Seberapa Menarik Kapal Selam S-80 Plus?

Jakartagreater.com – Navantia ikut berpartisipasi dalam Konferensi “Underwater Defense & Security (UDS) 2020”, yang diselenggarakan Defence Leader, yang berlangsung di Southampton, London.

Direktur Teknik galangan kapal Cartagena, German Romero Valiente, membuat presentasi tentang karakteristik dan kapasitas kapal selam S80 Plus pesanan Angkatan laut Spanyol, yang merupakan produk kapal selam unik di pasar internasional dari segi ukuran dan kemampuan sistem AIP-nya.

Edisi UDS kali ini dikuti oleh peserta dan dosen dari 36 negara, pada kesempatan ini Navantia telah dapat melaporkan kemajuan pada program kapal selam S80 Plus, dari segi konstruktif – sebagai desain kuat yang membuatnya cocok untuk pasar ekspor.

Saat ini, kapal selam pertama sudah melewati tahap penutupan lambung dan dijadwalkan akan diapungkan pada akhir tahun ini 2020, diuji selama 2021, dan dikirim ke Angkatan Laut Spanyol pada tahun 2022.

Sistem AIP (Air Independant Propulsion) telah dikembangkan secara khusus untuk proyek tersebut oleh perusahaan Abengoa Spanyol (reformer bioetanol) dan American Collins Aerospace (fuel cell).

Sistem AIP jauh lebih fleksibel dan efisien daripada sistem AIP lain. Di antara kelebihan lainnya, sistem menggunakan bio-etanol agricultural, yang tersedia dipasar internasional, pemeliharaan membran sel bahan bakar yang memakai standar pasar, dan efisiensi AIP yang memungkinkannya mampu beroperasi selama 3 minggu di bawah air tanpa perlu ke permukaan.

Kapal selam S-80 Plus adalah produk berteknologi tinggi generasi terakhir multiguna yang memungkinkannya untuk pasar ekspor. Saat ini Navantia menawarkan desain kapal selam ini ke Angkatan Laut India untuk program P75.

Kapal selam diesel elektrik S80 (atau Isaac Peral class) adalah kapal selam dengan AIP (air independent propulsion) yang saat ini sedang dibangun untuk Angkatan Laut Spanyol.

Spanyol telah memesan empat kapal selam, semuanya sedang dibangun oleh Navantia di Cartagena. Konstruksi kapal selam telah dihentikan pada awal 2013 saat ditemukan kelebihan berat 75-100 ton dari desain awal.

Akhirnya General Dynamics Electric Boat didatangkan oleh Navantia melalui Penjualan Militer Asing pada 2013 untuk mengatasi masalah distribusi berat. Setiap kapal selam telah dipanjangkan dengan cincin 10 meter untuk mendistribusikan berat kapal selam dengan lebih merata, memberikannya sebutan baru “S80 Plus” atau “S80 Flight II”. Tanggal pengiriman yang diinginkan dari kapal selam pertama adalah pada Desember 2022.

Sistem AIP didasarkan pada sel bahan bakar, yang menggunakan hidrogen yang diproduksi melalui bioetanol dan pemrosesan oksigen untuk menghasilkan listrik, memungkinkan kapal selam terendam selama berminggu-minggu tanpa perlu ke permukaan.

Kapal selam pertama yang memiliki sistem operasi ini adalah S83 “Cosme García”. Sistem AIP akan dipasang pada Juli 2021. Kapal selam S81 dan S82, yang saat ini sedang dibangun, akan ditingkatkan dengan modul AIP dalam periode perbaikan besar-besaran terjadwal pertama.

Sharing

3 pemikiran pada “Seberapa Menarik Kapal Selam S-80 Plus?”

Tinggalkan komentar