Benarkah Tejas Sudah Siap Tempur?

Bengaluru, Jakartagreater.com – Pesawat tempur Tejas seri Final Operational Final (FOC) pertama dengan kode SP21 terbang ke angkasa untuk pertama kalinya pada Selasa, minggu lalu, lansir Indiatimes.

Grup Hindustan Aeronautics Ltd (HAL), yang meluncurkan Tejas varian FOC, menargetkan 15 pesawat tempur Tejas lainnya dapat terbang pada April 2021.

SP21 diujicobakan oleh Komandan Udara (retd) KA Muthanna pada hari Selasa. Pesawat lepas landas pukul 12.24 siang dan mendarat 40 menit kemudian.

“Sesuai jadwal, kita harus mampu meluncurkan 15 pesawat tempur Tejas FOC pada akhir 2020-21. Penerbangan hari ini adalah tonggak utama mengingat bahwa kami dapat meluncurkan pesawat dalam waktu sekitar 12 bulan setelah menerima SOP dari CEMILAC (The Centre for Military Airworthiness & Certification), “kata seorang pejabat HAL.

Penerbangan hari Selasa adalah langkah pertama dari serangkaian langkah Angkatan Udara India (IAF) yang akan meningkatkan sqaudron kedua Tejas di Sulur, Tamil Nadu. Saat ini Skuadron pertama Tejas – Flying Daggers – sudah beroperasi dari sana.

Pada 20 Februari 2019, IAF akhirnya setuju bahwa Tejas yang dikembangkan dan dibangun di dalam negeri sudah siap tempur, dan menerima sertifikat ‘Release To Service ‘ – yang berarti pesawat tempur sudah mendapatkan Final Operational Clearance (FOC) – dari DRDO, yang bekerja sama dengan Aeronautical Development Agency (ADA) mendesain pesawat Tejas.

Tejas yang pertama kali dirancang pada tahun 1983, sedang diproduksi oleh Hindustan Aeronautics Limited (HAL). Meskipun disusun pada tahun 1983, proyek ini mulai dikukuhkan pada tahun 1993.

Final operasional akhir dan rilis ke Angkatan Udara, berdekatan waktunya dengan rilis DAL (Drawing Applicability Lists) Tejas oleh HAL pada 31 Desember. Ini berarti bahwa HAL dapat melanjutkan produksi pesawat dalam konfigurasi FOC.

Menjawab pertanyaan spesifik tentang apakah Tejas siap tempur, Menurut Komandan Udara IAF Marshal Birender Singh Dhanoa, Tejas sudah melakukan penerbangan dan latihan tempur dengan sandi Gagan Shakti pada bulan April 2018. Dan saat latihan Vayu Shakti, Birender Singh Dhanoa mengklaim Tejas berhasil melakukan serangan pada targetnya. ” Jadi itu buktinya, ”kata Dhanoa.

Lebih lanjut, HAL saat ini sedang menunggu pesanan resmi untuk 83 pesawat tempur Tejas MK1, yang akan mengalami peningkatan pada varian FOC.

Sharing

Tinggalkan komentar