Berlatih Bongkar Pasang Senjata SS2-V2

Jakartagreater.com – Komandan Lanudal Biak Letkol Laut (T) Moeis Syaifudin merintahkan dua prajuritnya untuk melatih anggota Guskamla Armada III, dalam membongkar pasang senjata, dirilis Situs TNI AL, Jumat 17-4-2020.

Perintah ini turun dalam rangka menyikapi surat permintaan Guskamla Armada III kepada Danlanudal Biak, perihal permohonan dukungan personel untuk memberikan pelatihan bongkar pasang senjata jenis SS2-V2.

Pelatihan bongkar pasang senjata di Mako Guskamla Armada III, diawali dengan pengenalan komponen bagian luar dan dalam senjata jenis SS2-V2 (Senapan Serbu tipe 2 Varian ke-2). Selanjutnya penjelasan fungsi komponen vital bagian dalam serta penjelasan mekanisme kerja senjata saat ditembakkan menggunakan amunisi.

Varian ke-2 dari SS2 memiliki barrel/laras yang lebih pendek (403 mm). Selain itu, varian tersebut memiliki bobot yang lebih ringan dibandingkan dengan pendahulunya, SS1-V1.

SS2-V2 memiliki bobot 3.82 Kg tanpa amunisi dan bobot dengan magazen terisi penuh 4.18 Kg. Keunggulan lainnya, SS2-V2 lebih ringkas dalam mobilitas dan manuver serta handal dalam pertempuran jarak menengah.

Karena varian ini tergolong baru di jajaran TNI AL wilayah Biak,_hanya Lanudal Biak yang memilikinya, sehingga Danlanudal Biak memerintahkan dua prajuritnya mendukung dan memberikan pelatihan bongkar pasang senjata beramunisi kaliber 5.56mm tersebut.

Dalam situasi pandemik Covid-19, pelatihan di bawah pengawasan Paban Komlek Guskamla Armada III, berlangsung dengan tetap mengutamakan keamanan diri dengan menggunakan masker serta memberlakukan Physical Distancing.

Hadir dalam pelatihan Paban Komlek Guskamla Armada III Letkol Laut (E) Setio Hindarto serta seluruh personel Guskamla Armada III. Bertindak selaku pelatih dari Lanudal Biak Serma Saa Tasim dan Koptu Mpu Arie.

Pelatihan dilaksanakan sebagai upaya guna melatih serta membina TNI untuk meningkatkan ketrampilan baik perorangan maupun tingkat satuan guna membentuk prajurit yang profesional dalam mengemban tugas setiap saat di lapangan sesuai dengan Program Kerja Guskamla Armada III Tahun 2020.

Setiap prajurit diwajibkan untuk meningkatkan kemampuannya dalam hal penguasaan senjata. Meskipun berada di wilayah dan situasi aman namun TNI tidak boleh lupa dengan peralatan pendukungnya. Karena senjata bagi TNI merupakan alat yang harus benar-benar dikuasai sampai dengan hal-hal yang mendetail di setiap komponennya.

Sharing

Tinggalkan komentar