Benarkah Myanmar Pembeli Pertama Pesawat Latih Tempur FTC-2000G ? - JakartaGreater

Benarkah Myanmar Pembeli Pertama Pesawat Latih Tempur FTC-2000G ?

Jakartagreater.com – Pesawat latih-tempur FTC-2000G China yang dibuat oleh Guizhou Aircraft Industry Corporation (GAIC) telah mendapatkan pesanan ekspor pertamanya hanya dua tahun setelah jet itu diluncurkan pada tahun 2018 di Zhuhai air show, lansir Defenseworld.

“Butuh waktu kurang dari dua tahun dari penerbangan pertama ke penandatanganan pesanan ekspor pertama,” kata Sekretaris dan Ketua Komite Partai Guifei GAIC, Wang Wenfei di sebuah konferensi pers dengan wartawan lokal pada 16 April.

Menurut Wang Wenfei, pesanan pertama FTC-2000G adalah langkah tercepat yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah pengembangan pesawat militer di industri penerbangan.

Nama negara pelanggan tidak diungkapkan tetapi media berspekulasi bahwa itu kemungkinan adalah dari negara Asia Tenggara, mungkin Myanmar. Sebelumnya versi pesawat latih FTC-2000 telah diekspor ke Sudan pada tahun 2016.

Wang Wenfei menyatakan bahwa awal tahun ini, GAIC memenangkan pesanan ekspor batch pertama pesawat yang akan dikirim dalam beberapa tahap, dengan waktu pengiriman 2 tahun. Namun Wang Wenfei tidak mengungkapkan jumlah pesawat atau harganya.

Konferensi media yang dilakukan merupakan upaya untuk meyakinkan pembeli potensial bahwa perusahaan itu bekerja keras untuk memenuhi pesanannya meskipun ada pandemi COVID-19. Sebuah laporan media lokal mengatakan, meskipun dipengaruhi oleh epidemi virus Corona, tingkat pemulihan perusahaan telah mencapai 100%.

Di pabrik perakitan juga diperlihatkan, para staf dan teknisi bekerja keras untuk merakit bagian-bagian depan badan pesawat, bagian-bagian belakang badan pesawat, dan bagian-bagian sayapnya.

Liu Deyin, Direktur Perakitan Umum dari jalur produksi perakitan komponen mengatakan, “saat ini, perakitan komponen pesawat depan, komponen pesawat belakang, dan komponen sayap sedang diselesaikan.”

Pesawat latih tempur FTC-2000G atau “Mountain Eagle” adalah pesawat latih “serba guna” karena dapat difungsikan juga sebagai pesawat tempur ringan dengan radius tempur yang besar dan kemampuan penetrasi yang kuat, dan dapat melakukan dukungan serangan udara jarak dekat, serangan udara-ke-udara dan misi tempur udara-ke-darat lainnya, ataupun sebagai pesawat pengawal dan patroli udara.

Saat berperan sebagai pesawat latih, FTC-2000G memiliki jangkauan yang luas, efisiensi pelatihan yang baik, keamanan dan keandalan yang tinggi, dan memiliki kemampuan manuver pada kecepatan subsonik dan supersonik, di ketinggian menengah atau rendah yang luar biasa. Pesawat dapat menyelesaikan tugas pelatihan menengah, lanjutan, pertempuran dan konfrontasi taktis.

Selama dua tahun terakhir, para pemimpin militer dari beberapa negara di Asia, Afrika dan negara-negara lain telah datang ke Guifei untuk melakukan penelitian produk teknologi dan uji penerbangan, kata Wang.

4 pemikiran pada “Benarkah Myanmar Pembeli Pertama Pesawat Latih Tempur FTC-2000G ?”

Tinggalkan komentar