Kemhan Teken Kontrak Reverse Engineering Sistem Rudal

Jakarta, Jakartagreater.com   – Dalam rangka meningkatkan kemampuan pertahanan negara, Kementerian Pertahanan melakukan pengembangan Industri dan teknologi pertahanan untuk mendorong dan memajukan pertumbuhan Industri Pertahanan, dirilis situs Kemhan RI, 14-02-2020.

Kementerian Pertahanan melalui Ditjen Pothan Kemhan melaksanakan Program Pembinaan Potensi Teknologi Industri Pertahanan (Binpottekindhan). Program Reverse Engineering System Rudal TA. 2020 merupakan Program Binpottekindhan yang diinisiasi oleh konsorsium Industri Pertahanan yaitu PT. Dirgantara Indonesia (Persero), PT. Pindad (Persero), PT. Dahana (Persero), PT. Len Industri (Persero), dan PT. TRESS.

Ditjen Pothan Kemhan Teken Kontrak Reserve Enginering Sistem Rudal, di Jakarta, 14-02-2020. (@ Kemhan RI)

Pada hari Kamis 13 Februari 2020, Ditjen Pothan Kemhan yang diwakili oleh Brigjen TNi Aribowo Teguh Santoso, Sesditjen Pothan Kemhan dan PT. Dirgantara Indonesia (Persero) yang diwakili Dr. Gita Amperiawan, Dirtekbang PT. Dirgantara Indonesia (Persero) menandatangani Kontrak Reverse Engineering System Rudal TA. 2020.

Sesditjen Pothan Kemhan menyampaikan kepada PT. Dirgantara Indonesia (Persero) selaku Lead Integrator dari Konsorsium Rudal agar melaksanakan Kontrak tersebut sesuai rencana melalui pentahapan yang benar serta mendokumentasikan sesuai ketentuan.

Diharapkan dengan penguasaan teknologi Rudal dapat mewujudkan kemandirian Industri Pertahanan dalam memproduksi Rudal Nasional guna mengisi kebutuhan TNI dalam menjaga kedaulatan NKRI.

Sharing

4 pemikiran pada “Kemhan Teken Kontrak Reverse Engineering Sistem Rudal”

  1. YA INI..INI..!! sudah di tunggu2 sejak lama REVERSE ENGINEERING seperti yg dilakukan China, Iran dan Korut akan menjamin kemandirian alutsista kita, sebab kalau hanya mengandalkan Tot saja susah, krn belum tentu teknologi inti juga diberikan ke kita, tapi yg mau di reverse engineering ini rudal apa ya ?? Admin JKGR apa punya bocorannya ??

Tinggalkan komentar