuadron MG-27 terakhir pada tahun 2017. India hanya di antara segelintir negara yang masih mengoperasikan pesawat serang darat MiG-27 UPG yang diperbarui. MiG-27 mengambil basic dari pesawat MiG-23 dengan hidung yang dirancang ulang dan terbang dengan ketinggian rendah.

SEPECAT Jaguar

SEPECAT Jaguar adalah jet tempur yang dikembangkan bersama oleh Angkatan Udara Kerajaan Inggris dan Angkatan Udara Prancis. Hanya Angkatan Udara India yang saat ini menggunakan Jaguar yang ditingkatkan dalam tugas aktif. SEPECAT Jaguar dikenal sebagai Shamsher dan melayani IAF sebagai pesawat serangan darat utama. Jaguar India sangat berbeda dari Jaguar RAF dan dibangun secara lokal oleh HAL berdasarkan perjanjian lisensi. IAF baru-baru ini meningkatkan seluruh armada Jaguar dengan menambahkan dukungan Avionic. Satu-satunya masalah dengan Jaguar adalah ketidakmampuannya untuk terbang ketinggian tinggi dengan beban berat di badannya.

Mikoyan MiG-29

Diperkenalkan pada tahun 1970-an untuk melawan F-Series AS seperti F-15 dan F-16, MiG-29 dikenal sebagai Baaz (Hawk) dan membentuk garis pertahanan kedua setelah Sukhoi Su-30MKI. MiG-29 diekspor ke lebih dari 30 negara, India menjadi yang pertama dan salah satu pembeli terbesar jet ini. IAF saat ini menggunakan MiG-29 UPG yang ditingkatkan, varian MiG-29 paling canggih yang pernah ada.

MiG-29 digunakan secara luas selama Perang Kargil oleh Angkatan Udara India untuk memberikan pengawalan bagi target serangan Mirage-2000 dengan bom berpemandu laser.

Sharing

3 pemikiran pada “Republic Day 2020, India Pamerkan Pesawat Tempur Terbaik”

Tinggalkan komentar