Helikopter Mi-35M Rusia Alami Kecelakaan

Jakartagreater.com – Helikopter serbu Mi-35M Rusia mengalami insiden kecelakaan di kota Jankoj, Krimea. Helikopter saat itu sedang dalam penerbangan pelatihan rutin. Rusia menyatakan peristiwa itu sebagai “pendaratan keras”, namun, ada yang menyatakannya sebagai “jatuh saat pendaratan darurat”. Akibat peristiwa ini satu anggota awak terbunuh dan dua lainnya menderita cedera serius, lansir Defense24.

Kecelakaan itu terjadi pada 7 Mei 2020 di sore hari. Menurut informasi televisi lokal Krym24, Mi-35mungkin mengalami masalah teknis. Menurut rekaman televisi, Mi-35M mengalami kesulitan saat mengendalikan dan menjaga ketinggian. Helikopter melakukan manuver yang tidak biasa pada ketinggian beberapa puluh meter di dekat bangunan tempat tinggal di pinggiran kota.

Pernyataan resmi Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan bahwa selama “pendaratan keras”, helikopter mengalami kerusakan dan salah satu anggota awak tewas. Korban yang tewas adalah kru penembak. Dua anggota kru lainnya terluka parah dan dikirim ke rumah sakit militer.

Menurut informasi tidak resmi yang dikutip oleh kantor-kantor berita Rusia, kerusakan pada helikopter Mi-35M akibat kecelakaan itu begitu serius sehingga sangat sulit untuk diperbaiki. Ini menunjukkan kecelakaan yang serius di lapangan. Mungkin karena kegagalan sistem kontrol atau transmisi daya ke rotor ekor, dan tidak bisa di kontrol oleh pilot yang diperlihatkan oleh rekaman.

Helikopter Mi-35M mulai memperkuat angkatan bersenjata Rusia pada tahun 2012 dan merupakan modernisasi mendalam dari helikopter Mi-24 yang terkenal. Mi-35M bukan terbuat dari rekonstruksi helikopter yang lebih tua tetapi dibangun dari awal. Pengguna pertama Mi-35M varian ekspor adalah Venezuela.

Mi-35M menggunakan mesin, rotor dan baling-baling belakang serta gearbox utama dari Mi-28N. Sasis lipat diganti dengan sasis permanen dan sayap yang lebih pendek. Mi-35M menggunakan sistem vionik modern dan sistem optoelektronik, menggantikan jendela bidik analog yang digunakan pada Mi-24. Di bawah sayap yang pendek, digantungkan bom dan roket, rudal berpandu anti-tank Ataka dan rudal anti-pesawat Igla. Dibagian depan ditempatkan meriam 2 laras GSz-23W kaliber 23 mm menggantikan senapan mesin 12.7 mm.

3 pemikiran pada “Helikopter Mi-35M Rusia Alami Kecelakaan”

Tinggalkan komentar