Rusia Memulai Pembangunan Bomber Siluman PAK DA

Moskow, Jakartagreater.com – Rusia telah memulai konstruksi pembangunan pembom siluman strategis pertamanya dalam program Perspective Aviation Complex for Long-Range Aviation (PAK DA), juga dikenal sebagai ‘Product 80’ dan ‘Courier’, kata sebuah sumber di kompleks industri militer kepada TASS.

“Produksi elemen badan pesawat akan ditangani oleh salah satu pabrik United Aircraft Corporation (UAC), pengerjaan dokumentasi desain kerja sudah lengkap, pengiriman bahan juga telah dimulai,” kata sumber itu.

Sumber lain mengatakan kepada TASS bahwa pembangunan kokpit pesawat sudah berlangsung.

“Perakitan akhir seluruh pesawat harus selesai pada tahun 2021,” katanya.

Layanan pers Biro Desain Tupolev tidak memberikan komentar dari pembangunan bomber PAK DA pertama.

Pada bulan Desember 2019, Wakil Menteri Pertahanan Alexey Krivoruchko mengatakan kepada surat kabar Krasnaya Zvezda bahwa rancangan proyek pesawat telah disetujui dan Biro Desain Tupolev memulai pengembangan dokumentasi desain kerja, memulai pembuatan bagian dan elemen dari pesawat uji PAK DA. Pada bulan Februari 2020, Krivoruchko mengumumkan bahwa mesin pertama untuk pesawat akan mulai uji coba pada tahun ini.

Diketahui bahwa PAK DA dirancang menggunakan skema desain flying wing. Bomber ini akan menampilkan teknologi dan material yang mengurangi radar visibility (teknologi siluman). Pesawat berkecepatan subsonik, dan akan mampu membawa rudal jelajah saat ini dan rudal masa depan, bom presisi dan senjata hipersonik, selain itu juga akan dilengkapi dengan peralatan komunikasi dan sistem jammer terbaru.

Sharing

76 pemikiran pada “Rusia Memulai Pembangunan Bomber Siluman PAK DA”

  1. ” Pesawat berkecepatan subsonik, dan akan mampu membawa rudal jelajah saat ini dan rudal masa depan, bom presisi dan senjata hipersonik, selain itu juga akan dilengkapi dengan peralatan komunikasi dan sistem jammer terbaru.”
    ———————————————————-

    Dek lintah meweeekk pasti merinding tercirit birit jika baca yg ini. Jammer yg ada saja blom bisa ditembus oleh rudal maupun ECM buatan AS, apalagi sdh dibalut bahan siluman ditambah dilengkapi jammer yg kuat. Makin mudah memporak porandakan, pertahanan udara NATO.
    THAADS dan PAC-3 cukup dikencingi saja dr kokpit pesawat PAKDA, bakal melempem tak berdaya itu sishanud yg mahal bingiitt itu dek lintah meweeekkk….xicixicixicixicixi

  2. Kwkwk, paling kualitas nya masih di bawah B2 spirit mbh, usia pakainya juga berumur pendek, kaya kualitas mesin buatan rusia yg berumur pendek, xixixixixix

    Nanti bisa ngarang nama pilot juga mbh, utk propaganda sudah terbang, kwkwkwk

  3. PAKDA jadi pembom strategis terbaik??? Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh NGIMPI !!!

    1.) Itu pembom masih pake sayap vertikal yg bakal nambah RCS dan memungkinkan lebih mudah dideteksi, apalagi kemampuan Siluman Rusia jauh dibawah NATO.
    2.) Karena kemampuan silumannya itulah seharusnya pesawat Siluman gak perlu Jammer. Kalo masih bawa berarti emang gak yakin Ama tuh bodi Stealth.
    3.) Karena tak de Wang, So PAKDA cuman jadi angan-angan mimpi basah Rusia termasuk Russian Fanboys. Gitu jawabannya Bung Lintang.

    Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh

    • Oh ya??? jauh dibawah NATO??? memangnya pespur NATO apaan???
      Jammer… konyol sekali cara berpikir bung Agato… kalau bisa ditambah Jammer ya jelas lebih mantaplah… kombinasi keduanya jelas bakalan bikin pusing pala berbi…
      PAKDA itu proyeknya Russia… mau dibikin mau tidak ya suka2 Russia… sama seperti rudal Hypersonic, tau2 sudah masuk layanan…

      Justru yang meradang itu USA, F-35 makin runyam gara2 Turki…

        • Kesimpulannya Rusia berani menantang AS dek dng melanggar perjanjian. Makanya AS mewweekk langsung keluar….spt kamu mewewk dek klo sdh terpojok langsung buat akun baru dilapak sebelah spy keliatan banyak pendukungnya….meweekkk sono lg dek…xicixicixicixi

          • Kwkwk, bentar lagi rusia juga di kepung rudal seperti yg dulu,

            rudal belum di buat aja, Rusia udah minta perpanjangan new start,
            Semoga paham si ruskiy letoy yg udah pikun dan delusi, kwkwkwkwk

          • Hla Russia membuat rudal mengikuti aturan… hanya saja USA yang menuduhkan kalau rudal itu melanggar… dalam perjanjian ada batasan yang harus dijalani dimana rudal harus dengan range jarak sekian dan dengan payload bom sekian…
            USA menuduh karena mereka kawatir dengan kemampuanya… rudal itu dibuat sesuai dengan aturan, tetapi dimanapun seperti rudal scud yang sudah tua sekalipun bisa di modifikasi dengan mudah untuk menambah jarak jangkau dan juga merubah hulu ledak…
            Itu bukan Russia nya tetapi memang USA nya yang panik, mereka tidak memiliki rudal dengan kemampuan yang sama, sehingga mereka menekan suapaya rudal itu dihancurkan… dengan alasan melanggar ini itulah…

            Kesimpulanya, USA tidak mampu atau terlalu sulit untuk berkompetisi pada rudal modern yang lebih cepat dan efektif sehingga akirnya menekan Russia untuk menghancurkanya…

          • Dikepung doang juga ngga ngaruh… apa terus harus takut begitu??? bukanya malah semakin memperkuat pendapat bahwa USA itu memang maniak perang… bahkan sampai jauh2 menempatkan rudalnya di negara lain diarahkan ke negara lain lagi…
            Kalau Russia pendekatanya berbeda, rudalnya mampu mencapai wilayah USA…
            Sebenarnya justru itu yang ditakuti oleh USA, mencegat rudal dengan kemampuan tinggi dan kecepatan tinggi jauh lebih susah, makanya mereka menempatkan rudal di sekeliling Russia untuk menenangkan diri

          • ngepot aja bung yuli, soviet pernah menempatkan rudal di kuba ?, ente paham aatau memang gk paham,

            sekarang rusia gk sekuat soviet mana mau negara lain di tempati rudal rusia , sedangkan negara2 lain pengen di tempati rudal amerika utk mengepung Rusia , contohnya polandia dan rumania jelas pengen jadi tempat rudal utk mengepung rusia, kwkwkw

          • Ente itu yang sukanya ngepot… kalau komentar suka salah, ngga paham sama apa yang dibahas sendiri… dikasih tahu baru paham kalau ini ternyata begini begitu…

            Sekarang ditambah satu lagi…
            “ngepot aja bung yuli, soviet pernah menempatkan rudal di kuba ?” Ngga… karena rudal R-14 yang bisa mencapai hampir semua wilayah USA tidak pernah terkirim sampai ke Cuba… itu juga akibat blokade total USA kepada Cuba… bahkan pernah USA mau membom atom Cuba…
            https://international.sindonews.com/berita/1057155/42/terungkap-as-nyaris-jatuhkan-bom-atom-saat-krisis-misil-kuba

            Padahal itu adalah reaksi atas penempatan bom atom oleh USA di sekeliling Soviet… tentu saja sekarang justru USA masih menggunakan pendekatn yang sama kalau mengelilingi Russia dengan rudal… sedangkan Russia cukup menembakan rudal dari wilayahnya sendiri…

      • Kalah dari F-35 dan F-22 dalam kemampuan Stealthnya Bung Yuli. Itu belum kalo bicara Stealthnya B-2 apalagi B-21.

        Justru kalo menghidupkan Jammer akan lebih beresiko tinggi buat pesawat dg kemampuan Stealth seperti generasi kelima. Ketika jamming dihidupkan akan membuat emisi radiasi radio yg dipancarkan mampu terendus oleh radar jarak jauh, ingat Bung Yuli. Jammer dipake untuk menembus pertahanan musuh selain menghalau rudal yg datang. Masalahnya gak mungkin hanya ada satu radar buat mendeteksi obyek, apalagi kalo dilengkapi dgn radar gelombang rendah.

        Sekalipun kamu bisa membutakan satu radar tapi radar radar yg lain akan mampu mendeteksimu saat itu juga. Itulah sebabnya Jammer lebih cocok pada pespur generasi keempat khususnya untuk operasi SEAD, sedangkan pesawat pembom yg lain bertugas untuk menghancurkan sasaran. Ingat, Jerman memilih mengganti F-35 untuk tugas SEAD dengan 2 jenis pespur F-18E/F Superhornet dan E/A F-18 Growler.

        Itu juga belum menghitung kerentanan menggunakan Jammer karena akan menganggu Avionik dan RWR yg menyebabkan pespur akan terbutakan akan datangnya ancaman rudal saat melakukan jamming. Perlu diingat juga bahwa rudal AAW modern Barat khususnya USA sudah memakai dual terminal pada kotak guidancenya, menyebabkan lebih kuat dari jamming yg sangat kuat sekalipun seperti halnya rudal anti radiasi. Setau ane baik Rusia maupun China masih belum punya.

        • Itukan asumsi khayalanmu saja dek gatol. Sebagai mana khayalan membungkam 1 batrey S-400 dng 1200 rudal JASSM….. xicixicixicixi
          Yg jelas bonber B-2 gak punya jamner makanya takut masuk ke pertahanan musuh, takut nasibnya sama dng F-117 yg fibuat nyungsep rudal jadul Rusia…..xicixicixicixi

          • Lah kan ane jawab asumsi ada data dan fakta. Malah ente yg jawab komentar pake khayalan mimpi basah kan Dhek Rukimin. Cuman repeat komen-komen sebelumnya.

            Coba itu tugas Bu guru dah dikerjakan belum, Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh

          • Itu bukan repeat komen dek gatol. Masalah utamanya ente ngepot dr komen awal. Data dan fakta sdh dipatahkan tp nongol benda lain pake strategi lain. Jd rugi kalo dikasih analisa baru. Yg mimpi basah itu 1200 rudal itu dek…..xicixicixicixicixi

          • aplagi dirimu, Pembom aja masih dalam bentuk gambar, sudah mengeluarkan opini halu, kwkwk

            komentator kualitas abal2, xixixixi

        • Low band surveiland radar sistem itu sudah dianut russia dari jaman dulu bung… USA itu dari dulu menganut strategi yang offensive, sehingga mereka membangun pesawat tempur siluman disaat negara lain tidak dengan tujuan untuk bisa menembus wilayah musuh dengan harapan tidak terdeteksi dimanapun mereka mau…
          Russia lebih berusaha untuk menjadi deffensive, terbukti dengan sistem pertahanan betingkat dan terintegrasi yang mereka miliki dan juga sistem radar yang lebih bervariasi salah satu tujuanya untuk mendeteksi pesawat tempur siluman… sesuatu yang tidak terlalu di kembangkan USA karena mereka menggunakan strategi menyerang… ini juga dipengaruhi karena dalam sejarah perang baik itu PD1 atau PD2 Amerika berada di benua lain sehingga tidak pernah diserang di wilayah mereka sendiri
          Sistem jammer itu jelas tidak berbeda dengan radar yang mengarah ke satu posisi, sistem jammer itu memberikan radiasi di sekeliling area sumbernya… jadi mau radar berapapun dan rudal berapapun selama mereka memasuki area yang di jamming pasti akan terkena radiasinya dan itu bisa membutakan dan membuatnya gagal menarget
          Dua terminal sekalipun kalau menembus sistem jammer yang kuat ya sama saja… kecuali kalau sistem itu berbeda misal kombinasi pelacak radar dan IRS… karena sistem IRS untuk memanipulasinya tidak bisa dengan Jammer…
          Mau berapa terminal sekalipun tetap saja akan teregradasi karena radiasi jammer bung… yang diganggu itu radiasi sinyal jadi mau berapapun tetap akan kena radiasi jammer…

    • Yang gak yakin dng kemampuan silumannya ya justru pesawat siluman AS. Moso pesawat siluman kok bawah rudal jarak jauh….xicixicixicixi
      Gak PeDe dng sifat silumannya…..xicixicixicixi
      Siluman abal abal rupanya…..xivixicixicixi

      • Ya kan terserah yg ngasih misi. Mau bawa bom bodoh kek, bom pintar kek, rudal jelajah kek. Lah kan emang F-35 buat gantiin berbagai jenis pespur USAF sebelumnya?? So, what’s wrong with it??

        Gak tau apa kudet nih? Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh

        • Lha klo gitu terserah yg buat PAKDA donk mau kasih jammer, what wrong with that.?

          Gak bahas masalah ganti mengganti dek gatol yg dibahas pespur yg katanya siluman tp gak PeDe makanya bawa rudal jarak jauh……sampe disini paham ya dek.
          Nanti klo blom paham tanya aja sama juniormu dek lintah mewewk…PR nya blom selesai tuh dia nonton filmnya…xicixicixicixicixi

  4. Sistem pertahanan udara Rusia dilaporkan telah menembak jatuh pesawat nirawak atau drone militer Amerika Serikat (AS) di Libya pada November lalu. Komando Afrika AS pada hari Sabtu (7/12/2019) membenarkan laporan tersebut.
    Akibat masuk halaman orang wkwkwk

      • Apanya yg kelojotan dek. Kalian berfua yg kelojotan vabsk belur dilapak disebelah…..xicixicixicixi
        Roket Rusia masih ada kontrak dng pentagon dek…gak baca berita ya dek…..xicixicixicixi

        • Ente pengen tau Dhek Rukimin, kenapa USA beli mesin RD-180 dari Rusia padahal mereka bisa buat sendiri??? Itu karena biar bisa ngasih makan saintis Rusia. Biar saintis roket dan mesinnya gak lari ke Korut atau Iran. Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh

          USA udah siap pake Falcon 9 Heavy, bahkan udah siap nerbangin astronot ke ISS Minggu ini. Harusnya tadi pagi mereka terbang tapi gegara badai so ditunda dulu deh. Rusia mah bakalan ketinggalan jauh dari USA dan China. Orang USA udah mendarat di Bulan dan mau terbang ke Mars eh Rusia masih ngandelin roket jadul. Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh

          • Mungkin sekalian nerbangin astronot ke.planet namex ya dek gatol?…..xicixicixicixi.

            Faktanya mesin roket Rusia lebih handal dan murah dek……xicixicixicixi
            Kalo kita beli F-16 AS berarti buat ngasi makan saintis AS ya dek……xicizicixicixi

          • Indonesia gak beli F-16 dari USA, Ehh malah India yg mau borong. Sekarang kalo USA berhenti beli mesin RD-180 emangnya siapa yg mau beli Dhek Rukimin??? Indonesia??? Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh.

            Beda lah yg jualan karena untung Ama jualan karena butuh. Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh

          • https://jakartagreater.com/199101/rusia-ancam-hentikan-pasokan-mesin-rd-180-nasa-galau/

            Jangan suka memutar2 realitas bung… selama ini USA membutuhkan RD-180 sebuah alasan salah satunya mesin rocket RD-180 adalah untuk mendapatkan kemampuan dorong yang kuat, untuk membawa muatan berat maka dibutuhkan mesin roket yang kuat dan itu adalah RD-180…

            Jelas saja mesin RD-180 tidak ada hubunganya dengan Falcon 9 Heavy, karena memang beda tujuan… toh selama ini ketika NASA menggunakan mesin RD-180 mereka tidak menggunakanya untuk mengirim astronot tetapi untuk misi yang lain… mestinya jika NASA pede dengan Falcon 9 Heavy mereka tidak perlu menunggu sampai mengirim astronot ke ISS…

            Sampai saat ini belum ada pernyataan dari NASA kalau mereka sudah tidak membutuhkan lagi RD-180, yang konyolnya meskipun USA melakukan sangsi keras kepada Russia tetapi mereka tetap membeli RD-180… USA itu memang rumit sepertu bung Agato…

          • Loh, ya dilihat dulu itu tanggal artikel terbit, itu tahun 2018 satu tahun sebelum roket Heavy Falcon jadi dan ngeluncurin kapsul berawak ke ISS tahun 2019.

            Sekarang udah 2020 dan nanti jam 3 am WIB NASA bakal ngeluncurin astronot lagi ke ISS pake Heavy Falcon. So, sudah sepantasnya sanksi USA ke Rusia diperkuat dg tidak membeli mesin roket RD-180 lagi karena mesin Merlin-D udah siap.

          • Makanya bung baca ulang lagi… tidak ada hubunganya antara RD-180 dan Space X Raptor Engine… karena selama ini RD-180 digunakan untuk meluncurkan kebutuhan militer USA termasuk untuk mengirimkan satelit mata2 dan kepentingan NASA… tidak ada RD-180 digunakan untuk mengirimkan astronot ke ISS oleh USA..
            Jadi pengiriman astronot oleh Space X tidak ada hubunganya dengan RD-180…
            Sedangkan penghentian pembelian RD-180 sebenarnya sudah dimulai setelah dengan dipimpin JohnMcCain kongres berhasil mengesahkan penghentian penggunakan mesin atau RD-180 pada tahun 2022, sebenarnya impactnya ke Atlas V…
            Jika Space-X berhasil mengirimkan astronot ke ISS, ya bagus lah… paling tidak untuk mendukung kelangsungan hidup ISS tidak lagi menggantungkan pada Soyuz Russia…

          • xicixicixicixi….seh babak belur gak mampu cari linknya….tambah mewek lg….xicixicixici
            Nonton lg filmnya ya dek lintah meweekkk sampai paham…xicixicixicixi

          • Gak mungkin gulung tikar dek, aturan di AS tidak boleh ada pemain tunggal ,so NASA dan Pentagon sdh dpt lampu hijau utk tetap impor mesin roket Rusia yg Strong bingiiit.
            Ngarepin spaceX, cuma mimpiiii….xicixicixicixicixi

          • Kata siapa NASA Ama Pentagon mau beli lagi mesin RD-180??? Sini kasih linknya, pasti cuman ngasih link lama.

            Dibaca-baca lagi perkembangan ruang angkasa USA Dhek Rukimin.. jangan ngandelin halu aja. Gak ada SpaceX ya ada Blue Origin, ada LM, ada Boeing juga. Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh

          • Gak mungkin gulung tikar dek, aturan di AS tidak boleh ada pemain tunggal ,so NASA dan Pentagon sdh dpt lampu hijau utk tetap impor mesin roket Rusia yg Strong bingiiit.
            Ngarepin spaceX, cuma mimpiiii….xicixicixicixicixi

            ———————————————————————–

            org geblek wong negara junjungam lo aja, bisa gulung tikar kok, kwkwkwkwkwk

            ente lupa uni soviet ya, sekarang uda hancur lebur, apalagi sekelas rusia sekarang, kwkwkwk

          • Yang mana yang menunjukan roket Russia jelek???

            USA menggunakan RD-180 di peluncur Atals untuk mengirim ke orbit salah satunya adalah satelit mata2 milik USA…

            Makanya banyak membaca bung biar anda makin pandai… masak dibilang roket Russia jelek, kalau jelek ngapain juga USA dan NASA terus membeli RD-180

  5. Membangun bomber siluman kelihatannya hanya proyek buang2 uang lagipula jk ingin membom wilayah musuh lebih baik menggunakan rudal balistik yg bisa diluncurkan dng menggunakan TEl,silo,ataupun kasel

    • Wawasanmu kurang jauh bro, atau memang fans boy rusia yg menutup mata, mulai tahun ini udah pakai spaceX dan biayanya lebih murah di bandingkan roket Rusia,

      Di sektor komersial pengiriman satelit ke luar angkasa, Rusia sudah kalah dan bentar lagi mau gulung tikar, dari sektor teknologi juga mesin Rusia kalah, karena hanya bisa sekali pakai, kwkwkwkk

  6. The SpaceX Falcon 9v1.1, all privately funded, all domestically sourced, can carry 28,990 lbs. It’s made three cargo deliveries to the International Space Station. But the Falcon is not yet Air Force certified for military and intelligence payloads. SpaceX is suing the Air Force over the slowness of this certification, although going to the U.S. court system is not a famous way of speeding things up.

    U.S. Air Force four-star Gen. William Shelton, commandeer of Air Force Space Command and a guy who knows about these matters, said during a keynote address at the Space Foundation’s May 2014 Space Symposium that he would prefer the U.S. to develop its own equivalent to the RD-180. But he noted that would cost more than $1 billion and take between five and eight years.

    So we have alternatives, sort of like the veggie burger alternatives we have on the backyard grill.

    We’re dependent on the RD-180, which has flown 50 times on U.S. missions with 100 percent success. And to a lesser extent, we’re dependent on the NK33/AJ26 engine, which we’ve used six times with 100 percent success.

    kwekekekekkkkkkk…

    • Kwkwk, mainmu kurang jauh loe kira mesin rd180 di pake Amerika semua ya, itu, cuma mesin pembakaran bawah, yg mesin pembakaran atasnya buatan sendiri,
      Kalau mau di ganti juga gampang, bandingkan dengan spaceX itu mesin bawah sampai atas pake Merlin semua,

      Sekarang Rusia udah kalah, mau buat mesin yg di pake berulangkali aja saat ini belum bisa membuat,

      Di sektor komersial juga sudah kalah, dari segi jumlah pengiriman satelit ke luar angkasa, kwkwkwkwkwkk

      • Mesin pembakaran bawah itu spt panggangan orang jual sate itu ya dek lintah meweekk kalo yg pembakaran atas itu oven panggangan Roti maksudnya ya.?….xicixicixicixicixi
        Makanya dek belajar lg dari SD klo masalah mesin ya dek biar nda menghayal bakaran sate …ehhh maksudnya mesin pembakaran atas-bawah.
        Begini ya dek lintah cirit biriiit
        Roketnya SpaceX itu terdiri dari 2 bagian roket pendorong. Pendorong pertama ada 3 roket yg masing2 ada 9 mesin, pendorong kedua ada 1 mesin yg digunakan utk mendorong kapsul muatan. Jd bukan pembakaran atas bawah spt oven mbokmu buat kue lebaran dek ….xicixicixicixi

        Menjadi murah biayanya krn roket pendorong dpt digunakan ulang setelah peluncuran. Itupun dng kalibrasi ulang tabung roket dan mesin roket yg msh bisa digunakan dipasang lg, yg gak bisa diganti baru.
        Kalo masalah mesin dipake ulang itu hal yg gampang dek asal jika memang dibuat utk digunakan berulang kali. Itu teknologi jadul jaman majapahit dek bukan suatu keunggulan….xicixicixicixi

        Asal dek lintah cirit biriitt tau saja sampe skrng roket soyuz masih yg terbaik krn sistemnya memiliki kemampuan untuk diluncurkan di hampir semua cuaca termasuk badai petir sekalipun. Beda dng punya spaceX yg baru kena angin kencang sedikit sdh meriang dek.

        Urusan pengiriman satelit keluar angkasa msh tetap gunakan jasa Rusia dek, paling tidak medin roketnya sampe saat ini. Jg apanya yg kalah dek klo ngirimnya aja msh ada unsur Rusia….xicixicixicixi
        Paham sampe disini ya dek lintah cirit biriitt…xicixicixicixi

        • otakmu gk nyandak mbh, gk usah di paksakan komen panjang lebar, intinya sama Rusia Halu dan Delusi akut, kwkwkkwkwkw

          RUSIA BELUM MAMPU MEMBUAT MESIN ROKET YG BISA DI PAKE BERULANG KALI,kwkwkwkw

          buat mesin pesawat aja, masa pakai dan umur mesinnya pendek mbh, gk usah menghayal terlalu tinggi mbh, nanti letoy dan depresi kaya otakmu mbh

          • Dek lintang cirit birit, begini ya dek
            yg digunakan lg itu boster roketnya yg diupayakan bisa meluncur kembali ke darat tanpa terbakar dek, spy bisa digunakan ulang. Sesampai didarat dikalibrasi ulang mana mesin roket yg masih bisa digunakan oake lagi yg gak bisa diganti dng mesin baru.
            Makanya kalo gak ngerti mesin gak usah komen dek lintang cirit biriit.
            Pembakaran atas….pembakaran bawah….kompo mbahmu yg digunakan ya dek…..xicixicixicixicixi

    • Coba Dhek TH dicek lagi artikelnya. Itu dari tahun kapan. Sekarang udah ada Heavy Falcon yg daya angkutnya jauh lebih besar dari semua roket luar angkasa di dunia lho. Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh

    • Saya tambahin bung @TH
      Mesin yg dipake spaceX itu teknologi kuno, barang jadul yg dulu sdh pernah diciptakan jaman Uni soviet. Bahan bakunya kerosin yg berasal dr minyak bumi yg sdh mulai sekarat. Skrng jamannya bahan bakar thermonuklir, yg sedang dikembangkan Rusia……xicixicixicixi.
      Kalo mereka mau minta linknya, biar cari sendiri sampe meweek dek…..xicixicixicixi

      • Saya tambahin bung @TH
        Mesin yg dipake spaceX itu teknologi kuno, barang jadul yg dulu sdh pernah diciptakan jaman Uni soviet.

        ——————————————————————————————–

        asal mangap aja, itu cuma klaim dari rusia aja, nyatanya rusia belum mampu membuat mesin yg bisa di pakai kembali sampai sekarang, HOAX, tukang halu pula

        kwkwkwkwkwkwkwkwkwk

        • Pake mesin bekas kok bangga dek lintah cirit biritt ini….xicixicixici

          Yg nyata itu spaceX blom bisa membuat roket sehandal Soyuz yg sistemnya bisa diluncurkan flm segala cuaca dek, termasuk barai halilitar sekalipun.
          Beda dng spaceX yg cengeng spt kamu dek, baru ada gangguan burung aja batal terbang….paham sampe disini drk lintah cirit biriit.?…xicixicixicixi

          • ya maklum mbh, otakmu gk nyandak mbh, dalam bisnis efiensi dan kehandalan adalah yg utama mbh, gk kaya buatan rusia biayanya mahal dan sering meleduk, sekali pakai doang

            saya maklumi kalau otakmu gk nyampai ke situ, tahumu kan Rusia letoy ya mbh, xixixixixiix

      • Ah jangan ngasih misinformasi gitu lah Dhek Rukimin. RD-180 kenyataannya juga pake Kerosin.

        Kalo yg bertenaga reaktor nuklir itu rudal jelajah Burevestnik Dhek, itu bukan buat roket luar angkasa. Apalagi kemarin abis meleduk dan bikin kontaminasi nuklir yg lebih parah dari Chernobyl lho. Belum tau kan Dhek Rukimin. Apa udah lupa nih?? https://www.google.com/amp/s/dunia.tempo.co/amp/1235710/uji-coba-senjata-nuklir-rusia-gagal

        Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh

        • Yg dibahas roket antariksa kok malah larinya ke rudal sih mbah?
          Hayoooo….mulai ngepot lg, nanti ku selentik matanya lhoo…klo ngepot2 terus….xicixicixicixi

          Kita gak bicara rudal mbah gatol tp bicara roket dng sistem tenaga nuklir yg berbeda dr rudal. Paham sampe disini mbah?
          Monggo dibaca buat referensi mbah……xicixicixicixicixi

          https://kumparan.com/kumparansains/rusia-kembangkan-roket-bertenaga-nuklir-siap-saingi-roket-as-1542333837185689580

          • Oalah, Dhek… Ternyata itu sumber ente ya. Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh

            Reaktor nuklir buat menghasilkan electro plasma itu masih jauh buat dipake di roket Dhek. Itu masih tahap teori di Arizona Ama CERN, masih sebatas khayalan fiksi ilmiah Dhek. Oalah pantesan halu. Ternyata sumbernya juga halu.

            Kalo emang Rusia udah bisa buat tuh roket pake reaktor nuklir harusnya Rusia bisa buat Kapal induk pake reaktor nuklir kayak Sthrom atau buat pesawat tempur pake reaktor nuklir juga Dhek. Kenyataannya itu cuman sebatas mimpi belaka so sama aja Ama tuh roket.

            BTW, Itu saintis Rusia lagi angan-angan mau terbang ke Mars eh SpaceX udah mau terbang ke Mars 2024 nanti.

            Sini minum kopi dulu biar halunya hilang. Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh

  7. Masa kejayaan nasa kelihatannya mulai memudar apa lagi setelah pesawat ulang alik dipensiunkan yg disertai dng kecelakaan fatal Challenger & columbia ditambah lagi jk amerika ingin mengirim astronotnya keluar angkasa harus menumpang menggunakan pesawat soyuz.

Tinggalkan komentar