Bakamla-US Coast Guard Bahas Maritime Security Training Center

Jakarta, Jakartagreater.com  –  Deputi Operasi dan Latihan Bakamla RI Laksamana Muda Bakamla TSNB Hutabarat, membahas masalah keamanan maritim dengan US Coast Guard Maritime Advisor Captain (retired) Jim Duval di Mabes Bakamla RI, Jakarta, Senin 3-2-2020, drilis Bakamla RI.

Kedatangan Captain (retired) Jim Duval adalah tindak lanjut hasil keputusan bersama pada kunjungan US Coast Guard di Mabes Bakamla RI, 9 Desember 2019 tentang kerja sama dibidang keamanan maritim antara Bakamla RI dan US Coast Guard.

Selain menjajaki kerja sama di bidang keamanan maritim, US Coast Guard juga menawarkan kerja sama terutama di bidang pertukaran informasi, analisa informasi gabungan US Coast Guard dan Bakamla RI serta Maritime Service Code.

Pertemuan ini berlangsung membahas 2 agenda yakni kunjungan kehormatan dan diskusi dari tim Maritime on Threat Response (MOTR) kepada para pemangku kepentingan Bakamla khususnya personil Puskodal Bakamla RI.

Kunjungan kehormatan US Coast Guard Maritime Advisor Captain (retired) Jim Duval didampingi oleh MoTR expert Brian Wilson, USCG expert LDCR Jeff Janaro, INL Director Kim Penland, Political Professional Associate Kedutaan Amerika Serikat di Jakarta Dilyara Austin, Staf INL Kedutaan Amerika Moja Nurkalam dan Staf Angkatan Laut Amerika Scott Bentley.

Kunjungan kehormatan US Coast Guard Maritime Advisor Captain (retired) Jim Duval tersebut, disambut langsung oleh Deputi Operasi dan Latihan Bakamla RI Laksda Bakamla T.S.N.B. Hutabarat, M.M.S., dengan didampingi oleh :

  1. Direktur Strategi Keamanan Laut Laksma Bakamla Sandy M. Latief.
  2. Direktur Latihan Laksma Bakamla Yeheskiel Katiandagho, S.E.,M.M.
  3. Kepala Biro Sarpras Bakamla Laksma Bakamla Amrien.
  4. Direktur Kerja Sama Kolonel Bakamla Salim, S.E.
  5. Beberapa pejabat terkait.

Laksamana Muda Bakamla TSNB Hutabarat, menjelaskan, bahwa secara rinci banyak bidang kerja sama yang sudah diwujudkan antara Bakamla RI dan US Coast Guard diantaranya adalah :

  1. Perkembangan pembentukan Maritime Security Training Center di Batam.
  2. Kegiatan pelatihan dasar dan lanjutan bagi personel Bakamla RI di Amerika Serikat, seperti Boatswain Mate, Damage Controlman, Machinery Technician, Electrician Mate, Maritime Law Enforcement Specialist, Gunners Mate, Intelligence Specialist, Health Service Technician/Medical Specialist/Corpsman, Teknisi Information System, Storekeeper, Culinary Specialist, Yeoman, dan Penyelaman.
  3. Pada tahun 2020 melaksanakan kegiatan Subject Matter Experts (SME), Maritime on Threat Response (MOTR) yang akan melibatkan K/L terkait.
  4. Pelatihan bagi personil Bakamla di pusat pelatihan USCG di AS.
  5. Latihan bersama.

“Saat ini, perkembangan hasil kerja sama antara Pemerintah AS dan Bakamla RI, kita telah menerima berbagai manfaatnya, seperti berbagai pelatihan dan bantuan fasilitas untuk pengembangan Pusat Informasi Bakamla RI,” kata Laksamana Muda Bakamla TSNB Hutabarat,

Sharing

2 pemikiran pada “Bakamla-US Coast Guard Bahas Maritime Security Training Center”

  1. Kapal Tanjung Datu lumayan gede sayangnya hanya bersenjatakan “doa dan keris” tidak ada yang salah dengan berdoa sebagai umat beriman itu adalah kegiatan wajib, masalahnya musuh di laut Natuna Utara tidak mengenal doa dalam konsep hidup dan dibenak mereka terbukti saat coastguard cina disuruh pergi pakai radio komunikasi oleh petugas kita yang saya yakin mereka semua pasti rajin berdoa apalagi ditengah ganasnya lautan luas, ternyata prajurit cina malah balas ngusir kapal Bakamla kita karena bla bla bla, coba kalau di kapal Tanjung Datu ada meriam 76 mm (atau kalau mahal tempelkan saja meriam howitzer Armed ) dilengkapi CIWS depan belakang dan ada Javelin sak ombyok bertengger di atas kapal dan peluncur rudal nongol seperti kapal USCG pastilah kapal cina tidak ngeyel, dan dengan congkaknya tetap standby di laut Natuna Utara, tapi sudahlah…seperti syair lagu, buat kegiatan rutin kita semua, mulai dari instansi, pemangku kepentingan, prajurit laut, nelayan, rakyat jelata, dan yg utama media…bentar lagi kan diulangi sama cina

Tinggalkan komentar