Italia Ingin Membangun Kapal Selam Secara Mandiri - JakartaGreater

Italia Ingin Membangun Kapal Selam Secara Mandiri

Jakartagreater.com – Italia ingin membangun sendiri desain kapal selam modern secara mandiri. Saat ini tulang punggung armada kapal selam Angkatan Laut Italia (Marina Militare) adalah empat kapal selam Type-212A, yang dilengkapi dengan sel bahan bakar Air Independent Propulsion (AIP), yang menjadikannya salah satu kapal selam paling senyap di dunia, lansir Forbes.

Namun Type-212A dikenal sebagai kapal selam desain Jerman, bukan Italia, dan Italia ingin membangun kapal selam Near Future Submarine (NFS). Dalam banyak hal NFS akan mengembalikan tradisi kebanggaan desain kapal selam Italia yang sangat independen.

NFS akan menjadi pengembangan langsung dari Type-212A. Meskipun basic Type-212A sebagian besar adalah desain Jerman, namun Italia adalah mitra dalam program ini. Dalam kolaborasi pertahanan tahun 90-an pasca-Perang Dingin, Jerman membangun enam kapal selam dan Italia empat kapal selam. Italia membangun secara lokal oleh Fincantieri dan menggabungkan beberapa sistem lokal. Secara khusus kapal selam Italia dipersenjatai dengan torpedo A184 Mod.3 Whitehead dan torpedo kelas berat Black Shark yang lebih baru, dan kapal selam juga dilengkapi berbagai peralatan pasukan khusus yang unik.

Kapal selam desain NFS akan menambahkan sedikit panjang kapal selam untuk mengakomodasi menara pengumpul intelijen baru. Perbaikan ini adalah mirip dengan batch kedua Type-212A Jerman, tetapi kapal selam NFS akan menggunakan sistem Italia.

Lebih penting lagi, Kapal selam NFS akan menggabungkan baterai lithium-ion Italia yang dikembangkan sebagai pengganti baterai lead-acid. Penggunaan baterai lithium-ion menjadikan NFS adalah kapal selam Barat pertama yang menggunakan teknologi ini.

Saat ini hanya kapal selam Jepang yang menggunakan teknologi baterai lithium-ion, meskipun Korea Selatan dan mungkin Cina akan segera mengikutinya.

Baterai lithium-ion menjanjikan kapasitas yang lebih besar saat melakukan penyelaman bawah air yang lebih lama. Digabungkan dengan sistem propulsi AIP, ini akan membuat kapal selam NFS lebih siluman.

Meskipun sebelumnya ada rumor Italia akan bergabung dengan Jerman dan Norwegia untuk membangun kapal selam Type 212 versi ’Common Design’, namun Italia lebih berminat menciptakan kapal selam sendiri. Angkatan Laut Italia menyatakan tidak akan lagi bekerjasama dengan negara lain karena “nilai strategis tinggi dari sistem dan teknologi serta kemampuan perlindungan industri nasional.”

Ini akan menjadi langkah kecil untuk kembali ke tradisi desain kapal selam asli Italia yang dibanggakan. Angkatan Laut Italia adalah penggerak awal peperangan dengan kapal selam, yang menugaskan kapal selam Delfino pada tahun 1895.

Delfino adalah kapal selam pelopor, lebih dulu lahir daripada kapal selam modern pertama Amerika Serikat – USS Holland yang terkenal. Dan tidak seperti kapal selam awal di banyak negara lain, Delfino cukup bagus sehingga bisa dioperasikan selama bertahun-tahun.

Selama Perang Dunia Pertama, Italia adalah pengekspor kapal selam, dan memiliki desain yang sangat independen saat dalam Perang Dunia II. Ada jeda pembagunan kapal selam setelah Perang Dunia II, tetapi kembali melanjutkan produksinya pada tahun 1960-an, dan kapal selam NFS dapat membuka jalan menuju kebangkitan kembali pembangunan kapal selam Italia.

Tinggalkan komentar