Insiden Latihan Militer, Kapal Perang Iran Meledak

Jakartagreater.com – Angkatan Laut Republik Islam Iran mengkonfirmasi pada hari Senin, 11/05/2020 bahwa 19 prajurit mati syahid dan 15 lainnya terluka dalam sebuah insiden yang melibatkan kapal militer di perairan selatan negara itu, dirilis Tasnimnews.com.

Departemen Hubungan Masyarakat Angkatan Laut Iran mengumumkan dalam sebuah pernyataan bahwa insiden yang melibatkan kapal logistik ringan ‘Konarak’ terjadi pada Minggu malam, 10 Mei 2020, ketika sejumlah kapal Angkatan Laut Iran melakukan latihan di lepas pantai Jask dan Chabahar di sebelah tenggara Iran.

Menyusul peristiwa itu, tim penyelamat angkatan laut segera dikerahkan ke tempat kejadian, menurunkan korban luka-luka dan jenazah, dan membawa para prajurit yang terluka ke pusat-pusat medis.

Kapal Konarak telah ditarik ke dermaga angkatan laut di wilayah itu untuk penyelidikan teknis, katanya.

Angkatan Laut juga telah menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para martir, memuji moral angkatan laut dan kesiapan militer, dan telah menggarisbawahi bahwa spekulasi tentang insiden itu akan diberhentikan sampai tim ahli di lokasi kecelakaan melakukan penyelidikan terperinci.

Dugaan sementara, peristiwa itu terjadi akibat serangan yang salah arah dalam latihan sejumlah kapal perang Iran.

Menurut sumber-sumber tidak resmi Iran, pada 10 Mei 2020 selama latihan penembakan rudal yang dilakukan Angkatan Laut Iran, sebuah rudal anti-kapal yang diluncurkan dari fregat Jamaran Iran (nomor lambung “76”) menghantam kapal rudal Iran A 1403 Konarak (Konarak, Hendijan-class support vessel). Ledakan rudal yang menghantam kapal Konarak (A1403) yang mengakibatkan 19 anggota awak Konarak terbunuh, lansir Livejournal BMPD.

Menurut laporan Iran, Konarak saat itu bertugas mengarahkan kapal target untuk penembakan roket, dan tampaknya tidak punya waktu untuk menjauh pada jarak yang cukup aman dari target, saat terekspos oleh rudal anti-kapal yang diluncurkan dari fregat Jamaran (kemungkinan rudal Noor – salinan Iran dari rudal Tiongkok C-802). Akibatnya, sistem bimbingan radar aktif mengarahkan rudal ke korvet Konarak sebagai target karena paparan radar yang lebih besar dan menghantamnya.

Jamaran adalah fregat terkemuka buatan Iran di bawah program Moudge yang mulai beroperasi pada tahun 2010, yang sebenarnya merupakan salinan fregat Iran dari jenis Alvand (Saam) konstruksi proyek Inggris dari awal tahun 1970-an, Vosper Mk 5.

Konarak adalah salah satu dari 12 yang dibangun oleh galangan kapal Belanda Damen Shipyards Group (delapan unit) atau di bawah lisensi di Iran di Bandar Abbas (empat) dari 1985 hingga 1993 di bawah proyek MIG-S-4700-SC (tipe Bakhtaran, alias Hendijan), yang merupakan kapal kecil untuk mengirim personel dan kargo ke anjungan minyak lepas pantai dengan total berat 650 ton, panjang 47 m, kecepatan 21 knot dan kapasitas 90 penumpang, 40 ton kargo dan 95 meter kubik bahan bakar.

Semua kapal kemudian menjadi bagian dari Angkatan Laut Iran, dan digunakan sebagai unit pengawal dan tambahan. Pada akhir 2000-an, tiga dari korvet (Kalat, Sirik, Genaveh) dikonversi menjadi kapal-kapal rudal besar dengan pemasangan empat peluncur rudal anti-kapal C-802 atau Noor, dan pada 2018 Konarak mendapat peremajaan dengan peralatan yang sama, dan ditugaskan kembali ke Armada Iran dalam tampilan baru pada Oktober 2018.

Tim ahli Angkatan Laut Iran sedang berada di lokasi kecelakaan untuk melakukan penyelidikan terperinci, agar mengetahui penyebab pasti kecelakaan kapal.

Sharing

3 pemikiran pada “Insiden Latihan Militer, Kapal Perang Iran Meledak”

  1. Sepertinya ada yg salah dgn rudal atau operator yg menggunakan rudal iran sblmnya rudal iran secara tdk sengaja menembak jatuh pesawat sipil milik ukraina sekarang rudal iran malah menyasar kapal perang sendiri.hal2 spt ini pastinya jd bahan tertawaan pihak barat.

Tinggalkan komentar