Sukhoi Kirimkan Pesawat Tempur Su-57 Pada 2020

Jakartagreater.com – Pabrikan pesawat tempur Sukhoi berencana akan memulai pengiriman pesawat tempur siluman Su-57 ke Angkatan Udara Rusia pada tahun 2020, kata perwakilan perusahaan yang berbicara kepada Shephard awal bulan ini, lansir The Diplomat.

Pengiriman awalnya dijadwalkan akan dimulai pada akhir tahun 2019, dimana Angkatan Aerospace Rusia dijadwalkan akan menerima pengiriman dua pesawat tempur Su-57 pada 2019 dan dua lagi pada tahun 2020. Namun, sebuah kecelakaan pada Su-57 pada Desember 2019 – dianggap sebagai serial produksi pertama pesawat tempur selama uji terbang, dilaporkan menunda sejumlah pengiriman Su-57 pertama selama beberapa bulan.

Pejabat pertahanan Rusia pada Desember 2019 menekankan bahwa Su-57 pertama akan diserahkan kepada Angkatan Udara di tahun 2020.

“Pekerjaan berskala besar menunggu kami pada tahun 2020 untuk menstabilkan industri pesawat terbang,” kata pemimpin Rostec, Sergei Chemezov, seperti dikutip pada 26 Desember tahun lalu oleh kantor berita TASS. “Pengiriman skala besar pertama dari pesawat generasi kelima Su-57 akan dimulai.”

Pesawat tempur Su-57 Rusia. (@ Russian MoD)

Pasukan Aerospace Rusia saat ini sedang menguji 10 prototipe Su-57, empat di antaranya dilaporkan telah menerbangkan misi tempur di Suriah. Su-57 melakukan serangan udara untuk pertama kalinya di Suriah pada awal tahun 2018. Kepala Staf Angkatan Bersenjata Rusia, Wakil Menteri Pertahanan Pertama Jenderal Valery Gerasimov, mengungkapkan pada Desember 2019 bahwa Su-57 telah mengalami “pengujian pertempuran kedua” di Suriah “di mana semua tugas yang direncanakan berhasil dilakukan.”

Semua prototipe pesawat tempur Su-57 telah dilengkapi dengan turunan dari mesin Saturnus AL-41F1S buatan Rusia, AL-41F1 adalah mesin pesawat yang lebih tua, yang juga dipasang pada Sukhoi Su-35S Flanker-E. Tidak jelas kapan produksi akan beralih ke mesin Saturn izdeliye 30 yang lebih canggih.

Pada Mei 2019, Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan bahwa Pasukan Aerospace akan menerima 76 unit Su-57 pada tahun 2028. Sebuah kontrak antara Kementerian Pertahanan Rusia dan United Aircraft Corporation (UAC) ditandatangani pada Juli 2019.

Wakil Menteri Pertahanan Alexei Krivoruchko mengumumkan pada Juni 2019 bahwa Sukhoi Corporation siap untuk memproduksi secara massal Su-57. Pada bulan Juli, setelah penandatanganan kontrak dengan Kementerian Pertahanan, pejabat industri pertahanan Rusia mengungkapkan bahwa produksi serial Su-57 telah dimulai, namun tanpa memberikan rinciannya.

Menurut laporan media Rusia, dampak ekonomi dari pandemi COVID-19 dapat mendorong pengurangan jumlah Su-57 yang dipesan oleh Angkatan Udara, dan beralih ke lebih banyak pembelian Su-35 dan pesawat tempur generasi keempat lainnya. Kementerian Pertahanan Rusia sejauh ini belum mengomentari laporan-laporan ini secara terbuka.

Industri pertahanan Rusia telah mengembangkan sejumlah sistem senjata baru untuk pesawat tempur Su-57 termasuk rudal udara-ke-darat hipersonik baru. Pada bulan Desember 2018, sebuah sumber industri pertahanan mengungkapkan bahwa Su-57 mungkin juga dipersenjatai dengan rudal udara-ke-permukaan hipersonik dengan “karakteristik” yang mirip dengan rudal balistik peluncuran udara Kh-47M2 Kinzhal (Dagger).

Sharing

Satu pemikiran pada “Sukhoi Kirimkan Pesawat Tempur Su-57 Pada 2020”

  1. bahwa Su-57 mungkin juga dipersenjatai dengan rudal udara-ke-permukaan hipersonik.

    Dng dilengkapi rudah hipersonik, maka SU-57 lebih leluasa lg melepaskan rudal dng aman diluar jangkauan wilayah pertahanan musuh.
    ini akan sangat memaksimalkan peran pespur gen.5 Rusia ini utk mengamankan jalur serangan dr sisa2 pertahanan udara musih yg msh bertahan setelah gelombang serangan awal menggunakan Rudal Kalibr yg terkenal tinggi akurasinya.. Sehingga dpt melumpuhkan total Arhanud musuh

    Analisa yg begini gak bisa dipahami dek lintah yg telah lumpuh othaknya berganti dng dengkul. Semoga dia bisa lulus dr PAUD….xicixicixicixi

    setuju bung.

Tinggalkan komentar