Program Pengujian Gripen E Masuki Fase Taktis

Jakaratgreater.com – Dalam ceramah baru-baru ini yang diberikan selama presentasi Gripen ke Angkatan Udara Finlandia (HX Program) pada akhir Januari, Wakil Presiden Senior dan Kepala Aeronautika Saab, Jonas Hjelm, memberikan beberapa rincian lebih lanjut tentang program pesawat tempur Swedia, lansir Aereo.

Sehubungan dengan tes penerbangan dan verifikasi sistem, program ini sekarang meninggalkan pertanyaan paling mendasar tentang fungsi penerbangan dan mulai memasuki eksplorasi sistem taktis pesawat tempur Gripen E.

Meskipun Jonas Hjelm belum memberikan perincian lebih lanjut, Saab sekarang akan mulai menguji berbagai opsi yang dapat disediakan oleh radar pemindaian elektronik AESA Raven ES-05. Peralatan ini memiliki mekanisme putar “swashplate”, yang meningkatkan area jangkauan lateral radar melebihi 90º.

Paket sistem lain yang dikutip oleh Hjelm yang harus dievaluasi mulai tahun ini adalah seperangkat sistem EW (Electronic Warfare). Ini adalah sistem yang sangat lengkap dan kompleks. Selain radar AESA itu sendiri, Missile Approach Warning System (MAWS) mengintegrasikan sistem EW, yang antena-nya memiliki teknologi gallium nitride, active dispensable baits (decoys) BriteCloud (dari SELEX) ” jammer ”(ECM) Arexis dan lainnya.

Meskipun tidak disebutkan oleh Hjelm, perangkat IRST Selex’s Skyward-G untuk mendeteksi target udara secara pasif juga harus dievaluasi secara menyeluruh.

Sistem taktis lainnya seperti helmet-mounted display (Helmet Mounted Display – HMD) dan missile approach warning system (MAWS) kemungkinan akan segera diuji juga. Harus diingat bahwa prioritas kedua pelanggan adalah pesawat tempur untuk misi superioritas udara.

Di bagian industri, program mulai bergerak secara definitif dari bagian pengembangan ke sektor produksi dan pengiriman pesawat. Oleh karena itu, mulai tahun ini, pengiriman akan berlangsung untuk pelanggan program saat ini, yang akan dimulai untuk Angkatan Udara Swedia.

Sharing

3 pemikiran pada “Program Pengujian Gripen E Masuki Fase Taktis”

  1. Sebenarnya jika tentara udara kita juga miliki ni pesawat dah sangat mumpuni asal jumlahnya juga cukup dalam artian karena keterbatasan radius terbang sehingga butuh penempatan di semua air base terluar di tanah air sehingga tak ada celah lagi, bagaimanapun Grippen pesawat canggih dan mematikan dengan amunisinya

Tinggalkan komentar