F-22 Raptor Pamerkan Manuver Herbst

Jakartgreater.com – Ada beberapa pesawat tempur superioritas udara yang mampu melakukan berbagai manuver udara yang luar biasa. Pesawat tempur tersebut mampu melakukan berbagai akrobat udara yang beberapa diantaranya hanya berguna saat adanya pertunjukan udara saja, namun ada juga beberapa akrobat yang bisa berguna saat terjadi dogfight udara yang nyata.

Salah satu akrobat dan manuver yang bisa digunakan saat duel udara nyata adalah manuver J-turn atau Herbst Maneuver.

Manuver Herbst lebih sering dipertontonkan oleh pesawat tempur F-22 Raptor Amerika Serikat, seperti yang dilakukan oleh F-22 demo team yang menampilkan kekuatan yang luar biasa dari Raptor di atas pangkalan Angkatan Udara Langley.

Herbst Maneuver pertama kali dilakukan oleh pilot uji Jerman Karl-Heinz Lang pada tahun 1993. Pada dasarnya hampir mirip dengan Cobra Pugachev, namun dengan sedikit putaran.

Jika Cobra Pugachev menarik hidung pesawat ke atas dan mematuk maju lagi kedepan, Herbst Maneuver justru memutar pesawat sedikit sementara hidungnya diangkat ke langit, sehingga ketika hidung kembali turun, pesawat sudah berputar dan menghadap ke arah yang berbeda.

Manuver Herbst memungkinkan seorang pilot untuk memutar pesawat kembali pada sudut serangan yang sangat tinggi dengan tetap menggunakan energi yang besar dan kecepatan tinggi, yang bisa berguna dalam pertempuran udara yang sebenarnya.(JKGR)

Sharing

17 pemikiran pada “F-22 Raptor Pamerkan Manuver Herbst”

  1. Ahhh..biasa aja manuvernya. Jika hrs adu manuver dng SU-35 atau SU-57, bakal keteteran nih F-22. Karena manuver F-22 tdk ada hal yg istimewa ketimbang manuver yg dibuat oleh SU-35 maupun SU-57 yg sangat mengancam lawannya. Dan sangat menggentarkan musuh.

  2. @Gladis
    ah terlalu percaya iklan Rusia Letoy ini, emang ada link atau video gk s400 nembak jatuh pesawat musuh, minimal generasi ke 4 lah ?,

    setahuku hanya buat pajangan dan pameran aja di suriah

  3. Presentase kebehasilan patriot lebih baik dari pada s300/400 yg belum pernah nembak Sama sekali bro, dan lagi Indonesia di tahun 60 lebih parah lagi, hampir semua Alutsista buatan Soviet/Rusia jadi besi tua, karena di embargo Soviet,

    Terima kasih jenderal Soeharto, karena menyelamatkan kami dari ideologi fans boy Rusia yg komunis, sehingga kami di generasi sekarang, bebas beragama, dan di era reformasi lebih bebas lagi, bisa sosmed, bisa mengutarakan pendapat dan coment sesukanya, coba kalau dulu ideologi komunis Rusia yg menang, entah jadi apa kami ini, xixixixixixiixixix

  4. Ya wajar diembargo, moso negara yg udah jd pengkhinat karena menyerahkan mig21 ke asu gk ada sanksinya’ lha asu dan antek2nya mengembargo indonesia dan merusak ekonomi indonesia karena asu ingin indonesia tetep lemah dan bodoh,,,maindset ente dah rusak dibodoh bodohin asu dan antek2nya :D :D

  5. Sedari dulu Si amerika itu tidak ingin Indonesia maju dan itu pasti.dan selalu ingin Indonesia itu lemah.asu.australia.belanda sama saja.
    Suharto menjual kekayaan alam bumi kita di Papua smpai detik ini jg masih berlangsung.kayak gitu loh membanggakan si Amerika .
    Otak soak dan sok paling pintar.
    Ingat bung jasmerah.kalau ga ada president pertama kita yg beli alutsista dari unisoviet mngkn saat ini Indonesia masih di jajah Belanda dgn bantuan anjir sekutu.

  6. @situngkir @rusia letoy
    Ah fans boy Rusia pakai standar ganda, coba analoginya di balik, emang Rusia pengen Indonesia maju ?,
    Alesan apalagi ini, coba di kita amati dengan seksama, emang Rusia ngasih TOT apa ke Indonesia setelah kita beli alutsistanya ?, Mau alesan kita beli ketengan ?, Kwkwkkw
    India yg beli banyak aja, gk dapat tot sesuai dengan keinginannya,

    Senapan serbu aja tot dari blok barat dengan standart nato, pembuatan/perakitan kapal selam juga blok barat, terus Rusia ngasih apa ke kita, walaupun tahun 60 an kita beli dalam jumlah banyak, ingat kita beli Lo, bukan di kasih, heran gua dengan fan boy Rusia, seolah2 Rusia membantu Indonesia merdeka, gila bener imajinasinya

    Indonesia merdeka atas perjuangan pejuang kita dan bantuan Amerika secara tidak langsung,
    Tanpa Amerika mungkin Indonesia gk akan merdeka, yg nyuruh Belanda menyerahkan irian, itu Amerika bukan komunis Rusia, bantuan Marshal plan yg di gunakan Belanda utk militer terancam di bekukan, makanya Belanda menyerah,
    Hampir semua negara penjajah eropa seperti Inggris, Belanda dan perancis, harus melakukan dekolonisasi, agar dapat bantuan Marshall plan,

    Terkait embargo, mau alesan apapun embargo tetaplah embargo, selama belum bisa buat mandiri ancaman embargo masih mungkin di berlakukan termasuk RUSIA.

  7. @situngkir @rusia letoy
    Ah fans boy Rusia pakai standar ganda, coba analoginya di balik, emang Rusia pengen Indonesia maju ?,
    Alesan apalagi ini, coba di kita amati dengan seksama, emang Rusia ngasih TOT apa ke Indonesia setelah kita beli alutsistanya ?, Mau alesan kita beli ketengan ?, Kwkwkkw
    India yg beli banyak aja, gk dapat tot sesuai dengan keinginannya,

    Senapan serbu aja tot dari blok barat dengan standart nato, pembuatan/perakitan kapal selam juga blok barat, terus Rusia ngasih apa ke kita, walaupun tahun 60 an kita beli dalam jumlah banyak, ingat kita beli Lo, bukan di kasih, heran gua dengan fan boy Rusia, seolah2 Rusia membantu Indonesia merdeka, gila bener imajinasinya

    Indonesia merdeka atas perjuangan pejuang kita dan bantuan Amerika secara tidak langsung,
    Tanpa Amerika mungkin Indonesia gk akan merdeka, yg nyuruh Belanda menyerahkan irian, itu Amerika bukan komunis Rusia, bantuan Marshal plan yg di gunakan Belanda utk militer terancam di bekukan, makanya Belanda menyerah,
    Hampir semua negara penjajah eropa seperti Inggris, Belanda dan perancis, harus melakukan dekolonisasi, agar dapat bantuan Marshall plan,

    Terkait embargo, mau alesan apapun embargo tetaplah embargo, selama belum bisa buat mandiri ancaman embargo masih mungkin di berlakukan termasuk RUSIA.

  8. @bank letoy
    Kwkwmkwk, akhirnya bocah tua nakal yg otaknya di dengkul keluar, kwkwkkwkw
    Kalau di disini halunya luar biasa, kalau indomiliter mingkem, dan gk banyak bicara, soalnya banyak Rusia Halu di sini,

  9. Hajar terus kir….tungkir…jng kasih kendor kir…tungkir. Bikin dia nyungsep kir…tungkir. Aku pasti dukung kamu kir…tungkir.
    Dia Itu cuma anak lulusan PAUD yg mikir pake dengkul kir….tungkir…..xicixicixicixi

Tinggalkan komentar