Turki Klaim Tembak Jatuh Pesawat Suriah

Istanbul, Jakartagreater.com    –   Kementerian Pertahanan Turki menyatakan pada Selasa, 3-3-2020 bahwa sebuah pesawat perang milik pemerintah Suriah telah ditembak jatuh dalam serangan militer yang dipimpin oleh pasukan Turki, dirilis Antara.

Serangan militer tersebut diluncurkan di wilayah Barat laut Suriah dengan tujuan untuk memukul mundur pasukan militer pemerintah Suriah di bawah kepemimpinan Presiden Bashar al-Assad.

Pesawat yang ditembak jatuh itu, menurut Kementerian Pertahanan Turki, adalah pesawat perang L-39.

Sebelumnya kantor berita Suriah, SANA, melaporkan bahwa sebuah pesawat pemerintah Suriah memang telah diincar sebagai target oleh pasukan Turki di Idlib.

Pada Senin, 2-3-2020, Kementerian Pertahanan Turki juga menyebut bahwa satu orang tentara mereka terbunuh dan satu lainnya terluka akibat penembakan yang dilakukan pasukan pemerintah Suriah di Idlib.

Di hari yang sama, pasukan Suriah memasuki wilayah kota strategis yang diduduki oleh kelompok pemberontak. Menanggapi hal itu, Turki menyatakan akan terus memukul pasukan Suriah, setelah meningkatkan operasi militer mereka dalam intervensi terbesar negara itu terhadap perang Suriah.

82 pemikiran pada “Turki Klaim Tembak Jatuh Pesawat Suriah”

    • Makanya jadi orang itu yang realistis… Suriah memerangi teroris, sedangkan Turki menyerang Suriah… lalu posisinya bagaimana??? lagian menyandingkan Su-24 dan L39 dengan F-16 itu jelas tidak relevan… Su-24 itu bomber dan bukan multirole, apalagi L39 yang jelas basicnya pesawat latih… dan L39 itu kan buatan Ceko…

      • baca berita itu yang benar en lengkap , itu perang awal nya demostran di bantai pemerintah suriah ,…..jadi yang teroris di sini siapa …..?????pake otak dong…..
        rakyat nya melawan…bertahun2 …rakyat nya di bunuh pemerintah…nyerang rumah sakit, kamp pengungsi, pasar, sekolah……perang apaan tu …penakut banget…..ngadepin mujahidin keteteran di lapangan minta bantuan rusia , cina en korut……
        sekarang turki membantu …..di serang pake drone en F16 dah 2500 tentaranya pemerintah mati….belum tank, kendaraan infrantri, anti pesawat, el lainnya hancur….
        ingat yang teroris siapa di suriah ……….

          • Bahkan dulu tahun 2015 saya pikir Assad akan habis dan mungkin akan digantung oleh ISIS… tapi kenyataannya justru Assad memenangkan perang dengan dukungan Russia/Iran…
            Saya masih penasaran mengapa USA tidak melakukan operasi militer untuk melengserkan Assad, seperti yang mereka lakukan di Irak, mungkin karena mereka (USA dan sekutunya) tidak cukup memilik alasan untuk melakukanya sehingga akirnya menggunakan pihak lain sebagai alat untuk menjalankan tujuanya… mulai dari FSA, Jabat Al Nusra, ISIS, Al Qaeda… banyak sekali militan yang di kirim ke Suriah dan akirnya gagal total…

        • Anda sudah membaca asal mula mengapa terjadi konflik di Suriah??? konflik di Suriah berasal dari penolakan proyek pipa gas yang melibatkan Arab Saudi cs untuk menyalurkan Gas ke Eropa melalui Turki dan Suriah… karena yang menolak adalah pemerintahan Assad lalu mulailah terjadi dimana Assad berusaha digulingkan, berawal dengan adanya demonstrasi yang dilakukan yang kemudian menjadi konflik dimana demonstran kemudian berafisiliasi dengan sebutan FSA (Free Syrian Army) atau pemberontak demokrat… FSA didukung oleh barat dan Arab Saudi cs dengan pasokan senjata dan lainya, konflik dimulai tahun 2011… sebenarnya konflik di Suriah tidak berkembang sampai akirnya lahir ISIS dikisaran tahun 2014… dalam opini saya ISIS memang di biarkan dan didukung berkembang karena pihak2 yang berkepentingan untuk melengserkan Assad merasa FSA terlalu lembek dan lamban, ISIS jauh lebih agresif dan memang terlihat sangat frontal, lahir di pertengahan 2013 di pertangahan 2015 menguasai 70% wilayah Suriah dan 30% wilayah Irak tanpa disentuh oleh pihak koalisi barat…

          Anda tahu ngga sih mengapa Assad meminta bantuan dari Russia??? jika itu terjadi di Indonesia, apakah pihak yang suka demonstrasi, melawan pemerintah dan akirnya memberontak akan disebut sebagai perlawanan rakyat???
          Tapi sebaiknya anda jawab dulu pertanyaan mengapa Suriah meminta bantuan kepada Russia…

          • Klu emg assad pro rakyat, minta balik lah rakyatnya yg pda kabur itu..
            Ada 10 jt rakyat suriah kabur.
            Mrka lbh baik mati kelaparan atau tenggelam ke eropa drpd di bntai didlm negri mrka sndri

        • Ini adalah pernyataan resmi dubes RI untuk Suriah ditahun 2016… karena saat itu banyak orang seperti anda ini yang termakan propaganda politik konflik di Suriah… banyaklah membaca dan jika mengikuti suatu berita, carilah sumber yang paling bisa dipercaya… dan jelas sumber dari dubes RI untuk Suriah lebih bisa dipercaya daripada pihak manapun…

          https://www.republika.co.id/berita/internasional/timur-tengah/16/12/17/o4cg87320-dubes-ri-untuk-suriah-angkat-bicara-soal-assad-dan-suriah

          …..Kedua, informasi yang menyatakan pemerintah Assad membunuhi rakyatnya. Itu tidak benar. Bagaimana mungkin, wong pemerintah solid didukung rakyatnya. Jadi jika memang ada yang meninggal, itu karena perang dua kubu, namanya perang.

        • @Aryansah…mau balik atau tidak itu ya urusan mereka, tetapi ada hal yg mesti dipahami… Sebagian dari pengungsi itu adalah bagian dari militan dan jika anggapan anda mereka rela mati tidak makan di Eropa, baca saja jejaknya, keberadaan pengungsi itu menjadi malapetaka di beberapa negara Eropa, seperti Jerman dimana tindakan kriminal meningkat setelah mereka termakan seruan USA untuk menerima gelombang pengungsi dari Suriah…
          Dan perlu diketahui, seperti dibeberapa kasus termasuk di Idlib, pengungsi di blok untuk memasuki zona kemanusiaan yg di persiapkan Suriah, mereka dipaksa oleh militan untuk memasuki wilayah Turki… Siapapun yang berusaha memasuki zona kemanusiaan Suriah ditembaki oleh militan…

  1. ini bukan hanya klaim, tapi sudah terbukti di lapangan, lima helikopter Suriah, 2 pesawat sukhoi 24 + 1 l39, 23 kendaraan lapis baja, 23 buah artileri, satu sistem rudal darat ke udara Buk-M1-2 dan dua sistem pertahanan udara pertahanan Pantsir-S1, padahal suriah juga memiliki s300 yang konon kata Fans Boy Russia sistem pertahanan paling ampuh, tapi jadi ampas doang, pantes pemerintah indonesia lebih memilih Pesawat f16 terbaru dari pada Su35 russia, dan lebih memilih Sistem Pertahanan NASAM 2,

    https://www.jejaktapak.com/2020/03/05/pantsir-s1-suriah-kembali-jadi-korban-serangan-turki/

    • Lihat lawanya dong… Turki baru saja deal dengan Russia untuk penjualan S-400… diluar itu masalah utamanya adalah, Suriah memerangi Teroris di Suriah sendiri lalu mengapa Turki tiba2 turut campur di wilayah Suriah??? Jelas rumit bagi Suirah ketika mereka konsentrasi menyerang Teroris tetapi di posisi lain mereka di target oleh militer Turki, jelas Turki dalam posisi unggul karena Suriah tidak sedang dalam posisi berperang melawan Turki, tetapi Turki memposisikan diri berperang melawan Suriah… Jet tempur yang ditembak dalam posisi apa dan diserang dengan cara bagaimana…
      Ingat!!! Suriah tidak dalam posisi berperang melawan Turki… justru Turki yang pecicilan masuk kewilayah Suriah, ini tidak semudah seperti perang Iran – Irak dimana kedua pihak memang sedang berperang…

      • basyar bilang merangi teroris , tpi lihat siapa sja yang dia bunuh , meding turki dia publish di tv nya klo drone nya ngancurin pansir , tank , dll (target nya tentara sama alat milter), f16 nya nembk jatuh pesawat nya suriah , lha si basyar sama putin yang dia bom pasar sama rumah sakiit ( target nya sipil dan kebnyakan korban nya anak anak ) .semoga allah menghancur kan basyar al asad dan semua orang yang mendukung nya.

        • Nih ya… jika Allah menginginkan Assad hancur, itu pasti sudah terjadi di tahun 2015 dimana Suriah sudah sekarat karena 70% wilayahnya sudah di kuasai oleh ISIS dan militan teroris lain seperti Jabat Al NUsra, Al qaeda, FSA dan banyak militan yang lain… kenyataanya bahkan saat ini praktis tinggal Idlib yang belum dinetralisir… itupun karena militan teroris dibantu oleh Turki, kalau tidak didukung Turki pasti sudah habis… justru pertanyaanya mengapa Turki membantu militan di Suriah???

      • Turki juga punya S-400… Suriah tidak memiliki Su-35… sedangkan Russia tidak berkonflik dengan Turki, bahkan Russia yang mencegah terjadinya konflik meluas antara Turki vs Suriah… jika berharap Russia berperang melawan Turki, jangan harap, karena Turki nggak akan berani… yang dilawan Turki saat ini adalah Suriah dan bukan Russia… apakah dari target serangan Turki ada korban dari pihak Russia???
        Makanya jangan dicampur aduk, konflik Suriah itu rumit… Suriah vs Israel, Israel berhubungan baik dengan Russia, beberapa kali Netanyahu berkunjung langsung menemui Putin untuk meredakan beberapa hal… Turki setali tiga uang, bahkan kesepakatan gencatan senjata terakir justru Erdogan yang berkunjung ke Mowkow menemui Putin…

      • Apa hubunganya dengan Russia??? Russia berposisi sama seperti dalam konflik Suirah – Israel dimana Russia tidak secara frontal membantu Suriah melawan Israel tetapi hanya memberikan dukungan, karena hubungan Russia – Israel yang dekat… sama dengan dalam konflik Turki – Suriah, Russia memiliki hubungan baik dengan Turki dan ditandai dengan pembelian S-400 oleh Turki… dan sama dengan konflik Suriah – Israel, konflik Suriah – Turki jelas tidak sebanding karena posisi Suriah memerangi Teroris sedangkan Turki mengincar pasukan Suriah bahkan Suriah sendiri dengan di bantu Russia berusaha menghindari jatuhnya korban dari pihak Turki… paham ngga sih???

          • Saya mengikuti konflik Suriah dari tahun 2013… saat itu tidak ada Russia di Suriah… justru USA dan koalisisnya sudah bercokol di Suriah, dari kasus konflik perang saudara dengan apa yang disebut Pemberontak Demokrat (istilah yang dibuat pihak barat) yang didukung barat sampai lahirnya ISIS yang membuat Suriah porak poranda dimana di tahun 2015 tinggal 30% wilayah mereka yang masih dikendalikan oleh pemerintah Suriah…. apa yang dilakukan USA saat itu??? termasuk Turki??? USA dan koalisinya mengaku menyerang ISIS tapi kenyataanya ISIS makin kuat dan makin luas wilayah cakupanya… Turki??? menjadi arah pengiriman minyak hasil jarahan ISIS, dimana USA menolak menyerang truk jarahan minyak dengan alasan sopirnya orang sipil…
            Disaat sekarat Suriah (Presiden Assad) meminta bantuan Russia secara resmi dan Russia mulai tahun 2015 akir September mulai mengirimkan pasukan dan terlibat dalam operasi militer resmi di Suriah, mulai saat itu sampai tahun 2017 akirnya ISIS babak belur dan berhasil dikalahkan, yang akirnya juga berefek pada ISIS di Irak yang juga rontok… saya ingat persis, langkah utama yang dilakukan Russia adalah salah satunya menghancurkan konvoi truk penjarah minyak yang memang mengarah ke Turki…
            Masalah yang terjadi di Suriah sangat rumit, mulai dari ISIS, Jabat Al Nusra dan banyak militan lain yang beberapa disebut pihak barat sebagai pemberontak demokrat (saya ngga tau maksudnya karena pemberontak ya tetap saja pemberontak)

            Assad dan dibantu oleh Putin mampu mengalahkan ISIS, sesuatu yang tidak dilakukan USA baik di Suriah maupun di Irak… lalu mengapa Assad dan Putin dituduh membom dengan korban anak2??? kalau itu adalah keluarga ISIS apa ya ga boleh di Bom???

    • Wah kenapa jadi begitu terminologi Pendukung Rusia itu artinya yang mendukung Rusia, apa hubungannya dengan pertempuran yang terjadi dan yang dijatuhkan adalah pesawat tempur Suriah jadul Su-24/25 dan juga pesawat latih kuno IL39 tubofan yang jelas bukan tandingan F16, Suriah tidak memiliki Su-35 atau rudal S-300 arsenal tersebut milik Rusia dan untuk jaga aset pangkalan Rusia. Salut kepada Rusia yang tetap bisa menahan diri tidak terpancing permainan kotor Turki, kita tahu barat sangat tidak menyukai rejim Bazar sehingga negara kaya dan aman dan damai semasa Assad begitu rupa akan ditumbangkan dengan membiayai pemberontak2 melawan pemerintah yang sah supaya bisa hancur kacau balau seperti Irak dan Libya utk selanjutnya ditinggal begitu saja tercerai berai. Turki kepanjangan Nato/Barat tidak nyaman kalau Suriah kuat karena ada banyak bangsa Kurdi belum lagi sahabat Iran musuh bebuyutannya. Jika sampai berkepanjangan dan melebar kelak sejarah akan mencatat bahwa bangsa Turki tak lebih jongos barat buat rusak tatanan dunia walau mungkin mereka merasa bangga, untuk hal satu ini kita sangat tidak menyukai kebijakan politik Turki walau sahabat kita.

      • hadeh………, ngeles dan melebar kemana2, jelas2 suriah udah punya s300 yang di beli tahun kemarin, kalau komen di sertai data dan fakta bung, bukan hanya sekedar opini, biar yang lain dapat berita yang aktual bukan hanya opini para fans boy rusia aja, baik rusia atau pun amerika hanya ingin cari keuntungan dengan promosi penjualan senjata saja, gak usah di dukung atau fanatik, jelas2 kemarin russia tidak menjamin keamanan pesawat f16 turki, kalau di artikan pengen nembak pesawat turki tapi gk sanggup, padahal udah pakai s400 atau s1000 sekalipun, itu analogi sederhanya

        kebanyakan fans boy russia disini itu anti amerika, tapi gk sadar semua aktifitas dan pekerjaannya menggunakan teknologi amerika, itu kaum munafikun gk bro ?,

        • Suriah beli S-300??? baca lagi bung berita terkait… itu bukan pembelian tetapi pemberian dari Russia untuk membantu Suriah setelah kejadian pesawat militer Russia tertembak oleh S-200 karena dijadikan tameng oleh F-16 Israel… jelas posisinya ada di posisi untuk mendetekasi jet tempur Israel dan bukan Turki… paham ngga sih??? makanya berita itu jangan dicampur adukan… dan dalam kondisi ini Russia jelas netral sehingga tidak akan mengekploitasi S-300 mereka untuk menarget Turki, kan Turki baru saja membeli S-400 Russia…
          Nih ya sederhananya, Suriah mampu menembak jatuh 10 Drone ANKA Turki, sesuatu yang tidak bisa dilakukan oleh Arab Saudi untuk melindungi Aramco… sederhana kan perbandinganya??? padahal yang dimiliki Suriah sistem pertahanan tua dan yang terbaru Pantsir sistem jarak pendek dan S-300 dimana jelas masih di bawah kendali dari pihak Russia…

          • Jangan bandingin s300 dan Patriot missile om, s300 belum terbukti, nembak jatuh pesawat atau rudal aja belum pernah, iklannya aja yg gede, dari sudut pandang militer presentase keberhasilannya mending patriot walaupun ada yg lolos ,

            Ini kenyataannya mau loe bilang s300/400 canggih itu cuma di atas kertas aja, Medan pembuktian di Suriah dan Iran kemarin aja, gk bisa nembak, terus gua harus percaya opini mu, Rusia strong gitu, kwkwkkwkwkwk

          • Lalu korelasinya apa??? korelasi dengan S-300 itu apa??? nih gw ulangi lagi… Suriah memerangi Teroris diwilayah Suriah… Turki marah karena merasa Suriah menyerang militan dukungan Turki, lalu Turki mulai mengirim pasukan dan alat militer ke wilayah Suriah dan mulai menargetkan militer Suriah… Sedangkan yang diperangi Suriah adalah teroris dinegaranya… lalu apa korelasinya dengan S-300??? Suriah tidak menarget Turki karena Russia juga berkoordinasi dalam operasi militer Suriah…
            Loe ngotot kalau itu menunjukan S-300 mandul, tapi loe tutup mata kalau perang di wilayah Idlib adalah perang politik yang rumit, Suriah menyatakan tidak memerangi Turki tetapi memerangi teroris, mereka hanya menarget apa saja yang terbang diwilayah Suriah… betapa sulitnya menarget sesuatu yang hanya diwilayah Suriah, dan tidak menarget apapun yang tidak masuk diwilayah Suriah…
            S-300 ditempatkan Russia di Suriah untuk menghindari kejadian kesalahan tembak oleh S-200 Suriah yang mengenai pesawat militer Russia ketika digunakan sebagai tameng oleh F-16 Israel… sistem itu lebih untuk menjadikan sistem pertahanan Suriah mampu mendeteksi teman atau musuh… toh selama ini siapapun baik itu Israel/USA/Turki selalu berkomunikasi dengan pihak Russia untuk menghindari ditarget oleh pihak Russia…

    • Konflik nya siapa lawan siapa… ngga nyambung…

      Konflik Suriah vs Turki itupun Suriah tidak dalam posisi memerangi Turki, justru Turki yang gerentongan membantu militan dukungan mereka yang dihajar oleh militer Suriah… sedangkan Suriah dengan dukungan Suriah berusaha keras untuk tidak terseret dalam konflik dengan Turki… tanpa dukungan Turki Militan akan hancur, justru yang dipertanyakan mengapa Turki ngotot mendukung militan yang melawan pemerintah Suriah

  2. Yg komen paling atas dan dibawahnya itu cuma anak ABG alay fan boy Barat Amatiran dek @kabeerje.
    Mereka biasa main perang2an pake senjata bambu corek. Jd gak bisa menganalisa harap dimaklumin aja. Yg dibuat mikir para fans boy barat amatiran itu bukan othak mereka dek tapi dengkul mereka…..xicixicixicixi.

    Kok yg ditanyakan kemana S-300 Suriah. Berartikan mereka gak pernah mengikuti pemberitaan seputar perang di Suriah, apalagi membaca peta.
    Begini yg para fans boy barat Amatiran anak asuh dek sugi gatol. Penempatan S-300 berada didaerah selatan dekat Israel sementara konflik dng Turkey itu di utara. Paham sdh para othak bocor.?

    Yg dihajar oleh F-16 Turkey itu pesawat serang darat yg bukan tandingan F-16 Turkey.
    Dan sudah jd rahasia umum jika F-16 turkey ketemu SU-35 pasti lari tercirit birit dek fans boy alay Amatiran.
    Ini buktinya ?

    https://www.tribunnews.com/internasional/2015/10/07/dua-jet-f16-turki-tak-berdaya-dan-nyaris-jadi-korban-keganasan-sukhoi-rusia

    Perihal Pantsir yg si hajar oleh rudal F-16, itu kronologisnya begini dek. Sang Pantsir sdh kehabisan amunisi setelah merontokan semua drone turkey. Sementara, menunggu suplai amunisi datang itulah dijadikan titik kelemahan dan kesempatan F-16 Turkey menghancurkannya. Belajar dr pengalaman israel. Kan sudah dibahas diblog sebelah kenapa Pantsir bisa dihancurkan rudal israel beserta alasannya.
    Jd sdh jelas ya dek para fans boy Barat amatiran, sdh bisa dicerna oleh dengkul kalian sbg akal kalian pengganti othak yg tidak berfungsi…..xicixicixicixicixi

    • Alesan basi …., ?, Lebih amatiran komenmu, dari dulu ngeles terus, kwkwk
      Nanti kalau di selatan F-16 israel nerjang nanti ganti alesan aja s300 di taruh di kutub Utara, kwkwkkwkwkwk
      Faktanya pantsir dan rudal buk jadi bulan2an Turki, terus ente mau mengaburkan fakta apalagi ?, Mohon otaknya jangan di taruh di dengkul ya, kekwkwkmkwkk

      • Makanya saya bilang ente mikirnya pake dengkul, itu tabiat fans boy barat amatiran alay.
        Gak pernah bisa baca dan menganalisa isi berita, taunya cuma baca headlinenya saja.
        Besok2 klo ada pembagian jatah othak para fans boy barat amatiran harus datang ya…..xicixicixicixicixi

        Ini alasan teknis tentang pantsir knp bisa dihancurkan.

        https://jakartagreater.com/ini-yang-dilakukan-israel-ke-pantsir-s1-suriah/

        Baca yg detail jng males cuma baca sepotong2 doank.
        Baca peta aja gak bisa apalagi mau menganalisa isi artikel. Makanya gak paham posisi penempatan S-300 dan S-400 di Suriah.

        Ini knp pantsir dan buk bisa di sasar rudasl turkey.
        https://www.jejaktapak.com/2020/03/04/rudal-anti-pesawat-suriah-hancurkan-target-di-atas-homs/

        Kalo masih gask bisa nganalisa kenapanya, lebih baik dek lintah darat balik lg belajar di PAUD bareng dng fans boy barat amatiran…..xicixicixicixi

        • Ah jangan sok analisis lah, otak yg Lebih di dengkul lagi itu kalau alutsista hancur tapi ngeles, gk siap lah, baru mau reload atau baru non aktif, alesan basi apalagi ini, jelas2 di video kemarin radar pantsir aktif kok, kalau radar gk aktif justru susah f16 Turki melacak posisi pantsir dengan frekuensi radionya, masa gini aja gk tahu, katanya pengamat kawakan, tapi alesannya kok kayak anak paud, bentar om rudal belum siap, jangan di tembak, kwkwkkwkwkwk, ini perang bos, bukan pertujukan udara,

          Nah sekarang yg s300/s400 atau es degan dan es teler sekalipun, kembali ke fitrahnya ini perang bos, kalau alesan lokasinya gk tepat, kenapa gk di pindah lebih keutara, wong jelas2 musuhnya Turki yg ada di Utara, itu logika sederhana dan anak paud pun tahu, fungsi sistem pertahanan udara itu utk melindungi suatu wilayah dari pesawat ataupun rudal, konon katanya jangkauan s300/s400 jauh bos, kok nyatanya letoy, fakta apalagi yg harus di dustakan, kwkwkwk
          Jelas2 kemarin Suriah tertarik dengan sistem HQ cina, setelah tahu sistemnya Russia hanya hebat di iklannya saja,

          Kesimpulannya, pesawat F-16 yg sering Lo nyinyirin sudah berkali kali mengacak acak wilayah udara Suriah yg di jaga sistem pertahanan buatan Rusia dan menghancurkan rudal buk, su24 dan pantsir Suriah, itu adalah fakta bukan opini kaya kaum loe, semoga paham dan otaknya jangan di taruh di dengkul, kwkwkwkka

          • Rupanya anak alay asuhan mbah gatol memang nda pernah bisa pinter soalnya mikirnya pake dengkul semua……xicixicixicixi

          • Mau tak asuh @bang ruskye biar gk Halu lagi tingkat dewa, kwkwmmwkwm

            Jangan kebanyakan mikir dan jelasin om, mau loe jelasin dan menggiring opini Russia strong sampai berbusa sekalipun, tidak akan mengubah fakta, Alutsista Russia banyak yg hancur di pertempuran kemarin, sadar om sadar jangan kebanyakan micin om, nanti halunya tingkat dewa, kwkwmwkmw

    • Masak iya Suriah cuman beli 1 baterai S-300 aja. Bukannya pernah disebutin tuh hanud juga dipasang di wilayah selatan Suriah dan di Timur Laut yg berbatasan dg Turki juga ya. BTW jangkauan deteksi S-300 Ampe 300 km loh, kalo liat di google maps harusnya menjangkau sebagian wilayah udara Turki juga loh.

      Kok S-300nya Suriah jadi kayak gak dipake gitu nih Dhek Ruskye, katanya udah operasional nih.

        • S-300 yang ditempatkan di Suriah belumlah milik Suriah secara utuh, seperti tujuan utamanya menghindari serangan Suriah yang bisa menyasar ke pespur Russia… dan Turki juga tidak berani mengirim pespurnya ke Suriah tuh… paling pol ya hit and run doang… serangan masih banyak mengandalkan Drone yang beberapa sudah ditembak jatuh…
          Paling juga Turki diancam sama Russia kalau maunya ngotot mulu bakalan di lepas itu Esnya… buktinya Erdogan sampai di bela2in meluncur ke Moskow…

  3. Saya setuju dgn pendapat bang risky.bukannya kita Pada ngumpet.emng kita LG PD kerja jd fokus kerja.bisa komen kn KL pagi dan sore.itu jg KL LG sempet.
    Semua pendapat sy SDH di wakilkan dengan bang rusky.
    Bravo bang rusky.

  4. Fans boy NATO kelojotan, keblinger dah. Masa F-16 vs L-39 dibilang hebat. Udah jelas L-39 itu bukan fighter untuk Air Supremacy tapi pespur serang darat. Ibaratnya ada truk trailer adu kambing sama sedan, ancur sedannya tapi dikomentari “sedannya ga kuat / sedan apaan ancur sama trailer”. Secara dari spesifikasi dan kemampuan aja udah beda peruntukan, malah geser ke Pantsir. Buta mata bos? itu Pantsirnya tidak beroperasi saat ditembak dalam artian “Tidak Aktif”. Sesuatu yg tidak aktif kalian bilang tidak mumpuni? Jd logika kalian HP yg “tidak aktif / tidak menyala” dibilang rusak?

      • Nah yang kejadian Su-24 ditembak F-16 Turki lebih konyol lagi… siapa memerangi siapa tiba2 ditembak dengan alasan memasuki wilayah udara Turki, padahal Su-24 jelas tidak mungkin menyerang wilayah Turki…
        Tapi gak heran sih karena saat itu Turki lagi menikmati keuntungan dimana minyak jarahan ISIS di selundupkan lewat Turki, makanya mereka kesel bener ketika ISIS di obrak abrik… terbukti kemudian setelah ditekan Russia, akirnya militan dari luar Suriah yang biasanya bisa bebas masuk ke Suriah mulai ditangkapi… termasuk yang dari Indonesia yang tertangkap ketika berusaha memasuki Suriah atau sedang transit untuk menunggu masuk ke Suriah…
        Turki ini negara yang paling rumit dan ambigu dalam konflik Suriah… jelas Erdogan menginginkan Assad lengser, tetapi Erdogan juga takut sama Russia, apalagi ketika USA terang2an malah berafiliasi dengan Kurdi yang membuat Erdogan meradang sehingga dari sebelumnya berseteru dengan Russia gara2 insiden Su-24 tiba2 menjadi berbaikan dengan ditandai dengan Erdogan sendiri langsung meluncur ke Russia menemui Putin. Belum berhenti sampai disitu terjadilah insiden pemberontakan militer yang gagal, Erdogan makin panik sehingga buru2 membeli S-400 karena tahu penawar paling jitu untuk menghadapi koalisi barat jika menginginkan dia lengser dia mesti memiliki sistem pertahanan mandiri dan yang paling terbuka membeli S-400 dari Russia…
        Saya ingat detail dari kejadian ditembaknya Su-24 oleh F-16 sampai Putin menyebut Turki sebagai “teman yang menusuk dari belakang”…
        Setelah insiden Su-24 Russia segera mengirim sistem pertahanan S-400 sekaligus mengancam Turki untuk menjajal kemampuan sistem S-400, sejak saat itu Turki tidak pernah berani mendekat apalagi melanggar wilayah udara Suriah…
        Baru kemarin2 ini karena militan dukungan mereka babak belur mereka berani lagi untuk memasuki wilayah Suriah tetapi itu juga dengan Drone… Mereka juga memanfaatkan kesepakatan penting pembelian S-400 dari Russia sehingga mereka yakin Russia tidak akan menarget pasukan mereka… Tertembaknya pasukan Turki disebutkan Russia karena mereka berbaur dengan militan… itupun yang dibalas juga Suriah bukan pihak Russia… akirnya Russia juga yang berperan mengehentikan ketegangan di Idlib…

        • Kayaknya gak ada hubungannya dg Turki mau beli S-400 loh. Bahwa Rusia cuman jagain Suriah dari serangan milisi dan tidak mau saling tembak langsung dg USA, Israel dan Turki itu adalah batas maksimal Rusia untuk bermain di Timur Tengah dan wilayah lainnya seperti Ukraina dan Georgia sekarang.

          • Ya jelas ada lah bung… pada dasarnya Russia memang tidak berseteru dengan Turki/Israel dan tidak mau terbawa dengan konflik dengan USA terutama, toh USA juga selalu berkoordinasi dengan Russia kok… mereka bermain proxy di Suriah… dan sayangnya korban utama adalah negara Suriah itu sendiri, tetapi tanpa dukungan Russia, Suriah sudah bernasib seperti Libya yang tidak jelas juntrunganya…
            Turki setali tiga uang dengan Israel… mereka mengacak2 Suriah tetapi juga menghindari konflik dengan Russia…
            Sebenarnya USA sepertinya berharap Suriah akan menjadi Vietnam atau Afganistan bagi Russia tetapi ternyata Russia bermain cantik dengan tidak terlibat sebagai pemain utama seperti yang biasa dilakukan USA yang akirnya terseret konflik tidak berujung di Afganistan… Russia memberikan dukungan dan jika diperlukan melakukan serangan digaris depan tetapi jelas tidak untuk berkonflik dengan Israel/Turki atau USA… sedangkan Israel dan Turki jelas tidak mau berkonflik langsung dengan Russia, mereka tahu persis kemampuan Russia…
            Turki persis seperti Israel, Netanyahu kalau sedang kepepet langsung meluncur ke Moskow, persis seperti yang dilakukan Erdogan, yang pada akirnya meluncur ke Moskow…
            USA pasti kesel banget tuh, berharap Turki dan Suriah terus berperang sehingga tinggal jadi kompor saja dan siapa tahu Turki kembali ke pelukan USA… ternyata

          • Turki ke pelukan Rusia jelas tidak. Turki dimasa pemerintahan Erdogan hanya ingin membuat Turki lebih berdikari. Bagi Turki, Rusia adalah salah satu penyebab runtuhnya Ustmani dulu lewat perang proxy mereka di Yunani, Armenia dan Rumania. Sedangkan bagi Rusia, Turki adalah penghalang utama bagi Rusia bagi pendirian kembali kejayaan Konstantinopel dan Ortodoks.

            Makanya selamanya keduanya akan bersitegang terus-menerus, kecuali Turki mau nyerahin Istanbul dan seluruh wilayah Turki di Eropa untuk Rusia atau Yunani itu lain cerita dan jelas itu tidak mungkin bagi Turki kan?

          • Wah terlalu jauh bung…
            Saya juga baru tahu kok, kalau ternyata Turki dan Russia itu secara ekonomi adalah simbiosis mutualisme… jelas sekali ketika terjadi insiden Su-24 yang ditembak F-16 Turki di tahun 2016… Russia memilih pendekatan dengan sangsi keras secara ekonomi, semua barang dari Turki di hentikan, semua kontraktor dan pekerja dari Turki di pulangkan, dan Turki sebagai destinasi wisata jelas langsung dihindari oleh orang2 Russia… (sepertinya dulu Indonesia juga mendapatkan peluang besar karena kejadian itu sebagai destinasi wisata alternatif bagi orang Russia)
            Setahu saya sebenarnya Turki (Erdogan) masih keras kepala dengan kondisi itu, mereka mungkin masih merasa bahwa Eropa barat dan USA jauh lebih penting daripada Russia… tetapi karena USA berkoalisi dengan Kurdi maka Erdogan langsung kalang kabut dan kemudian memilih berbaikan dengan Russia…
            Saya yang masih tidak percaya adalah kengototan Turki membeli S-400 dari Russia, terutama setelah kudeta yang gagal… ditambah lagi pernah gambar Erdogan dijadikan sebagai target pada latihan perang NATO yang menimbulkan kemarahan Turki…
            Turki dan Russia itu ya sebatas simbiosis mutualisme secara ekonomi saja, tetapi tidak bersekutu seperti yang biasa dilakukan USA cs…
            Tapi berasa kan oleh USA, betapa keras kepalanya Turki… saya tahu persis karena ketika terjadi ketegangan setelah insiden Su-24, Turki juga keras kepala dan songong minta ampun meskipun hanya sebatas verbal… karena saat itu sama Putin di tantang kalau berani itu F-16 nya suruh menjajal kemampuan S-400 Russia di Suriah… langsung ngeper kala itu Turki…

  5. Yang perang Suriah sama Turki komen apapun diatas buat saya ndak penting, yg penting buat saya negara kita kapan siap perangnya, kmrn 2 pesawat serang darat su24/25 eks Rusia dan IL39 pesawat latih eks Cekoslowakia dirontokkan oleh Turki sementara 6 drone Turki dirontokkan Suriah, ada pantshir yg njeblug ya biasalah dalam peperangan menarget dan juga kena target, yang aneh tiba2 ada rombongan orang tiba2 mencak2 cari2 rusian fans, artinya ini rombongan baru saja mencapai kulminasi entah apa sebabnya, kasihan juga lihatnya…seperti dendam kesumat yg baru tersalurkan pertanyaannya apa yang buat mereka dendam….kasihan lagi saya

  6. Sebenarnya gak sebanding sih L-39 ama F-16 karena l-39 itu cuman pesawat latih. Tapi mengingat banyak pespur suriah dan pespur rusia yg udah ditembak jatuh jadi percuma rusia nempatin Su-35, Su-57 ampe S-400 disana. mungkin ditaruh disana buat nakut-nakutin tikus got di lanud khmeimim. Hhhhhhhhhhhhh

      • Gini ya Dhek Yuli. Kondisi F-22 pergi ketika didatangi Su-35 di Suriah saat kondisi damai bukan berarti kalo dalam kondisi perang F-22 gak berani nyambit Su-35.
        Kalo mau jujur, kalo itu dalam kondisi perang Su-25 Rusia udah keburu hancur disambit Amraam F-22, gak perlu nongol sambil nembakin flare segala sebelum Su-35 sempet nolongin. Malah bisa jadi Su-35 udah kena hajar sesaat setelah take off karena lama jeda waktu dari F-22 pergi Ampe Su-35 Dateng. Ingat, hitungan menit dalam pertempuran udara itu udah termasuk lama lho Dhek Yuli.

        • Gini bung Agama… Kalau mengganggu itu ya yg sangar sekalian… Masak berani sama Su-25 doang… Saya tahu baik USA maupun Russia tidak akan ada yg menrmbak karena akan mengakibatkan konflik berat… Masalahnya, F-22 tidak berani meladeni untuk sekedar adu kemampuan dengan Su-35… Klau memang F-22 menyerang Su-25 ngapain juga ngirim Su-35?? Cukup serang saja dengan sistem hanud sambil diuber kemudian dengan Su-35… Kan jelas sekali kronologinya, Su-25 melaporkan diganggu oleh F-22 yg memprovokasi dengan menembakkan flare…

          • Ane yakin kalo ente pasti sebenarnya udah paham buat apa F-22 nyamperin Su-25 tapi gak tau Napa kok alasan lama dipake lagi.

            Rusia itu cuman berani gertak aja, buktinya pespurnya ditembak jatuh aja gak berani bales. Harusnya Rusia berani kayak Iran yg jenderalnya mati kena rudal terus bales pake katyusha, gak usah takut mikirin perang nuklir segala.

          • Sama kan??? USA juga cuma gertak doang??? dan jika memang jagoan mestinya diladein itu Su-35 bukanya malah ngacir… dulu sampai mendiang McCain geram sama jet tempur AS yang memilih menyingkir ketika bertemu jet tempur Russia di Suriah…

            Russia – Iran jelas berbeda dalam menghadapi perang geopolitik, era Russia saat ini jelas orang2 yang sarat pengalaman dari era diktator model Stalin yang ternyata hanya berujung kepada keruntuhan, kalau terjadi di era Stalin itu Turki yang menembak Su-24 dan Israel yang menyebabkan Il-20 tertembak pasti sudah di serang habisan sebagai pembalasan… tetapi jelas secara geopolitik saat ini itu sangat berbahaya dan jelas merugikan Russia sendiri, apalagi jika masuk ke era PD3… Russia akan disebut sebagai negara penyebab PD3, dan yang pasti efeknya sangat buruk bagi Russia sendiri, salah satunya Russia bisa di depak dari negara tetap dalam dewan PBB yang memiliki hak Veto… Inggris geram sekali dengan posisi Russia ini…
            Toh, mengalahkan Turki – pendekatan Russia jauh lebih efektif daripada yang dilakukan USA, melakukan sangsi ekonomi dalam segala bidang jelas memberikan pukulan berat bagi Turki daripada berperang dengan Turki, karena negara2 seteru Russia seperti USA/Inggris dan sekutunya akan dengan senang hati membela Turki…
            Israel, berapa kali Netanyahu sampai terbang langsung ke Russia untuk memblokir pengiriman sistem pertahanan ke Suriah, atau memblokir penjualan jet tempur ke Iran… dalam kasus Il-20, pejabat militer Israel langsung berkunjung ke Russia untuk memberikan penjelasan dan sepertinya diomeli habis2an oleh Russia hingga akirnya Netanyahu tidak lagi mampu mencegah pengiriman S-300 kepada Suriah… tetapi tetap saja, Israel bukan musuh Russia dan mereka memanfaatkan posisi itu untuk tetap secara aktif menyerang Suriah, hanya saja mereka sudah menghindari konflik dengan militer Russia, terbukti dengan beberapa kali Russia memblok serangan dengan mengirim jet tempur untuk mencegah serangan dari Israel…

            Iran??? sejatinya yang dilakukan Iran adalah sesuatu yang diharapkan, menyerang balik dengan rudal, tetapi apa yang dilakukan Iran terbukti juga terjadi blunder dengan tertembaknya pesawat sipil oleh mereka… itu juga hal yang sangat mungkin terjadi jika Russia menggunakan pendekatan seperti yang dilakukan Iran… pada dasarnya Iran itu terlalu Percaya diri, menang perang di Suriah, dan Houthi Yaman dukungan mereka juga diatas angin menghadapi koalisi arab, sehingga akirnya mereka kelepasan dengan membiarkan Jenderal penting mereka terlalu jauh kewilayah yang berbahaya

      • Setau ane sih Rusia nyamperin Israel itu cuman sekali karena takut pesawatnya jadi bumper lagi. Selebihnya sih cuek aja walopun Pantsir Suriah kena hajar berkali kali, apalagi yg terakhir dihajar pake stone lagi. Hhhhhhhhhhhh

          • …Pespur Russia… Dan akir2 ini untuk menghindari di cegat Israel menyerangnya dari Golan, tanpa memasuki wilayah udara Suriah…
            Pangsit yg kena hajar itu terjadi sebelum Il-20 Russia kena tembak… Setelah itu serangan Israel cenderung sporadis…

          • Bukannya Pantsir kena lagi setelah kejadian Il-20 ya. Malah Turki berhasil nembak Pantsir pake stone segala.

          • Bukan hal yang mustahil untuk negara sekelas Israel mampu menarget sistem pertahanan Suriah… lagian mereka memiliki segalanya baik itu Satelit, Pespur, Drone dan rudal canggih… apalagi dari kejadian pertama ketika Pantsir dihajar Israel, jelas kalau operator Suriah kurang canggih dalam mengoperasikan sistem pertahanan mobile, mereka terlalu statis dan terbukti kemudian di Idlib Pantsir yang statis kena hajar lagi…
            Bisa diperbandingkan dengan kisah penembakan F-117 oleh Serbia, dimana sistem pertahanan mobil yang dioperasikan selalu bergerak dan sistem mereka di operasikan secara on-off untuk menghindari pendeteksian emisi radar…
            Jika beroperasi di Zona perang sistem pertahanan buatan Russia sebenarnya memiliki kelebihan dimana bisa dikatifkan dalam waktu singkat, sehingga sistem itu mestinya benar2 mobile, sering bergerak dan berpindah…
            Tetapi jika yang dihadapi adalah Turki dan diwilayah yang berbatasan langsung dengan Turki, jelas Turki memiliki banyak keunggulan, bukan hal yang mengherankan jika Turki mampu menarget alat perang Suriah, tetapi juga seperti yang saya selalu kemukakan, sebenarnya apa tujuan Turki mendukung militan di wilayah Suriah???
            Tentu saja tidak relevan ketika Suriah memerangi teroris, sedangkan Turki menarget militer Suriah dimana Suirah jelas berusaha menghindari korban jatuh dipihak militer Turki… betapa rumitnya yang harus dilakukan Suriah…

          • Kita gak bicara apa alasan Turki dukung militan, ntar bisa out of the topic, bisa diprotes ama Dhek Ruskye ntar.

            Kalo keunggulan Turki punya perbatasan langsung dg Suriah lah Israel juga berbatasan langsung. Jelas sebenarnya perbatasan langsung tidak memberikan kontribusi yg positif dalam recon dan infiltrasi. Bahwa tanpa satelit recon dan AWACS, Turki bisa juga menyerang Pantsir, sebuah hanud yg sangat mobile menunjukkan bahwa ada dua kemungkinan. Pertama Suriah tidak disiplin dalam membangun doktrin AA/AD dan yang kedua, memang sebenarnya doktrin tersebut bisa ditembus dg menerapkan SEAD dalam skala masif dan bisa juga gabungan dari kedua permasalahan diatas.

            Btw membunuh jendral utama Iran jelas bukan menggertak lho Dhek Yuli. Tapi jelas ada sesuatu yg sedang ditunggu oleh Gedung Putih dan Iran udah dinasehati ama Rusia yg memang sudah sarat pengalaman zaman perang dingin, makanya gak jadi perang dunia ketiga.

          • Menarik bung…
            Saya sendiri sih tidak kaget dengan manuver USA, karena pada saat itu di tahun ini jelas2 sangsi kepada Iran akan habis… dan disaat itu maka Iran akan bebas membeli alutista dari mana saja mereka bisa membeli termasuk dari Russia… dan ini jelas akan membuat panik terutama Israel yang jelas2 bermusuhan dengan Iran, sudah berkali2 Israel berusaha memblok penjualan alat tempur modern terutama jet tempur dari Russia…
            Dan dari upaya Russia adalah berusaha menjaga Iran supaya menjaga sikap supaya sangsi tersebut bisa dicabut, beberapa kali Iran bersikap keras yang tentunya sangat disukai oleh sekutu barat karena bisa membuat mereka memperpanjang sangsi kepada Iran…
            Ternyata dari semua itu ternyata langkah yang diambil USA adalah memilih membunuh Jenderal Soleimani atau dikenal sebagai Shadow commander… USA sangat paham, pengaruh dan peran Soleimani bagi Iran sehingga dengan membunuhnya mereka memiliki keuntungan ganda, Iran kehilangan Jenderal perang berpengalaman dan pasti Iran akan bereaksi keras… dan itu memang di wujudkan, meskipun sepertinya ada nasehat2 mungkin dari Russia supaya Iran tidak melakukan penyerangan yang masif dan menarget pasukan USA secara frontal… serangan dilakukan dengan sengaja dibocorkan sehingga mungkin memang tidak ada korban dari pasukan USA, mengingat jika ada korban pasti USA akan memberikan reaksi keras dan perang akan berkelanjutan…
            Ironisnya karena membocorkan rahasia serangan justru menjadi blunder maut karena Iran tidak menutup ruang udara bagi penerbangan sipil, sehingga pasukan pertahanan yang jelas siaga tinggi dan gugup menembak pesawat sipil yang mengudara…
            Mungkin itu sudah cukup bagi USA untuk memojokan Iran sehingga mereka tidak melanjutkan eskalasi ketegangan di timur tengah dengan Iran…
            Tetapi opini saya, sepertinya kemampuan serangan rudal Iran cukup membuat USA berpikir ulang untuk bersitegang dengan Iran karena, sistem pertahanan mereka tidak cukup banyak untuk bisa menutup seluruh armada tempur mereka di timur tengah, dengan kata lain jika mereka terus memanas2i Iran sama saja mereka mengorbankan banyak pasukan mereka… dan mungkin itu akan sangat melukai dan mempermalukan mereka…

          • Iran gak pake rudal, mereka cuman manfaatin milisi lokal pro-iran pake BM-21 Grad “Katyusha” yg diterima dari pemerintah Irak. Gak mungkin Iran bisa nembak pake Katyusha dari jarak ratusan km.

          • Katyusha itu tidak presisi bung… sedangkan serangan menunjukan kalau serangan itu memang menggunakan pemandu dan tidak asal2an…
            Dibuktikan juga ada rudal yang tidak meledak…

          • Kan memang ada milisi dukungan Iran yang sejak awal ikut membantu Irak memerangi ISIS… kehadiran Jenderal Soleimani ke Irak juga untuk menemui mereka…
            Ada satu hal yang sangat menarik buat saya, sebelumnya keberadaan milisi pro Iran ini sebelumnya tidak ada konflik apapun dengan pihak USA sampai kemudian disinyalir ada serangan menggunakan drone yang menyerang mereka, tuduhan adalah kalau tidak milik USA mungkin milik Israel…
            Kemudian ada serangan yang mengarah ke pihak USA, kalau tidak salah ke kedubes USA yang kemudian menjadi alasan USA untuk menyerang keberadaan milisi ini dengan beberapa kali menyerang posisi milisi maupun konvoi mereka sehingga akirnya menimbulkan ketegangan baru di Irak dimana Irak pernah mengancam akan menyerang apapun yang terbang di Irak tanpa ijin dari Irak…
            Sampai kemudian ada demonstrasi besar di kedutaan USA di Irak, yang menyebabkan dilakukannya evakuasi oleh militer USA…
            Setelah terjadi beberapa ketegangan yang mengarah kepada usaha untuk mengusir USA dari Irak kemudian terjadilah serangan mematikan kepada Jenderal Soleimani, sepertinya memang melibatkan orang dalam, mungkin2 mata2 dari pihak Irak sendiri yang membocorkan keberadaannya…
            Iran hanya sekali melakukan serangan dengan rudal, sedangkan milisi beberapa kali melakukan serangan dengan roket secara sporadis yang kemudian di sebut sebagai Katyusha… itu bukan representasi dari serangan Iran, tetapi memang itu perlawanan dari milisi pro Iran yang ada di Irak…
            Saya curiga diawal2 konflik ini, yang memancing konflik mungkin sebenarnya bukan milisi pro Iran, tetapi seperti yang biasa dilakukan USA dengan false flag nya… mungkin memang mereka dengan militan yang di dukung mereka sengaja membuat kerusuhan dengan melakukan serangan roket ke pihak USA, sehingga USA memiliki alasan untuk membalas milisi pro Iran…
            Target utamanya sangat jelas, mereka ingin konflik dengan Iran digunakan untuk memperpanjang sangsi yang sudah akan berakir… karena jika sangsi itu berakir dan Iran bisa belanja terutama jet tempur yang paling meradang adalah Israel…
            Itu adalah perang geo politik, yang rumit dan bertingkat, tidak sekedar antara konflik USA dan Iran.. karena jelas2 entah itu Israel atau koalisi Arab (Arab Saudi dan koalisinya) jelas sangat berkepentingan terhadap situasi di timur tengah terutama hubungnanya dengan Iran, karena konflik yang masih terjadi di Yaman jelas2 mereka berhadapan dengan Houthi yang didukung Iran…

  7. Suriah fokus buat ngelawan teroris bukan Turki.. dan Suriah udh capek perang 9 tahun.. wajar Suriah babak belur karna Alusista mereka jg banyak yg hancur selama perang dan ga selengkap turki…

  8. Assalam.. maaf sblumnya, saya lg cari artikel yg kmren terbit di jkgr. Klo g salah tahun 2010 an.. yg judulnya masa lalu dan masa drpan uang. Klo ga salah dibagi jadi 3 artikel karna panjangnya.. ko skrg udah ga ada ya.. klo ga salah jaman2nya mbah bowo sm alguro.

Tinggalkan komentar