Gripen E dan GlobalEye Selesaikan Pengujian di Finlandia

Jakartagreater.com – Pabrikan Dirgantara Saab telah menyelesaikan pengujian dan evaluasi Angkatan Udara Finlandia pada pesawat tempur Gripen E dan GlobalEye AEW & C dalam Finnish HX Challenge, di pangkalan Angkatan Udara Pirkkala di Finlandia, lansir Defenseworld.

Evaluasi penerbangan adalah bagian dari penilaian kemampuan dalam program HX yang sedang berlangsung, pengadaan pesawat tempur baru untuk melengkapi Angkatan Udara Finlandia.

Tantangan HX dilakukan di Finlandia dengan tes yang dilakukan di bawah kondisi musim dingin Finlandia, dengan tujuan untuk memverifikasi data yang sebelumnya dilaporkan oleh produsen pesawat tempur.

“Selama minggu terakhir kami telah berhasil menyelesaikan tes yang direncanakan, dan karenanya menunjukkan kemampuan Gripen dan GlobalEye,” kata Jonas Hjelm, Wakil Presiden Senior dan kepala bidang bisnis Saab Aeronautics.

Selanjutnya, pada tanggal 31 Januari Saab akan mengajukan revisi tawaran sebagai tanggapan atas Request for Quotation untuk program HX Finlandia. Saab sekarang menawarkan jet tempur Gripen E / F dan pesawat AEW & C GlobalEye canggih ke Finlandia. “Tawaran itu memberikan kontribusi besar pada kemampuan operasional bersama Defence Force Finlandia,” kata Saab dalam sebuah pernyataan, pada Kamis.

Sebagai bagian dari proposal, Saab menawarkan paket senjata dan sensor yang substansial, serta peralatan yang diperlukan dan layanan service yang diperlukan untuk mengoperasikan sistem tersebut. Tawaran ini juga mencakup program kerja sama industri yang bertujuan untuk membangun kemampuan nasional yang luas untuk Security of Supply di Finlandia. Transfer pemeliharaan, perbaikan dan kemampuan overhaul untuk industri lokal, produksi suku cadang dan perakitan akhir pesawat serta pembentukan pusat pemeliharaan dan pengembangan di Finlandia disertakan.

Menurut perencanaan pelanggan, keputusan pengadaan diharapkan akan dilakukan pada tahun 2021.

Sharing

9 pemikiran pada “Gripen E dan GlobalEye Selesaikan Pengujian di Finlandia”

  1. Boleh juga nih Indonesia punya paket kyk gini untuk jaga wilayah yang luas :), bisa terintegrasi dengan baik dengan f16 Viper, si imutz monster :) bisa dibilang lebih baik dari Sukhoi 35 kalo menurut ane ya, kalo ada yang pro su35 ya silahkan, cuman ada kelebihan juga sih su35 dan kelebihan Gripen lebih unggul
    Beberapa fakta Gripen, seperti
    1. RCS hanya 0,1m2, dan penguran IR signature optimal

    2. Fully-networked, dan Sensor-sharing

    3. FULL Sensor Fusion untuk Gripen-E

    Radar PS/05 Mk4 Gripen-C MS-20 mempunyai jarak deteksi yang lebih unggul vs Irbis-E versi lokal.

    4. RWR, dan Defense Suite (jamming) termasuk terbaik dikelasnya.

    5. Biaya operasional murah, dan maintenance mudah, memastikan pilot Gripen dapat berlatih lebih sering vs semua pespur lain

    6. Gripen juga sudah dirancang untuk bisa terus-menerus di-upgrade seumur hidupnya
    Mengapa saya bilang unggul ya karena sesuai dengan keuangan Indonesia dan berteknologi canggih untuk sekanario perang masa depan. Sukhoi memang kuat dan strong untuk jarak dekat tapi sepertinya tidak relavan untuk sekarang. Yah dimana yang melihat duluan dia akan memenangkan pertempuran. mengapa harus su35 sebaiknya menunggu su57 sempurna baru kita beli su57 lebih realistis. Menjadi tanggung rasanya membeli su35 di masa sekarang.

    • Benar kan… Gripen mania dari grupnya bung DR…

      Bahkan menurut bung DR jangankan Su-35, F-22 saja kalah sama Gripen… bahkan bisa menghadapi rudal balistik…

      Menurut saya sih sederhana, buktikan dulu dalam perang sesungguhnya sehingga bisa ditilik kemampuan asli dari Gripen, daripada koar2 paling super tapi perang saja belum pernah…

Tinggalkan komentar