China Upgrade Destroyer Tua dengan Rudal ‘Carrier Killer’ YJ-12

Jakartagreater.com – Angkatan Laut Cina sedang membangun sejumlah besar kapal perang modern. Fregat baru, kapal perusak, kapal penjelajah dan kapal induk yang akan menjadi ujung tombak Angkatan Laut terbesar di dunia. Tapi bersembunyi di balik program pembuatan kapal perang secara besar-besaran, ada kekuatan lain dari kemampuan peperangan kapal permukaan Angkatan Laut Cina, yakni meningkatkan kapal perang tua dengan senjata baru, lansir Forbes.

Upgrade persenjataan pada kapal perang tua ini kurang banyak dilaporkan daripada kapal perang baru yang mengesankan, tetapi kapal perang lawas itu merupakan faktor penting dalam daya tembak keseluruhan Angkatan Laut Tiongkok.

Kapal perang pertama yang dipastikan dilengkapi dengan rudal anti-kapal supersonik YJ-12, yang dijuluki “Carrier Killer” di beberapa kalangan, adalah kapal perang yang lebih tua.

Destroyer Type-051B, Shenzhen milik People’s Liberation Army Navy atau PLAN, memasuki layanan 20 tahun yang lalu. Kini terlihat sudah dilengkapi dengan 16 rudal supersonik YJ-12. Sebelumnya destroyer membawa rudal YJ-83, yang mirip dengan rudal Harpoon Angkatan Laut AS. Meski berjumlah kecil, YJ-12 adalah rudal yang jauh lebih baru daripada YJ-83. Kemampuan sea-skimming YJ-83 memang memberikan jangkauan yang mengesankan dan masih dianggap sebagai rudal yang efektif, tetapi tidak memiliki dampak strategis daripada rudal YJ-12.

Kecepatan dan jarak jauh YJ-12 membuatnya sangat sulit untuk dihadang. Berondongan empat rudal sekaligus, atau bahkan 16, dapat menimbulkan ancaman yang besar bahkan untuk sistem pertahanan udara yang paling canggih. Dan dengan hulu ledak besar, rudal berpotensi menghancurkan, bahkan untuk kapal perang besar seperti kapal induk.

Keakuratan data rudal YJ-12 masih belum diketahui, tetapi kemungkinan memiliki kecepatan maksimum hingga 4 kali kecepatan suara, atau Mach 4, dengan jangkauan sekitar 250-350 km dan membawa hulu ledak sekitar 450 kg. Hulu ledak ini sekitar 3 kali lebih besar dari rudal NSM (Naval Strike Missile) yang kemungkinan akan melengkapi fregat baru Angkatan Laut AS. Missile Defense Advocacy Alliance (MDAA) menyatakan rudal dapat membawa hulu ledak nuklir 700 kiloton.

Awalnya YJ-12 hanya dapat diluncurkan dari udara, yang dibawa oleh pembom dan pesawat tempur berat. Kemudian pada November 2018, Cina memproduksi versi peluncuran dari permukaan. Kini, kapal perusak tua sudah dilengkapi dengan rudal YJ-12. Ini sangat meningkatkan kekuatannya dalam skenario konflik bersama kapal perang baru.

Seperti halnya destroyer Shenzhen, rudal itu tampaknya dipasang kembali ke kapal perusak Sovremenny class PLAN. Sovremenny adalah desain Rusia, yang diimpor pada 1990-an ketika Cina meningkatkan kemampuan pertahanannya dengan teknologi Rusia. Meskipun Sovremenny memiliki ukuran yang sama dengan Shenzhen, kapal yang di upgrade hanya akan membawa 6 rudal YJ-12.

Kapal perang lain yang mungkin mendapatkan rudal baru adalah dua kapal Luyang-I class Type-052, yang sebelumnya membawa 16 rudal YJ-83 yang lebih tua.

Upgrade pada kapal perang modern generasi pertama Tiongkok tidak terlalu terkenal dibandingkan dengan kapal perang baru. Dan secara individu kapal-kapal tua ini tidak mungkin mampu seperti kapal perang yang lebih baru dan lebih besar, tetapi kapal perang lawas yang dilengkapi rudal YJ-12 mengubah gambaran keseluruhan. Berbekal rudal baru ini, kapal perang tua akan terus dapat melakukan pukulan keras.

Sharing

Satu pemikiran pada “China Upgrade Destroyer Tua dengan Rudal ‘Carrier Killer’ YJ-12”

  1. Dihantam salvo rudal YJ-12, jngkan destroyer Alex Burket bahkan kapal induk AS pun akan jd berkeping2 bersama aset pespurnya, dan bakal jd rumpon abadi penghuni dasar laut China selatan……xicixicixicixi

Tinggalkan komentar