Deplu AS Setujui Penjualan Helikopter Serang ke Filipina

Washington, Jakartagreater.com – Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) telah menyetujui penjualan 6 Helikopter serang AH-1Z ke Filipina dalam kesepakatan senilai $ 450 miliar. Badan Kerjasama Keamanan Pertahanan (DSCA) AS mengumumkan dalam siaran pers, Kamis 30-4-2020, dirilis Sputniknews.com.

Rilis pada hari Kamis 30-4-2020 mengatakan bahwa, pemerintah Filipina telah memesan Alutsista kepada Departemen Luar Negeri AS dengan biaya $ 450 juta untuk membeli :

  1. Enam (6) Helikopter serang AH-1Z.
  2. Empat belas (14) mesin T-700 GE 401C (12 terpasang, 2 suku cadang).
  3. Tujuh (7) Sistem Pemosisian Global Tertanam Honeywell / Navigasi Inersia (EGI) dengan Layanan Pemosisian Tepat (PPS) (6 terpasang, 1 cadangan).
  4. Enam (6) Rudal AGM-114 Hellfire II.
  5. Dua puluh enam (26) Sistem Senjata Pembunuh Presisi Canggih (APKWS) semua jenis.

Rilis ini menambahkan bahwa Filipina dapat memilih untuk membeli 6 Helikopter serang AH-64E Apache buatan Boeing dengan perkiraan biaya $ 1,5 miliar, dengan opsi yang juga disetujui oleh Departemen Luar Negeri AS.

DSCA mengatakan dalam rilisnya bahwa pihaknya telah memberi tahu Kongres tentang potensi penjualan. Jika kesepakatan ini diselesaikan, kontraktor utama akan diberikan kepada Bell Helicopter dan General Electric Company.

Sharing

2 pemikiran pada “Deplu AS Setujui Penjualan Helikopter Serang ke Filipina”

  1. Rincian pembeliannya cukup unik. Artinya dr rincian itu, bahwa jika beli heli dr AS maka pembeliannya terurai dlm bentuk item2 yg punya harga tersendiri. Bukan harga langsung komplit per unit lengkap.

Tinggalkan komentar