Kesepakatan Rudal Brahmos Filipina - India Diharapkan Tandatangani Tahun 2020 - JakartaGreater

Kesepakatan Rudal Brahmos Filipina – India Diharapkan Tandatangani Tahun 2020

Jakartagreater.com – India dan Filipina sedang dalam pembicaraan untuk pembelian sejumlah platform pertahanan dari India termasuk rudal Brahmos, kata Duta Besar India untuk Filipina Jaideep Majumdar, lansir Livemint.

Menurut Majumdar, sedang ada diskusi tentang berbagai sistem senjata antara India dan Filipina,dan apabila memungkinkan, komite bersama akusisi logistik pertahanan akan bertemu membahas hal tersebut.

Filipina dan India telah melakukan pembicaraan negosiasi harga untuk rudal jelajah BrahMos yang dikembangkan bersama oleh India dan Rusia, dengan tujuan untuk menyelesaikan kesepakatan pada tahun 2020, kata dua orang sumber yang mengetahui masalah itu.

Filipina adalah salah satu di antara beberapa negara di Asia Tenggara, termasuk Thailand, Indonesia dan Vietnam yang telah menunjukkan minat untuk membeli versi rudal jelajah supersonik darat dan laut.

Faktor harga pada rudal Brahmos ini merupakan pemikat utama dalam keputusan Manila untuk melengkapi pasukan Based Missile System Battery pertama Angkatan Darat Filipina, yang diaktifkan pada Oktober, kata sebuah sumber.

Meskipun India telah menawarkan kredit senilai US$ 100 juta kepada Filipina untuk pembelian perlatan pertahanan, Manila sedang menjajaki opsi untuk memperoleh sistem BrahMos dengan dana sendiri yang akan dialokasikan dalam anggaran berikutnya.

Dalam beberapa tahun terakhir, Filipina telah mencapai beberapa kesepakatan dengan India untuk barang-barang pelindung pribadi atau perlengkapan anti peluru dan lempengan lapis baja untuk kendaraan militer. Sebuah perusahaan India juga telah mengajukan penawaran untuk tender Filipina baru-baru ini untuk peralatan anti peluru.

Selama kunjungan Perdana Menteri Narendra Modi ke Filipina pada tahun 2017, India dan Filipina telah menandatangani MoU tentang industri pertahanan dan kerja sama logistik dan berkoordinasi dalam dukungan dan layanan, pengembangan, produksi dan pengadaan peralatan pertahanan.

India juga menjajaki kemungkinan menjual BrahMos ke Indonesia, dan sebuah tim dari perusahaan patungan India-Rusia telah mengunjungi galangan kapal yang dikelola pemerintah untuk menilai pemasangan rudal pada kapal perang Indonesia. India juga telah mengadakan pembicaraan dengan Vietnam untuk penjualan rudal BrahMos.

Angkatan Laut India meresmikan penggunaan rudal Brahmos di kapal perang pada tahun 2005, sedangkan Angkatan Darat mulai melantik BrahMos dari tahun 2007 setelah melakukan serangkaian tes dan pengujian.

3 pemikiran pada “Kesepakatan Rudal Brahmos Filipina – India Diharapkan Tandatangani Tahun 2020”

Tinggalkan komentar