Khawatir Virus Corona, Kapal Induk USS Harry S. Truman Dilarang Berlabuh

Kapal induk USS Harry S. Truman (CVN 75) dan kapal perang lainnya yang tergabung dalam Harry Strike Carrier Strike Group (HSTCSG), yang baru menyelesaikan latihan Conducting Composite Training Unit Exercise (COMPTUEX) pada 16 Februari 2018 akan tetap berada di Samudera Atlantik, lansir Bussines Insider.

Akibat wabah virus Corona, Angkatan Laut AS telah memutuskan untuk tetap menempatkan armada kapal induk USS Harry S. Truman di laut selama setidaknya tiga minggu dan tidak membawanya pulang, rilis Angkaan Laut AS pada hari Senin.

Kapal induk dan kapal-kapal perang yang mengawalnya akan tetap di Atlantik Barat dan melakukan operasi pemulihan dari virus Corona.

“Dalam menghadapi COVID-19, kita perlu melindungi aset kita yang paling berharga, orang-orang kita, dengan menjaga kapal tetap melaut,” kata Wakil Komandan Armada ke-2 Laksamana Muda Andrew Lewis dalam sebuah pernyataan.

Armada kapal induk Angkatan Laut AS telah menyelesaikan penyebaran terbarunya, tetapi belum pulang karena kekhawatiran akan virus Corona.

Grup armada kapal induk S. Truman baru-baru ini menyelesaikan penyebaran hampir lima bulan ke wilayah operasi Armada ke-5 dan ke-6. Pada satu titik selama penyebaran, USS Harry S. Truman melakukan operasi bersama USS Dwight D. Eisenhower dalam sebuah pesan ke Iran.

Angkatan Laut mengumumkan dalam sebuah pernyataan pada hari Senin bahwa Grup kapal induk akan tetap di laut di Atlantik Barat untuk saat ini daripada kembali ke kampung halamannya di Norfolk, Va.

Angkatan Laut AS mengatakan akan mengevaluasi situasi dan memberi kabar terbaru kepada para pelaut dan keluarganya lagi dalam tiga minggu.

“Kapal induk sedang memasuki periode di mana kapal harus siap untuk merespon dan disebarkan kapan saja,” kata Wakil Laksamana Armada ke-2 Andrew Lewis. “Biasanya kita bisa melakukan itu di sisi lain, tetapi di hadapan COVID-19, kita perlu melindungi aset kita yang paling berharga, orang-orang kita, dengan menjaga kapal tetap melaut.”

Keputusan untuk meninggalkan Grup kapal induk di laut terjadi ketika Angkatan Laut memerangi wabah virus Corona di atas kapal induk USS Theodore Roosevelt di Pasifik. Hampir 600 pelaut di atas kapal itu dinyatakan positif mengidap virus Corona, dan pada hari Senin, seorang pelaut yang dirawat di rumah sakit dan ditempatkan di unit perawatan intensif meninggal dunia.

Pelaut yang meninggal karena komplikasi virus Corona telah ditemukan tidak responsif dalam isolasi segera sebelum dirawat di rumah sakit.

Daripada dikembalikan ke pelabuhan, grup kapal induk Harry S. Truman akan melakukan pemeliharaan berkelanjutan.

“Setelah menyelesaikan penyebaran yang sukses, kami akan sangat senang jika bisa bertemu kembali dengan teman dan keluarga kami,” kata Komandan Carrier Strike Group 8 Laksamana Andrew Loiselle dalam sebuah pernyataan.

Penyebaran armada grup kapal induk terbaru Harry S. Truman dimulai dengan awal yang tidak biasa, karena USS Truman harus memperbaiki terlebih dahulu kerusakan listrik, kapal-kapal perang lain dari armada grup dikerahkan pada bulan September tanpa kapal induk. USS Truman Harry S baru dikerahkan pada November setelah perbaikannya selesai.

Sharing

Tinggalkan komentar