Tejas Dapatkan 10 Konsesi untuk Segera Gantikan MiG-21

Jakartagreater.com – Pesawat Tempur Ringan (LCA) India yang dibangun didalam negeri, Tejas, menerima sekitar 10 konsesi, yang memungkinkannya untuk mendapatkan izin Final Operational Clearance (FOC) bulan lalu, lansir ThePrint.

FOC diberikan selama Aero India Show di Bengaluru pada bulan Februari, memungkinkan pesawat untuk segera bergabung bersama Angkatan Udara India (IAF). Produksi Tejas selama ini sudah tertunda selama tujuh tahun.

Sumber dari Departemen Pertahanan India mengatakan kepada ThePrint bahwa tangki drop (tangki bahan bakar eksternal) dan konfigurasi senjata lainnya di pesawat tidak dilepas saat dilakukan uji kelelahan badan pesawat yang masih berlangsung.

Ini adalah beberapa dari 10 konsesi yang diberikan kepada Tejas sehubungan dengan izin operasional akhir (FOC).

Jumlah konsesi sangat penting karena jet tempur Tejas sudah lama tertunda bergabung dengan IAF, dengan kekuatan skuadronnya yang semakin menipis. Tejas diharapkan akan menggantikan armada MiG-21 yang menua.

Dalam bahasa industri militer, konsesi adalah persyaratan yang dapat dimasukkan pada tahap selanjutnya dalam pembuatan akhir pesawat jika memungkinkan.

Seorang perwira yang terlibat dalam program Tejas, yang tidak disebutkan namanya mengatakan, konsesi ini tidak termasuk perubahan struktural pada pesawat. Tetapi petugas itu mengatakan bahwa “uji kelelahan badan pesawat sedang berlangsung dan akan memakan waktu”.

Tes kelelahan badan pesawat adalah tes penting untuk menentukan kekuatan pesawat terbang. Ini mencakup menggantung pesawat dengan beban penuh selama beberapa jam.

Juru bicara HAL, Gopal Sutar, mengatakan kepada ThePrint bahwa mengingat eko-sistem manufaktur pertahanan yang kompleks, konsesi adalah norma di industri kedirgantaraan.

Defense Aviation Post

Sharing

Tinggalkan komentar