Pilgrim, Monster Kapal Selam Tanker dari Rusia

Jakartagreater.com – Dimasa depan Rusia kemungkinan akan mengembangkan kapal selam angkut terbesar di dunia. Kapal selam tanker yang diusulkan adalah ‘Pilgrim’ yang akan mengangkut gas alam cair di bawah es Kutub Utara

Kapal selam rudal balistik Typhoon class terbesar milik Rusia memiliki panjang 175 meter dan lebar 23 meter. Tapi kapal selam yang lebih besar dan panjang ini akan jauh lebih besar, jika insinyur Rusia berhasil mengembangkannya, lansir Asiatimes.

Sebuah kapal selam tanker besar yang disebut Pilgrim telah diusulkan untuk mengangkut gas alam cair (LNG) di Arktik – kapal kapal selam tanker yang dapat benar-benar meluncur di bawah es, tidak terdeteksi, tidak terlawan, dan tidak peduli cuaca di atas.

Sebuah ide yang sampai saat ini belum dianggap praktis, menurut sebuah laporan di majalah Forbes.

Biro Desain Malachite yang berbasis di St. Petersburg telah meluncurkan desain untuk kapal selam besar yang mampu membawa 170.000 hingga 180.000 ton pada suatu waktu, tulis laporan Forbes.

Itu jauh melebihi volume kapal selam yang pernah ada. Dengan panjang 360 meter dan lebar 70 meter, kapal selam Pilgrim akan mengerdilkan ukuran Typhoon. Dalam hal volume, itu akan menjadi lebih dari enam kali ukuran Typhoon, kata laporan Forbes.

Untuk menggerakkan kapal selam yang luar biasa ini, Pilgrim akan didukung oleh tidak kurang dari tiga reaktor nuklir, yang masing-masing menghasilkan 30 megawatt.

Pilgrim memiliki kecepatan saat terendam 17 knot, yang hanya beberapa knot lebih lambat dari tanker biasa. Karena itu bukan kapal perang, para kru akan menjadi sedikit daripada kapal selam standar, hanya 25-28 orang, tulis laporan Forbes.

Kapal selam Pilgrim dibandingkan kapal selam terbesar Rusia saat ini, Typhoon class (Credit: Handout)

Malachite telah merancang banyak kapal selam Rusia yang paling terkenal. Ini termasuk kapal selam rudal Severodvinsk class yang kuat. Dan kapal selam rahasia Losharik yang terlibat dalam kecelakaan tragis tahun lalu. Malachite juga sedang mengerjakan Laika, yang mungkin akan menjadi kapal selam generasi penerus Rusia, tulis laporan Forbes.

Tapi sejauh ini perancang belum memiliki proposal Pilgrim. Jika dibangun, itu akan menjadi kapal selam tanker raksasa pertama di dunia. Tetapi gagasan untuk mengangkut hidrokarbon di bawah air bukanlah hal baru.

Pada tahun 1950-an AS menganggapnya sebagai alternatif untuk jaringan pipa bawah laut dari ladang minyak di Alaska. Dan arsitek angkatan laut Belanda yang giat mengusulkan desain berdasarkan teknologi kapal selam multi-lambung mereka yang unik, kata laporan Forbes.

Idenya juga muncul di Jepang. Pada 1995 ada paten untuk kapal selam tanker untuk membawa karbon dioksida dalam bentuk cair di bawah lapisan es, kata laporan Forbes.

Belum terlihat bagaimana kapal selam tanker dapat mengganggu dunia perdagangan komoditas dan perdagangan internasional. Kapal selam akan kebal dari pembajakan misalnya, tetapi juga bisa mempersulit penegakan sanksi.

Sharing

5 pemikiran pada “Pilgrim, Monster Kapal Selam Tanker dari Rusia”

Tinggalkan komentar