Lockheed Martin Upgrade F-16 Singapura

Jakartagreater.com  –  Lockheed Martin Corp, Fort Worth, Texas mendapatkan dana $ 67.584.243 untuk kontrak meningkatkan pesawat tempur F-16 Singapura. Pekerjaan akan dilakukan di Lockheed Martin Aeronautics, Fort Worth, Texas; dan di Singapura, dirillis situs Kementerian Pertahanan AS, 11-02-2020.

Kontrak ini diharapkan akan selesai pada 30 Juni 2023, dan merupakan akuisisi Penjualan Militer Asing untuk pemerintah Singapura.

Kontrak ini merupakan akuisisi sumber tunggal, dan total nilai kumulatif kontrak adalah $ 1.008.584.243. Pusat Manajemen Siklus Hidup Angkatan Udara, Pangkalan Angkatan Udara Wright Patterson, Ohio, adalah kegiatan yang membuat kontrak.

Kementerian Pertahanan AS dalam rilisnya tidak mendetilkan spesifikasi dari modifikasi pesawat tempur F-16 Singapura itu.

Sharing

6 pemikiran pada “Lockheed Martin Upgrade F-16 Singapura”

    • sebagai tambahan radius combat , jadi tanpa perlu refueling udara bisa bertahan lama ,
      pesawat perspur sangat cocok untuk intercept,identification , latihan, dogfight ,
      kalau untuk jangkauan tempur , bisa diandalkan pada rudal yang di gotongnya
      dengan biaya cost operationnya murah .

      ini Tak lebih karena RI melaksanakan EMLU pada F-16 block A/B dari 10 Unit , yang memungkinkan bisa operasi 30 tahun ke depan, maka Sin juga ikut-ikutan .
      bicara topografi militer,sy pernah dapat info kalau perangkat militer Sin didasarkan pada kondisi geografi-nya RI , meliputi luas wilayah maupun jumlah laut
      dan yang pasti kedekatannya dengan AS , maka upgrade apapun bisa setingkat diatas RI disamping dana militernya yang unlimited dn tidak kawatir adanya embargo

      apapun SIn yang berhubungan dengan AS

      Agent : banyak agen barat maupun Israel stay basis operationnya di singapure
      pangkalan militer: Selain anggota FPDA kemudahan inggris , AS menempatan pangkalan militernya di Negara ini , terutama pangkalan kapal Selam
      radar: selalu “minta” dicarikan/dipasangkan minimal 200 nm atau 320 km2 , tentunya arah sapuan radar sudah masuk wilayah RI – selagi “memata-matai” RI

      baik radar sipil/ FLIR Changi , maupun Airbase ( Jurong, Naval Airbase )

      banyak peralatan militer utamanya pespur disimpan di Negara FPDA , Al New Zealand , Aussie , AS ( tentunya ) ,selain di bawah jalan raya utama ( pengakuan orang Sin sendiri )

      CMIIW

    • juga balloon radar ….

      cuma belum di investasikan karena terbentur maslah ruang udara digunakan untuk penerbangan sipil ,

      ( singapura peduli akan ruang udaranya karena disitulah letak pundi-2 penopang ekonomi-nya sebagai Hub transit beberapa maskapai )

Tinggalkan komentar