India Hentikan Monopoli Pemerintah di Sektor Strategis

New Delhi, Jakartagreater.com    –   Menteri Keuangan India Nirmala Sitharaman meluncurkan 3 porsi budget dalam sepekan ini, setelah Perdana Menteri Narendra Modi mengumumkan paket stimulus ekonomi senilai $ 266 miliar. Langkah-langkah ini bertujuan membantu ekonomi pulih dari pandemi COVID-19, dirilis Sputniknews.com, Sabtu 16-5-2020..

Menteri Keuangan India Nirmala Sitharaman mengumumkan reformasi besar di sektor strategis negara dan memberikan akses kepada pemain swasta untuk menggarap sektor-sektor seperti batu bara, produksi pertahanan, dan ruang angkasa, sambil merinci bagian keempat stimulus ekonomi menghadapi COVID-19.

Produksi Pertahanan.

Batas investasi asing langsung dalam pembuatan pertahanan telah ditingkatkan dari 49 % menjadi 74 % untuk untuk mendorong “Make in India” dalam produksi pertahanan. Sejak 2015, pemerintah India telah berupaya menarik investasi asing di sektor pertahanan melalui berbagai cara tetapi data menunjukkan bahwa hanya $ 2 juta yang diterima tahun lalu.

Pemerintah India juga telah memutuskan untuk membatasi tagihan impor peralatan pertahanan. Sitharaman mengatakan bahwa pemerintah akan mengeluarkan daftar senjata/platform untuk larangan impor yang dilengkapi timeline (batas waktu). Pihak berwenang juga akan merilis ketentuan anggaran terpisah untuk modal domestik.

Sektor Batubara

Nirmala Sitharaman menyatakan bahwa pihak berwenang akan mengizinkan penambangan komersial di sektor batu bara negara itu, meninggalkan monopoli pemerintah federal di lapangan. Pemerintah akan memasukkan mekanisme pembagian pendapatan untuk mendorong sektor swasta dan memastikan transparansi.

“India memiliki tambang batu bara terbesar ke-3, tetapi negara itu masih mengimpornya. Regulasi diperlukan ketika ada kekurangan. Kami telah mengurangi sektor ini dengan mengaturnya, dan mencegahnya memproduksi apa yang diperlukan oleh industri”, kata Menteri Keuangan Nirmala Sitharaman.

Tambang batubara sekarang akan dilelang dan Rs. 50.000 crore ($ 6,6 miliar) akan diinvestasikan oleh pemerintah untuk membangun fasilitas evakuasi setelah batubara ditambang.

Privatisasi Sektor Luar Angkasa.

Menghargai kinerja dari Indian Space Research Organisation (ISRO)’ di sektor luar angkasa, menteri menyatakan bahwa partisipasi sektor swasta diperlukan untuk perjalanan luar angkasa negara itu. Menambahkan, pemerintah akan menyediakan lapangan yang setara untuk investor swasta di satelit, peluncuran dan layanan berbasis ruang angkasa.

Mereka juga akan diizinkan untuk menggunakan fasilitas ISRO dan aset terkait lainnya untuk meningkatkan kemampuan mereka. Proyek masa depan untuk eksplorasi planet juga akan terbuka untuk sektor swasta.

Tinggalkan komentar