Iran Berencana Membangun Destroyer 6000 Ton

Jakaratgreater.com – Iran berencana untuk membangun sebuah kapal Destroyer yang berbobot sekitar 6.000 ton, kata Laksamana Amir Rastegari, Pemimpin Ministry of Defence and Armed Forces Logistic (MODAFL) Organisasi Industri Maritim, lansir Jane’s.

Laksamana Rastegari mengidentifikasi “kapal perusak berat” sebagai Negin dalam sebuah wawancara yang diterbitkan di situs MODAFL pada tanggal 4 April, menurutnya desain telah selesai dan berharap pembangunannya akan dimulai pada tahun Persia 1399, yang dimulai pada 20 Maret. Dia mengatakan bahwa ukurannya akan memungkinkan kapal perang untuk melakukan patroli jarak jauh hingga dua bulan, memberikan Islamic Republic of Iran Navy (IRIN) kemampuan strategis.

Kapal perang terbesar yang saat ini dibangun Iran adalah fregat Mawj (disebut sebagai perusak oleh IRIN), yang merupakan pengembangan lokal dari fregat ringan Alvand-class yang dikirim pada 1970-an dan berbobot sekitar 1.400 ton. Adm Rastegari mengatakan bahwa kapal-kapal Mawj memiliki berat sekitar 1.500 ton.

Kapal berikutnya yang akan dibangun adalah fregat Dena, yang akan bergabung dengan IRIN di bulan Bahman (20 Januari – 18 Februari 2021). Menurut Laksamana, Dena akan dilengkapi sistem peluncuran rudal vertikal, radar phased-array, perubahan besar pada sistem propulsi, serta sistem komunikasi baru.

Laksamana menambahkan bahwa sistem senjata close-in weapon Kamand akan dipasangkan ke seluruh armada. Belum diketahui profil Kamand secara jelas, tetapi ada spekulasi senjata itu berasal dari AK-630 buatan Rusia, sebuah sistem yang saat ini tidak beroperasi dengan IRIN.

Laksamana Rastegari mengatakan bahwa IRIN telah meminta fregat Mawj lain, tetapi tampaknya ini belum disetujui. Ini mungkin akan menjadi tambahan dari yang sedang dibangun di Banda-e Anzali di Laut Kaspia untuk menggantikan Damavand, yang tenggelam setelah menabrak pemecah gelombang pelabuhan pada Januari 2018.

2 pemikiran pada “Iran Berencana Membangun Destroyer 6000 Ton”

Tinggalkan komentar