Rusia Gabungkan Perusahaan MiG dan Sukhoi

Jakartagreater.com – Seperti dilaporkan kantor berita Interfax pada 6 Februari 2020, perusahaan MiG dan Sukhoi akan disatukan dalam struktur United Aircraft Corporation (UAC) JSC untuk pengembangan dan produksi semua pesawat tempur Rusia, lansir BMPD Livejournal.

Kepala perusahaan gabungan akan dipimpin oleh CEO MiG Ilya Tarasenko, rilis siaran pers perusahaan negara Rostec.

Pada saat yang sama, Ilya Tarasenko akan mempertahankan jabatan sebagai wakil direktur umum UAC untuk kerja sama teknis-militer, sedangkan mantan CEO Sukhoi Igor Ozar akan meninggalkan perusahaan.

United Aircraft Corporation mengklarifikasi bahwa Tarasenko akan terlibat dalam pembentukan Divisi Penerbangan Militer UAC berdasarkan Sukhoi dan MiG. Struktur akan terlibat dalam pengembangan, produksi, penjualan dan pemeliharaan seluruh lini pesawat tempur saat ini dan yang akan datang.

Sebelumnya, sumber surat kabar Vedomosti dan Interfax melaporkan bahwa Tarasenko yang harus menjadi CEO baru Sukhoi dalam kombinasi dan tepatnya untuk menciptakan divisi penerbangan militer UAC. Dilaporkan bahwa Anatoly Serdyukov, Kepala cluster Rostec, secara substansial yang mengurus penggabungan perusahaan Sukhoi dan MiG.

Pada akhir 2017, Sukhoi adalah perusahaan paling menguntungkan di UAC. Pada tahun 2018, perusahaan memenuhi kewajiban kontrak senilai lebih dari 114,5 miliar rubel, menerima laba bersih 4 miliar 8 juta rubel. Sedangkan pendapatan MiG pada tahun 2018 berjumlah sekitar 89,5 miliar rubel, dengan laba bersih 3,5 miliar rubel.

Sharing

6 pemikiran pada “Rusia Gabungkan Perusahaan MiG dan Sukhoi”

Tinggalkan komentar