Marinir AS Rilis Video Kemampuan Serangan Udara Helikopter AH-1Z

Jakartagreater.com – Korps Marinir AS telah merilis rekaman video yang menunjukkan kemampuan peluncuran rudal udara-ke-udara dari helikopter serang Viper AH-1Z, lansir Defenseblog.

Beberapa bulan yang lalu, Korps Marinir AS mendemonstrasikan kekuatan helikopter serang Viper melalui latihan “Viper Storm” yang diadakan di Camp Korleton di Pangkalan Udara Marine Corps.

Latihan Viper Storm berlangsung di Southern Calif pada 11 Des 2019. Helikopter serang terbang dari dua lokasi terpisah – satu di pantai dan satu di pedalaman – menghantam sasaran musuh yang disimulasikan memberikan ancaman pada pasukan angkatan laut dan pasukan gabungan untuk memberikan kebebasan pelayaran maritim dan meningkatkan fleksibilitas operasional.

Tujuan dari latihan ini adalah mendemonstrasikan kemampuan AH-1Z yang kurang dikenal, namun sebenarnya mumpuni untuk menyerang drone, helikopter lain – dan bahkan pesawat tempur sayap tetap.

12 helikopter Viper menggunakan rudal udara-ke-darat AGM-114 Hellfire dan rudal udara-ke-udara AIM-9 Sidewinder, yang membuktikan keserbagunaan helikopter Viper. Dengan sayap tambahan yang lebih besar dari pendahulunya Super Cobra AH-1W, Viper dapat membawa kombinasi hingga 2 rudal Sidewinder, 16 amunisi Joint Air-to-Ground Missiles (JAGM) atau rudal Hellfire, tangki bahan bakar tambahan, dan hingga 76 roket dengan berbagai hulu ledak dan sistem bimbingan, termasuk roket berpandu laser – Advanced Precision Kill Weapon System (APKWS) terbaru. Ini memungkinkan Viper untuk disesuaikan dengan misi apa pun apakah itu terkait laut, darat, atau udara.

AH-1Z Viper lebih mematikan dan lebih survive daripada helikopter lama karena menggunakan persenjataan, sensor, dan peralatan komunikasi modern. Misalnya, Viper dapat membawa amunisi JAGM yang akan menggantikan rudal Hellfire. JAGM adalah amunisi multi-sensor, peluncuran saat penerbangan, berpandu presisi untuk digunakan terhadap target darat dan laut bernilai tinggi. Ini memberikan titik presisi dan penargetan fire and forget, siang atau malam, dan segala cuaca.

Kokpit kaca AH-1Z memberi pilot kewaspadaan situasional yang tinggi dan peningkatan Target Sight System yang memiliki jangkauan luar biasa yang memungkinkan Viper dapat mendeteksi dan menyerang target dari jarak jauh yang sebelumnya tidak mungkin dilakukan helikopter serang Marinir.

Sharing

Tinggalkan komentar