AS Uji Pesawat Tempur EA-18G Growler ‘Tanpa Pilot’

Washington, Jakartagreater.com – Angkatan Laut AS dan Boeing pada hari Senin mengumumkan telah menerbangkan latihan penerbangan dua pesawat tempur yang dikendalikan oleh pesawat tempur ketiga di dekatnya, membuktikan bahwa beberapa misi tempur tanpa pilot dapat dijalankan dari pesawat lain yang terpisah, lansir RFI.

Dalam tes eksperimental akhir tahun lalu di Patuxent River Naval Air Station tenggara Washington, Angkatan Laut dan Boeing mengirim dua pesawat EA-18G Growlers melakukan 21 misi berbeda selama empat penerbangan, dengan masing-masing pesawat dikendalikan dari EA-18 ketiga di dekatnya.

Dua Growler “tak berawak” atau “pengganti” masih menggunakan pilot cadangan untuk menjamin keselamatan penerbangan, tetapi tanpa kendali dari pilot didalamnya, sementara seorang pilot lain di pesawat ketiga mengendalikannya dari jarak jauh.

Penerbangan itu “membuktikan efektivitas teknologi yang memungkinkan F / A-18 Super Hornets dan EA-18G Growlers untuk melakukan misi tempur dengan sistem tak berawak,” kata Boeing dalam sebuah pernyataan.

EA-18G Growlers adalah pesawat tempur dengan peralatan peperangan elektronik khusus yang digunakan untuk mengacak radar dan menjammer sistem komunikasi musuh, dan Growler sebagian besar diterbangkan dari kapal induk.

EA-18G Growler diadaptasi dari jet tempur F / A-18F Super Hornet, digunakan oleh Angkatan Laut dan dipersenjatai dengan rudal udara-ke-udara dan udara-ke-darat.

“Teknologi ini memungkinkan Angkatan Laut untuk memperluas jangkauan sensor sambil menjaga pesawat berawak dari bahaya,” kata Tom Brandt dari Boeing.

“Itu bisa memberikan sinergi dengan sistem tak berawak Angkatan Laut AS lainnya dalam pengembangan lintas spektrum dan dalam layanan lainnya.”

Sharing

4 pemikiran pada “AS Uji Pesawat Tempur EA-18G Growler ‘Tanpa Pilot’”

Tinggalkan komentar