Operasi Udara Bakamla Pantau Perairan Natuna

Natuna, Jakartagreater.com  – Dalam upaya optimalisasi pengamanan wilayah perairan dan yurisdiksi Indonesia, Bakamla RI/Indonesian Coast Guard (IDNCG) turut melakukan Operasi Udara Maritim.

Kali ini wilayah pantauan adalah Perairan Natuna, yang berlangsung beberapa hari lalu, dirilis Humas Bakamla RI/PR Indonesian Coast Guard pada Selasa 4-2-2020.

Perairan Natuna merupakan salah satu jalur perairan yang sibuk di Indonesia. Tidak hanya dikarenakan berbatasan dengan beberapa negara tetangga, Perairan Natuna juga terkenal dengan kekayaan alam baharinya.

Terdapat beberapa hal yang menarik dalam pantauan operasi kali ini. Satu diantaranya, terlihat adanya kapal tenggelam di wilayah Perairan Natuna Utara. Kapal tersebut tidak dapat diidentifikasi berdasakan pemantauan udara, karena hanya terlihat bagian lunas dan bulbous (haluan) kapalnya saja.

Menanggapi hal ini, Tim Operasi Udara Maritim berkoordinasi dengan Skuadron 5 TNI Angkatan Udara, dan unsur laut Bakamla RI/IDNCG.

Tim Operasi Udara Maritim terdiri dari Kolonel Bakamla Aries Yudho N., Mayor Bakamla Dono Arye P., Letda Bakamla Diah Rosa K., Serka Bakamla Gugus Atmoko, Sertu Bakamla Aditya Fauzan, dan Serka TNI Armi Vendi.

5 pemikiran pada “Operasi Udara Bakamla Pantau Perairan Natuna”

  1. katanya Natuna dipasangi macam2 radar utk detek intruder laut maupun udara tapi kmrn rombongan rampok begal cina dari laut tak kedetek malah nelayan yang report baru geger2 nasional, mungkin baiknya nelayan sekalian dibelikan kapal pencari ikan yg besar berkemampuan massive lengkap dengan navigasi dan komunikasi yang mumpuni supaya bisa berlayar sampai ZEE yang katanya karena sepi nelayan berakibat banyak dihuni grandong cina dan vietnam

Tinggalkan komentar