18 Taruna Korps Marinir Ikuti Pendidikan Komando

Surabaya, Jakartagreater.com  –  Gubernur Akademi Angkatan Laut (AAL) Laksamana Muda TNI Edi Sucipto melepas 18 Taruna AAL Tingkat lll Angkatan ke-66 untuk mengikuti Latihan Praktek Pendidikan Komando (Lattek Dikko) Marinir 2020 yang digelar Kamis 16-4-2020, di Lapangan Resimen Sambargalang, Kesatrian AAL, Bumimoro, Surabaya, dirilis Situs TNI AL.

Pelepasan Latihan Praktek Pendidikan Komando Marinir yang digelar dengan upacara militer ini, dihadiri Wakil Gubernur AAL Brigjen TNI (Mar) Endi Supardi, Seklem, Komandan Resimen, para Pejabat Utama AAL, pelatih dan pengasuh Lattek Dikko 2020 lainnya.

Menurut Gubernur AAL, Lattek Dikko merupakan salah satu program latihan bagi para Taruna Tingkat lll Korps Marinir yang telah ditetapkan dalam kurikulum pendidikan dan program pelaksanana pendidikan AAL.

Latihan ini lanjut Brigjen TNI (Mar) Endi Supardi, bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan dasar Komando kepada Taruna AAL Tingkat III Korps Marinir Angkatan ke-65 secara perorangan maupun kelompok kecil dalam situasi pertempuran aspek darat, aspek laut dan kondisi khusus.

Menurut Brigjen TNI (Mar) Endi Supardi, selama 77 hari ke depan, 18 Taruna AAL bersama 165 siswa Dikmaba Kodiklatal akan melaksanakan 5 tahapan Dikko mulai dari :

  1. Tahap Dasar Komando.
  2. Tahap Kemampuan dan Ketahanan di Laut.
  3. Tahap Pertempuran Hutan.
  4. Tahap Gerilya Lawan Gerilya.
  5. Tahap Lintas Medan mulai Jambu Banyuwangi hingga Gunungsari Surabaya.

Sementara itu sasaran latihan yang ingin dicapai lanjutnya, Taruna AAL Korps Marinir Angkatan ke-66 diharapkan memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar komando yang tangguh untuk mengatasi berbagai rintangan alam maupun buatan yang dihadapi dalam pertempuran.

Kemudian memiliki keterampilan problem laut dan survival di laut dan darat, memiliki kemampuan teknik dan taktik bertempur satuan kecil di daerah rawa maupun hutan/gunung di bawah kondisi yang tidak menguntungkan.

Selain itu juga memiliki kemampuan dalam menerapkan Taktik Gerilya Lawan Gerilya dan memiliki kemampuan long march atau berjalan jarak jauh disegala medan dan cuaca.

Gubernur AAL juga menekankan anak didiknya untuk dapat mengaplikasikan semua teori yang diterima di kelas. Berlatih dengan semangat, lakukan dengan baik dan penuh disiplin.

“Siapkan mental dan fisik kalian, agar dapat menghadapi berbagai macam kegiatan dan problem latihan. Ditengah mewabahnya Covid-19, saya tekankan tetap disiplin terapkan protokol kesehatan, jaga jarak dalam hubungan tim, peleton dan kompi serta tetap terapkan perilaku hidup sehat,” ujar Gubernur AAL Laksamana Muda TNI Edi Sucipto.

Sharing

Tinggalkan komentar