Rudal Baru Membuat Tentara Rusia Semakin Maut

Jakartagreater.com – Pengiriman serial Rudal udara Broneboyschik (penghancur lapis baja) baru Rusia untuk tentara Rusia direncanakan mulai 2021. Dokumen untuk membuatnya operasional segera disusun,ujar CEO perusahaan industri senjata Tecmash (bagian dari perusahaan negara Rostec) dalam wawancara, dirilis Sputniknews.com, Rabu 27-5-2020.

“Semuanya siap untuk memproduksi Broneboyschik. Selain itu, kami telah membuat sejumlah Rudal ini untuk uji coba eksploitasi oleh pasukan Rusia dengan biaya kami sendiri. Kami berharap semua masalah akan diselesaikan tahun ini, dan pengiriman batch ke pasukan akan dimulai pada 2021 “, Kata Alexander Kochkin.

Setelah uji negara atas Rudal baru yang diluncurkan lewat udara selesai pada tahun 2019, pelanggan negara kan memperbarui beberapa persyaratan yang diuraikan dalam spesifikasi desain, ujar CEO Tecmash.

“Semua masalah ini telah diselesaikan dengan Kementerian Pertahanan. Dalam beberapa hari ke depan, persiapan dokumen untuk meloloskan Broneboyschik ke dalam layanan akan dimulai,” kata Kochkin.

Broneboyschik dirancang untuk pesawat Su-25 dan Helikopter militer Mi-8. Rudal-Rudal ini diharapkan melengkapi jenis Rudal unguided S-8 80 mm kaliber.

Bom Cluster Glide

PBK-500U Drel. (@ vitalykuzmin.net – commons.wikimedia)

CEO Tecmash juga mengungkapkan bahwa pengiriman bom cluster glide drel yang baru untuk tentara Rusia akan dimulai pada 2021. “Kami sekarang menyelesaikan tes negara, kami harus menyelesaikan tahun ini. Saya percaya pelanggan negara akan memesan beberapa perbaikan, tetapi pembelian serial item ini direncanakan untuk 2022”, kata Alexander Kochkin.

Drel dapat diluncurkan oleh pesawat /pembawa (carrier) tanpa pesawat itu harus masuk ke jangkauan pertahanan senjata musuh, dan inilah yang membuat bom cluster baru ini unik, Kochkin mencatat. Terlepas dari itu, Drel mampu mencapai target secara mandiri. Bom ini dilengkapi dengan elemen tempur self-aiming dalam menyasar target.

“Bahkan jika bom tidak dapat menemukan target, dia akan menghancurkan dirinya sendiri secara rutin dan tidak akan menghadirkan ancaman bagi penduduk ketika operasi tempur selesai,” jelas Kochkin.

Bom glider kluster siluman PBK-500U Drel, yang dapat digunakan setiap saat, terlepas dari cuaca dan tidak memerlukan pesawat untuk memasuki area jangkauan fasilitas pertahanan udara, dirancang untuk menghancurkan kendaraan lapis baja, stasiun radar darat dan pusat kontrol.

Bom glider kluster siluman PBK-500U Drel, dapat digunakan sepanjang waktu terlepas dari cuaca dan tidak memerlukan pesawat untuk memasuki area jangkauan fasilitas pertahanan udara, dirancang untuk menghancurkan kendaraan lapis baja, stasiun radar darat dan pusat kontrol.

Sharing

47 pemikiran pada “Rudal Baru Membuat Tentara Rusia Semakin Maut”

  1. Mungkin selama ini banyak orang kagum dengan Amerika Serikat dan sekutu baratnya sebagai pemenang perang dunia II. Propaganda mereka melalui publikasi media massa , buku dan film – film produksi hollywood dan Eropa menggambarkan kehebatan, kepahlawanan dan superioritas tentara sekutu barat dalam mengalahkan Nazi Jerman. Publikasi mengenai jalannya perang di front timur antaraNazi Jerman melawan Uni Soviet, jarang yang diangkat ke layar lebar. Padahal kekalahan dan jumlah korban paling besar yang diderita Nazi Jerman dan sekutunya adalah di front timur.

    “At Stalingrad the Soviets lost a million people – more than the British and Americans during the whole war. Such sacrifices, as Churchill said, tore the guts out of the German war machine. More than 90% of German losses were suffered on the eastern front, including 10 million military casualties” (http://www.theguardian.com/world/2003/feb/28/russia.comment)

    Pertempuran besar di front Timur tidak sebanding dengan pertempuran di front barat lainnya. Selain battle of Stalingrad ada beberapa pertempuran besar lainnya seperti Battle of Kursk yang merupakan perang Tank terbesar sepanjang sejarah. Kemudian ada juga Battle of moskow, Battle of Kiev, Siege of Leningrad dan lainnya. Diawal perang, Operation Barbarossa yang merupakan invasi Jerman terhadap Uni Soviet merupakan invasi terbesar sepanjang sejarah manusia, tidak sebanding dengan Invasion of Normandy yang sering difilmkan.

    “All other theatres were a sideshow compared with the gigantic battles in Russia. At the time it was clear that the second world war was primarily a Soviet-German war. During the cold war, however, the western narrative of the struggle against Hitler was rewritten to minimise the Soviet contribution and to exaggerate an Anglo-American crusade to make Europe safe for democracy.”

    Dan jangan dilupakan The Soviet Union Red Army adalah yang pertama kali mencapai Berlin – Ibukota Third Reich Nazi Jerman – setelah mengalahkan tentara Jerman dalam Battle of Berlin, sebelum Tentara Sekutu Barat sampai.

    Saya bukan pemuja Uni Soviet / Russia apalagi komunisme, saya hanya terkesan dengan patriotisme tentara dan rakyat Uni Soviet dalam mempertahankan tanah airnya meskipun harus ditebus dengan puluhan juta jiwa. Saat Hampir seluruh Eropa daratan takluk dalam cengkeraman Nazi Jerman dan hanya menyisakan Inggris yang mati – matian mempertahankan negerinya dari gempuran Luftwafe dan U-Boat Nazi, Uni Soviet melawan invasi Nazi dengan heroik. Saya percaya seandainya Operation Barbarossa tidak dilaksanakan, atau Uni Soviet menyerah di awal perang, mungkin Britania Raya dan seluruh Eropa akan jatuh kedalam genggaman Nazi Jerman.

    Russia memang strong bingitzzz ….
    Kwwkkkkekekkkk..

    • Dari cerita yg cukup panjang dan heroik dari [email protected], saya terkesan dan sangat memperhatikan serta menyimak dng sangat serius banget yg belum pernah saya lakukan sebelumnya, yaitu pada kalimat terakhir dan satu kata paling akhir. Itu bagi dek lintah meweek dan mbah gatol sangat memilukan hati. Perih rasanya hati para pasukan cirit biriitt fans boy barat Alay Amatiran bung…..xicixicixicixicixicixicixi

    • Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh…..

      Ketika Uni Soviet mencapai Berlin maka USA mencapai Tokyo dan Roma. Kalo cuman kengerian pertempuran di Stalingrad, maka USA punya dari Guadalcanal, Saipan, Guam, Iwo Jima, Okinawa, Bulge dan masih banyak lagi.

      Jika Uni Soviet hanya menghadapi Jerman disebagian besar era perang dunia kedua maka USA menghadapi Jerman, Jepang dan Italia sekaligus dalam satu waktu secara bersamaan.

      Jika Uni Soviet tidak mendapat bantuan Marshall Plan termasuk tank Sherman dan senjata selama awal dan pertengahan kampanye Barbarossa apakah Uni Soviet akan mampu bertahan dari Jerman?? Ane rasa sih enggak. Karena bantuan dari USA itulah Uni Soviet mampu memfokuskan pada pengembangan dan produksi senjata di Ural. Salah satu kesalahan Jerman juga karena tidak mau membombardir Ural sebagai jantung utama industri berat Uni Soviet setelah dipindahkan dari Sektor Barat Rusia saat awal operasi Barbarossa.

      So, Uni Soviet gak strong-strong banget tuh. Btw dulu Rusia masih jadi negara bagian Uni Soviet lho. Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh

      • “Jika Uni Soviet tidak mendapat bantuan Marshall Plan termasuk tank Sherman dan senjata selama awal dan pertengahan kampanye Barbarossa apakah Uni Soviet akan mampu bertahan dari Jerman??. Ane rasa sih enggak.”

        Marshall Plan kan setelah WW II bung..

        Kwkekekwkkkkekkkk….

          • Untung di wordpress ini tidak ada fasilitas edit/hapus komen oleh penulis komen, jadi ketauan yang mana plinplan, yang mana asal nulis tanpa fakta baru setelah ditonjok orang sadar dan ngeles…

            muehheheheheh

          • xicixicixicixici…… Ane mau ketawa tapi malu sama semut merah yg berjajar didinding.
            Sdh salah pake ketawa dan diralat pula. Mungkin ketawanya adalah utk menertawakan ke pandirannya yd suk ngepot. Jd ada jejak digitalnya utk menjadikan dokumen…..xicixicixicixicixi

            Murid sama gurunya setali tiga duit doyan ngepot dan cirit biriit jg rupanya….xicixicixicixicixi

            Salam ngepot sejati fans boy barat amatiran alay cirit biriit…xicixicixicixi

      • Perbedaan terbesarnya adalah saat itu Soviet diserang bung… dan target utama Hittler kala itu adalah bukan untuk mendapatkan sumber alam yang berlimpah di Soviet… sesuatu yang sangat dibutuhkan NAZI untuk kepentingan perangnya… sebenarnya Soviet tidak dalam kondisi yang kuat untuk menghadapi NAZI Jerman karena saat itu Stalin baru saja berkuasa dan banyak petinggi militer kompeten yang disingkirkan untuk kepentingan Stalin… apalagi waktu itu Hittler sangat percaya diri Soviet tidak akan mampu bertahan dan hanya memiliki alat tempur primitif…
        Jika bung Agato menyebut Soviet tidak strong strong banget maka mesti dilihat lagi dimana diawal perang seperti perang Stalingrad, pasukan Soviet karena kurang persenjataan berperang dengan berpasangan satu membawa senapan sedangkan pasanganya membawa magasin, jadi kalau salah satu tertembak maka akan bisa digunakan oleh rekanya… ditambah lagi dengan peran pasukan wanita yang juga banyak berperan dalam perang itu… dengan segala keterbatsan dan dalam serangan kekuatan utama yang kuat Soviet mampu keluar dari tekanan dan membalikan keadaan… Pengaruh bantuan dari USA jelas ada tetapi tetap saja karena untuk menahan serangan Jerman, tetapi tetap pelaku utama dalam perang itu adalah rakyat Soviet itu sendiri, mungkin tanpa bantuan USA Soviet pada akirnya tetap bisa memenangkan perang tetapi jelas akan lebih lama dan mungkin akan lebih berdarah2…
        Diluar itu, bukan Tank Sherman yang menjadi ikon dalam perlawanan Soviet tetapi T-34, ditambah dengan peluncur roket Katyusa yang ikonik… itu adalah beberapa bukti sejarah bahwa Soviet/Russia memang strong. Karena perang itu juga yang menjadikan perbedaan mencolok antara strategi militer Russia dan USA… USA kuat di laut dan udara termasuk dengan armada kapal induknya, sedangkan Russia sangat kuat didarat dengan armada Tank yang kuat dan sebagai pendukung sistem hanud mobile yang sangat kuat dan berlapis..

        • Jika saat itu Jepang setelah menyerang Pearl Harbour langsung menyerang Amerika daratan jelas ceritanya akan lain… kekuatan militer USA akan terpecah karena mereka harus bertahan, industri mereka akan terancam terlebih jika Jepang mampu menjangkau daerah2 industri militer USA…
          Apa yang dilakukan Jepang dengan hanya menyerang Pearl Harbour adalah seperti menyiram bensin kedalam tumpukan api… akirnya USA melakukan produksi besar2an baik itu untuk kapal perang maupun pesawat tempur basis kapal induk untuk menghadapi Jepang… USA jelas sangat di untungkan karena industri mereka tidak dalam ancaman dan jangkauan serangan, itu terlihat ketika mereka menyerang Okinawa jumlah kapal perang yang meneyrbu pulau itu jumlahnya luar biasa…
          Efek ke perang melawan Jerman juga sama, USA dengan pesawat tempur yang jumlahnya luar biasa menyerang Jerman dengan kisaran seribuan pesawat sehingga langkah apapun yang dilakukan NAZI untuk membendungnya jelas sia sia…
          Yang menjadi poin adalah, sebenarnya NAZI Jerman ini jika saat itu memilih berkolabirasi dengan Soviet misalnya, maka Perang Dunia akan menjadi mematikan bagi Inggris kususnya dan Eropa pada umumnya… NAZI Jerman terbukti menjadi pioneer bagi perkembangan alat tempur modern, baik itu jet tempur, rudal maupun yang lainya…

          • kalau analoginya di balik, Nazi Jerman saat itu aliansinya Jepang, dan mereka mufakat utk menghancurkan uni soviet dari sisi barat dan timur, mungkin uni soviet udah bubar gk nunggu tahun 90 an, secara militer akan lebih efektif dan jepang tidak cari gara2 dengan amerika,

            tapi sayang Jepang terikat perjanjian non agresi, dan anehnya jepang memegang teguh perjanjian itu, sampai di hianati di akhir perang dunia ke 2,

            mungkin ideologi kumunis tidak akan tersebar ke seluruh dunia, dan paham nazi yg menyebar, kwkkwkwkwk

          • Biktinya Rusia msih ada sampe sekarang dek lintah meweek cirit biriit.
            Dan yg pasti baik jepang maupun jerman gak berani alias ciut nyalinya dng Rusia. Itu fakta yg sekarang dek, jng membolak balik analogi dng pengetahuanmu yg ciprut itu. Sejarah tetap menjadi sejarah dan tdk bisa diulang atau diralat spt suhumu si mbah gayol meralat komennya yg ngepot….xicixicixicixicixi

          • Hla memangnya Jepang berani memerangi Soviet??? kalau berani dari tahun 1931 sehabis mencaplok Manchuria pasti berlanjut ke barat… mereka sering bertempur dengan di perbatasan Manchuria makanya Jepang jelas lebih takut sama Soviet daripada melawan USA… Padaha armada di Manchuria itu adalah divisi paling elit yang dimiliki Jepang…

          • kwkwkwk, gk ingat afganistan mbh ?, lawan taliban

            negara pujaan loe AMBYAR ealah BUBAR JALAN, kwkwkwk

          • Lha AS aja sampe skrng gak bisa taklukan Afganistan. Ada filemnya jg itu dek, serdadu AS yg nangis terkepung setelah rombongannya sdh dibuat almarhum semua….jng lupa dek lintang cirit biriit hrn nonyon film dokumenternya….xicixicixicix

          • jangan mewek mbh, negara pujaanlo ambyar mbh, hanya lawan taliban , Uni Soviet runtuh, malu gk mbh, sekarang tinggal rusia aja, itu pun ambisinya aja yg gede, tapi tenaga loyo, xixixixi

          • Uni Soviet sih cukup 10 tahun di Afghanistan, eh USA malah masih awet disana. Malah Taliban akhirnya minta perjanjian damai ya. Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh

          • @bang Ruskey Pasukan Amerika lari tercirit-cirit di Somalia ? oooh Film yang judulnya Black hawk down “Nyungsep” itu ya ?
            Apakah benar itu judul Film tsb yang Bung Ruskey maksudkan ?

          • Begini ya mbah gatol,
            As di Afganistan memang dibiarkan utk diayam ayamkan Taliban. Menguasai Afganistan tdk mungkin, mau keluar Afganistan bakal malu krn kegagalannya akan menjadi sumber kemaluan yg bertumpuk2 setelah vietnam dan somalia yg begitu sangat tragis dan memalukan……xicixicixicixi

          • Jng nyebut2 judul film [email protected], nanti ada yg trauma, sampe sekarang gak paham klo itu kisah nyata yg di filmkan dek. Makanya sampe skrng dia meweek terus sambil mencret mencret tercirit birit…..xicixicixicixi

  2. Harus diingat selama pd 2 uni soviet jg mendpt bantuan senjata dr amerika dan inggris.selain itu ktk pasukan uni soviet lbh dahulu masuk kekota berlin kondisi berlin sdh rusak parah & lemah krn sdh dibombardir lbh dahulu oleh as & inggris dimana inggris menjatuhkan sebanyak 45000 ton bom antara thn 1940- 1945 & as menjatuhkan bom sebanyak 23000 ton antara thn 1943-1945

  3. Selama perang dunia 2 hubungan antara amerika dan uni soviet sebenarnya cukup bagus bahkan pilot soviet memuji pespur buatan amerika P 39 Airacobra yg digunakan oleh soviet utk menggempur jerman.

  4. Kalau Operation Barbarossa sukses dan Soviet kalah, maka :
    Nazi menguasasi sumber daya yang melimpah buat industri dan mesin perang mereka.
    Rommel dapat bantuan dan menang di Afrika..
    Roma tidak akan jatuh..
    Britania diduduki Jerman..
    Amerika gak mampu menginjakkan kaki di Eropa..
    Supply barang dari Eropa ke Amerika berhenti, industrinya goyah..
    Amerika gak mampu membiayai perang di 2 teater yang jauh dari negerinya..

    The strong bingitz Soviet/Russia is trully the European savior..

    Kwekkwkkwkkkkkwkkeek…

    • kwkwkwkkw, analogimu kebolak balik, justru amerika yg menyuplai kebutuhan perang utk eropa, bantuan ke soviet itu dari amerika bukan amerika yg butuh eropa, tapi eropa yg butuh amerika, kwkwkwkwk

      alesan jerman menyerang rusia, karena mereka tahu amerika akan ikut perang di eropa, sehingga butuh sumber daya di timur, sedangkan di front barat inggris masih bercokol dan masih kuat, kwkwkwk

      kalau jerman fokus ke timur dan di fron barat damai, Rusia/Soviet bisa jadi badutnya si hilter, kwkwkwkwkwk

      • Sama spt amerika minta bantuan perancis waktu mau merdeka dr inggris ya dek lintah cirit biriit.?
        Itu ada filmnya jg lho dek….xicixicixicxicixi

        Pada kenyataannya hanya Rusia yg tdk bisa diluluh lantakan jerman dek lintah cirit biriit. Sementara Inggris sdh porak poranda.
        Berkat senjata roket Katyusha lah jerman lari tunggang langgang dek. Itulah kehebatan senjata buatan Rusia Strooong yg melegenda sampe sekarang ditiru AS jg yg dunia mengenalnya dng MLRS…..xicixicixicixi
        Belajar sejarah lg ya dek, soalnya sejarah indonedia pun ilmumu masih jeblog dek lintah cirit birit……xicixicixicixi

          • Sejarah Indonesia sdh 2x diembargo AS dek dan menyusul ketiga kali lewat CAATSA…..babak belur lg dek lintah meweek cirit birit dan suhunya….xicixicixicixi

        • Rusia tidak luluh lantah ?, kwkwkwkwkwk

          dulu nilai sejarahmu berapa mbh ?, kkwkwkwkw

          1/4 wilayah soviet bagian eropa hancur lebur kok, bilang gk luluh lantah, kwkwkwk

          tanpa bantuan inggris dan amerika, rusia udah jadi budak hitler,

          • Sejarah indonesia aja pengetahuanmu ciprut dek lintah meweek cirit biriit…..xicixicixicixi
            Malah mau sok tau sejarah dunia. PD II itu cuma Uni Soviet (Rusia) yg bertahan dek yg dan susah dimasuki tentara jerman. Semtara inggris ssh terkencing dicelana akibat negaranya hancur lebur dek
            Kok bilang 1/4 , kamu ngimpi ya dek lintah meweek cirit biriit….xicixicixicixicixi

  5. Mengirimkan bantuan spt senjata & logistik ke uni soviet bkn perkara mudah bagi amerika utamanya lewat atlantik yg dijaga ketat oleh u boat jerman sementara mengirimkan bantuan lewat pasifik dihalangi oleh jepang,uni soviet termasuk beruntung krn memiliki wilayah yg luas dan wilayah bagian timurnya jg tdk diserang oleh jepang dikarenakan adanya pakta netralitas antara uni soviet & jepang

  6. Selama pd 2 armada AL jepang sama sekali tdk memiliki kemampuan yg dibutuhkan utk menyerang daratan utama amerika mengingat jepang kekurangan sumber daya yg diakibatkan oleh sangsi ekonomi yg diterapkan as pd jepang yg sdh menginvasi cina selain menyerang pangkalan militer dipearl habour jepang jg melakukan serangan diberbagai wilayah yg dijajah oleh negara sekutu dikawasan asia tenggara & kepulauan dipasifik.

  7. Sblm pd 2 pecah hubungan antara nazi jerman & soviet relatif baik bahkan soviet pernah memesan kapal perang jelajah yg bernama kms lutzow pd jerman walaupun dlm kondisi yg tdk lengkap dan pd akhirnya kaprang yg dibeli oleh uni soviet dr jerman dipakai dlm mempertahankan kota leningrad dr serangan Nazi pd saat pd 2.

  8. Hari ini suhu dan muridnya babak belur dibuat tercirit biriit lg disini. Sang suhu malah ketangkap ngepot ssh terlanjur ketawa ngakak….xicixicixicixi
    Boleh di sematkan kpd kedua fans boy barat alay amatiran ini dng gelar
    DUET gatol – lintah cirit biriiit…..xicixicixicixi

  9. Bantuan dr US memang ada disaat WW 2 ,, tp fakta di lapangan jg kurang lebih 70% tentara Nazi tewas di tangan tentara Soviet. Sblm sekutu buka fron barat , ya Soviet sprt ngadepin Jerman sndr xiii xiii

    • Itu karena Jerman sendiri khususnya Berlin udah dibombardir Sekutu Dhek. Makanya pasokan logistiknya terganggu. Apalagi Reaktor air berat Nazi di Norwegia berhasil disabotase. Kalo enggak, tahun 1944 Nazi udah punya bom atom Dhek. Bisa dibayangkan apa yg akan terjadi??

      Soviet aja baru bisa buat bom atom tahun 49,itu aja dibantu Ama Oppenheimer Dhek.

  10. Masalahnya daya tariknya apa sampai sekutu menyerang cina,cina adlh salah satu anggota DK pbb & jg salah satu negara adidaya nuklir selain itu cina adlh salah satu raksasa ekonomi dunia yg memiliki banyak investasi diberbagai belahan dunia kalau cina diserang sekutu otomatis akan ada PD 3 yg menyebabkan populasi umat manusia akan berada diambang kepunahan krn adanya nuklir holocaust & kejatuhan ekonomi dunia,mungkin dunia pasca PD 3 akan spt di film Madmax,jd lbh banyak kerugiannya bg umat manusia jk perang terjadi.lagipula perang dagang as- cina saja memiliki efek buruk bg indonesia.

Tinggalkan komentar