Kapal Selam Suffren Barracuda Uji Penyelaman Pertama - JakartaGreater

Kapal Selam Suffren Barracuda Uji Penyelaman Pertama

Jakartagreater.com – Prototipe kapal selam “Suffren” type Barracuda, melakukan penyelaman pertamanya sebagai bagian dari fase uji berikutnya, hal ini dinyatakan oleh Menteri Pertahanan Prancis Florence Parly, lansir Defense24.

Menurut informasi dari Kementerian Pertahanan Prancis, “Suffren” menyelesaikan penyelaman pertamanya pada 28 April, setelah meninggalkan pangkalan angkatan laut di Cherbourg. Penyelaman ini adalah bagian dari program uji coba kelautan yang dilakukan di bawah pengawasan Directorate General for Armaments – DGA (Direction générale de l’armement), yang akan berlangsung selama beberapa bulan ke depan, untuk menilai kemampuannya sebelum diserahkan ke Angkatan Laut Prancis (Marine nationale).

Tugas ini harus dilakukan dengan sangat akurat, karena “Suffren” adalah yang pertama dari enam kapal selam Barracuda, yang diproduksi oleh Naval Grup. Meski ada kesulitan akibat pembatasan yang terjadi akibat adanya ancaman epidemi COVID-19. Prancis tidak ingin mengulangi situasi seperti yang dialami awak kapal induk Charles de Gaulle, di mana sebagian besar personel telah dipastikan menderita infeksi virus Corona.

Untuk tujuan ini, persyaratan khusus telah diberlakukan sejak 16 Maret untuk menjamin kelangsungan bisnis fasilitas pembuatan kapal di Cherbourg dan program Barracuda. Seperti keharusan semua personil untuk menjalani karantina dan pengujian dari virus COVID-19. Personel juga wajib mengenakan masker dan secara ketat mematuhi aturan kebersihan dan desinfeksi.

Pada kesempatan ini, Prancis menyatakan pentingnya kapal selam nuklir menjalani berbagai tes dan uji kemampuan, dan harus mampu melakukan beragam misi. Pertama- kapal selam itu harus “kuat, tahan lama dan mandiri”. Kapal selam harus dapat melakukan berbagai tugas: dari detterent nuklir (berkat kemampuan jangkauam rudal balistik hingga 1000 km), melindungi armada kapal perang (termasuk kapal induk), pengumpulan data intelijen, mengangkut pasukan khusus, dan kemampuan melakukan serangan permukaan dan bawah air.

Enam Barracuda yang dipesan nantinya akan menggantikan enam kapal selam bertenaga nuklir Robis yang saat ini digunakan oleh Prancis. Unit-unit kapal selam ini diperkenalkan dari tahun 1983 hingga 1993, dan sudah menjalani modernisasi menyeluruh, yang berarti kapal selam masih bisa beroperasi penuh.

Penyelaman “Suffren” adalah sinyal bahwa program Barracuda berjalan dengan lancar. Kapal selam ini diluncurkan pada 12 Juli 2019 (di hadapan Presiden Prancis Emmanuel Macron). Dalam waktu delapan bulan, spesialis dari Naval Grup berhasil melaksanakan seluruh program pengujian pembuatan kapal selam, pengujian darat terhadap sistem tempur selesai pada akhir tahun 2019, dan bahan bakar nuklir dimuat ke dalam reaktor dan diluncurkan. Sehingga pada Januari 2020 dilakukan pemeriksaan uji tes tahan air pertama.

Saat ini uji coba laut yang diluncurkan telah dimulai di Selat Inggris, tetapi akan dipindahkan kemudian ke Atlantik dan Mediterania. Selain kru dan spesialis dari Naval Grup, komite penerima juga termasuk perwakilan dari komando Marine Nationale, DGA, Energi Atom Prancis dan Atomic Energy and Alternative Energies Commission (CEA) Prancis dan TechnicAtome.

Namun, pemilik resmi kapal selam masih Naval Grup. Namun, pabrikan tunduk pada Angkatan Laut Prancis ketika mendapat perintah operasional. Pada gilirannya, Direktorat DGA bertanggung jawab untuk pengujian, proses penerimaan dan serah terima kapal selam ke Marine Nationale yang akan dilakukan pada akhir tahun ini.

3 pemikiran pada “Kapal Selam Suffren Barracuda Uji Penyelaman Pertama”

  1. Sasaran empuk kasel kilo terbaru Rusia.
    Kapal selam “Suffren” type Barracuda bakal dienyak-enyakan spt keset dan dibuat berkeping-keping remuk kayak rempeyek garing oleh Kasel Kilo terbaru Rusia sang Black Hole yg Stroongg Bingiiittt.

  2. Kasel kilo terbaru Rusia itu memang Stroong Bingiiit. Bahkan kasel baratpun dibuat tercirit birit kalo dikejar Kasel Kilo si Blackhole. Julukannya aja yg ngasi militer barat. Itu menandakan ketakuatan yg luar biasa dr pihak barat terhadap.Kasel Rusia……xicixicixicixi

    Kalo ente bukan cuma komennya yg nyampah. Orangnya pun = Sampah ……..xicixicixicixi

Tinggalkan komentar