Kesalahan Pilot saat F-16 Jatuhkan Bom di Luar Target

Beberapa bulan lalu pesawat tempur F-16 Angkatan Udara AS yang ditugaskan ke Skuadron Tempur ke-14 secara tidak sengaja meleset, saat menjatuhkan bom GBU-12 inert di Jepang. Angkatan Udara Pasifik telah merilis laporan kecelakaan itu, lansir Alert5.

Badan Investigasi Kecelakaan menemukan bahwa kesalahan terletak pada sang pilot yang menjadi penyebabnya.

Para penyelidik telah menemukan bahwa “ kegagalan komunikasi selama prosedur penembakan senjata, ditambah pilot gagal memilih Sensor Point of Interest yang seharusnya untuk memilih senjata lain yang memandu ke target tersebut. Faktor-faktor yang berkontribusi besar termasuk perhatian yang teralihkan, perubahan cuaca, dan kesalahan teknis penargetan. ”

Pada bulan November 2019, sebuah pesawat tempur F-16 Fighting Falcon AS yang terbang keluar dari Pangkalan Udara Misawa menjatuhkan bom latih seberat 227 kg ke wilayah pedesaan Jepang, rilis Biro Pertahanan Tohoku. Peristiwa itu terjadi pada pukul 6:37 malam, dan tidak ada laporan cedera atau kerusakan.

Bomb, dijelaskan oleh Fighter Wing ke-35 Misawa sebagai “perangkat pelatihan inert” mendarat di area berumput milik warga, sekitar 3 mil dari Draughon Range, sebuah kompleks seluas 1.900 hektar dekat Misawa tempat para pilot Angkatan Udara dan Angkatan Laut berlatih untuk mengalahkan pertahanan udara musuh, yang juga digunakan oleh pilot Angkatan Udara Bela Diri Jepang.

Dampak dari jatuhnya bom palsu itu menciptakan lubang kawah yang dalam, sebagaimana disiarkan oleh kator berita Jepang NHK pada waktu itu.

Biro Pertahanan Tohoku saat itu mendesak Komandan Misawa untuk menyelidiki penyebab insiden itu dan menerapkan langkah-langkah pencegahan agar tidak terjadi lagi insiden serupa.

Sharing

Tinggalkan komentar