Rusia Tawarkan Kapal Selam Kilo Bekas ke India

Jakaratgreater.com – India sedang mempertimbangkan untuk memperbaiki tiga kapal selam Kilo Project 877 di Rusia, dan ditambah dengan pembelian tiga kapal selam lawas dari seri sama yang digunakan oleh Angkatan Laut Rusia. Project ini dikenal sebagai “tiga tambah tiga” dan diperkirakan akan menelan biaya sekitar US$ 1,8 miliar secara total, lansir Defense 24.

Rusia telah mengumumkan bahwa mereka telah menyiapkan tawaran bagi Angkatan Laut India untuk menjual tiga kapal selam lawas dari Project tipe 877 Paltus (NATO menamakannya Kilo), yang seharusnya mengisi kekurangan yang dimiliki India dalam armada kapal selam klasiknya. Kontrak tersebut mengatur pembelian tiga kapal selam lawas serta renovasi tiga kapal selam kilo lainnya yang telah digunakan oleh angkatan laut India.

Rincian proposal akan diajukan sebagai bagian dari komisi teknis antar pemerintah IRIGTC (Indo-Russian Inter-Governmental Technical Commission) yang beroperasi di Goa sejak tahun 2000, yang direncanakan akan dilaksanakan akhir bulan ini. Namun, karena ancaman dari virus COVID-19, pertemuan itu mungkin akan ditunda hingga April. Mungkin karena alasan inilah Rusia sebelumnya telah menginformasikan tentang proposalnya. Kontrak tersebut diperkirakan menelan biaya sekitar US$ 1,8 miliar, yang berarti bahwa ini bukan hanya tentang renovasi kapal selam Kilo yang digunakan di India, tetapi juga tentang modernisasi kapal selam yang diadaptasi untuk menggunakan sistem rudal.

Proposal Rusia berusaha memenuhi kebutuhan Angkatan Laut India. Saat ini India hanya menggunakan 14 kapal selam konvensional, sedangkan untuk memenuhi tugas operasional memerlukan 24 unit kapal selam konvensional.

Saat ini armada terbesar laut India terdiri dari 8 kapal selam Type Sindhughosh (Kilo class) yang diperkenalkan dari tahun 1986 hingga 2000, yang kini mendekati akhir masa operasionalnya. Sebelumnya ada sepuluh kapal selam Type Sindhughosh , tetapi satu diantaranya tenggelam setelah ledakan tragis pada Agustus 2013 (INS “Sindhurakshak”), dan satu diberikan kepada Myanmar pada tahun 2019 (INS “Sindhuvir”).

Lima dari kapal selam ini sebelumnya dimodernisasi di galangan kapal “Zydzdoczka” untuk memproyeksikan 08773 (yang memperpanjang usia kapal selam setidaknya 10 tahun), sehingga Rusia memiliki kesempatan untuk melakukan hal yang sama dengan kapal selam Kilo India lainnya. Yang lebih menarik bagi India adalah karena semua infrastruktur pendukung logistik dan suku cadang untuk kapal selam Kilo class telah tersedia, sehingga tidak akan ada masalah dengan adopsi kapal selam Kilo bekas Rusia.

Rusia juga mengusulkan renovasi dari semua enam kapal selam bisa dilakukan di galangan kapal India. Ini akan mendukung fasilitas pembuatan kapal selam sampai India mampu sendiri untuk membangun kapal selam type itu. Namun, menurut perkiraan awal, pembangunan kapal selam Project 75 yang baru tidak akan dimulai lebih awal dari tahun 2030-an.

Sejauh ini, kekuatan modern Angkatan Laut India terdiri dari hanya enam kapal selam Kalvari / Scorpène, yang bekerja sama dengan Grup Naval Prancis yang sedang dibangun di galangan kapal Mazagon Docks Ltd.

7 pemikiran pada “Rusia Tawarkan Kapal Selam Kilo Bekas ke India”

  1. india yg punya garis pantai nya lebih kecil dari Indonesia aja butuh 24 kapal selam konvensional… knp kita garis pantai yg panjang dan bnyk pulau2… hanya cukup dgn 12 Kapal selam aja? itu pun blm terpenuhi semua…

  2. Coba bayangin India saja masih mau ambil tuh kilo bekas dari rusia.mngkn kasel ini yg pernah di tawarkan ke negara kita.tp ya itu tadi.
    Di kita cuma di pajang di kalender TNI .
    Kalau kita mau ambil atau beli.pasti njelimet mikir ini itu yg ga ada habisnya.
    Coba di kasih gratis tinggal.pakai.
    Mungkin itu juga akan jelimert mikirnya.maklum tipikal olehku Piro.

    • Gini Bung Rusia Oke. Spek kasel yg dibutuhkan oleh Indonesia itu bisa nyelam lama dan bisa nembakin rudal jelajah entah lewat tabung torpedo atau VLS. Nah, yg ditawarkan oleh Rusia dan dibeli India ini kemungkinan besar Kilo type 877 yg lama.

      Type ini nyelamnya dibawah 2 Minggu apalagi kalo udah bekas pakai dan nih kasel belum bisa buat nembakin rudal jelajah. Makanya dulu jaman Pak Pur gak diambil.

Tinggalkan komentar