China Bangun Terowongan Angin Untuk Rancang Pesawat Tempur Generasi Enam

Jakartagreater.com – China membangun terowongan angin baru, yang akan membantunya mengembangkan jet fighter next-gen Tiongkok pada tahun 2035, lansir Defenseworld.

Terowongan angin baru Cina yang disebut FL-62, melakukan operasi pertamanya pada hari Selasa dengan menjalankan tes untuk pesawat baru yang tidak diketahui, yang kemungkinan akan menjadi jet tempur generasi keenam lebih maju daripada J-20 dan J-31, yang saat ini menjadi jet tempur terbaik Tiongkok.

Mengacu pada pesawat baru, kepala perancang jet J-20 Yang Wei telah mengatakan dalam program CCTV sebelumnya bahwa China akan merancang “pesawat yang sangat berbeda di masa depan melalui inovasi sejati.”

Aliran udara yang dihasilkan oleh terowongan angin stabil dan data uji untuk pesawat akan dikumpulkan untuk pertama kalinya, kata Aerodynamics Research Institute, di bawah Aviation Industry Corporation of China (AVIC) dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa sebagaimana dilaporkan oleh Global Times.

China telah mulai mengerjakan jet tempur generasi terbaru yang akan diluncurkan pada tahun 2035 atau sebelumnya, laporan pada 2019 mengutip Wang Haifeng, kepala arsitek di Chengdu Aircraft Research dan Design Institute AVIC yang juga berpartisipasi dalam pengembangan jet tempur jet tempur J-20 dan J -10.

China sedang mengincar jet siluman ‘generasi keenam’ yang dapat memandu berbagai drone dari jarak dekat. Laporan sebelumnya mengatakan jet yang diusulkan akan bersaing dengan FCAS Prancis – Jerman atau Tempest Inggris.

Disetujui untuk dibangun pada 2012 dan berpusat di Shenyang, Provinsi Liaoning Timur Laut, mesin terowongan berbobot 6.620 ton, dan 17.000 meter kubik adalah terowongan angin transonik besar pertama di Tiongkok. Ini adalah fasilitas fundamental dan strategis yang penting bagi industri penerbangan China, karena akan menentukan bentuk pesawat tempur China di masa depan, sebagaimana informasi yang dirilis AVIC sebelumnya.

Dengan data tersebut, para pengembang pesawat dapat mengoptimalkan desain aerodinamis pesawat, memberikan kinerja yang lebih baik dalam kecepatan, jangkauan, kemampuan manuver dan kemampuan stealth, kata ahli, mencatat bahwa terowongan angin yang lebih maju juga akan memungkinkannya untuk memperpendek waktu pengembangan karena data yang dihasilkannya akan lebih akurat.

Sharing

12 pemikiran pada “China Bangun Terowongan Angin Untuk Rancang Pesawat Tempur Generasi Enam”

    • Mau ketawa takut dosa, kwkwkkwkw

      Rusia secara teknologi kurang, apalagi dari segi pembiayaan, kwkwk

      Cina secara keuangan kuat, secara teknologi belum mumpuni, buat mesin aja belum begitu handal, kwkwkwkkw

      Asal bunyi aja si Rusia letoy, kwkwkkw

      • Silahkan ketawain pespur difabel F-35 andalanmu dek lintah mewekk.
        Kenyataan itu pahit ya dek….apalagi terima kenyataan dibuat babak belur lg disini ya dek.
        Maaf ya dek lintah meweekkk….saya terpaksa harus mengetawai dirimu yg lg babak belur…..xicixicixicixicixi

      • Russia itu duitnya pas pasan… tapi kalau bikin apa2 juga pas…
        Bikin rudal Hypersonic juga pas… bikin Su-57 juga pas, apalagi setelah ngecengin Patriot di Irak… Disaat USA mulai melengkapi ABRAM dengan Thropy, Russia sudah masuk ke Armata… saat USA masih berkutat dengan kapal selam yang itu2, Russia sudah membuat Kapal selam yang dilengkapi drone laut Poseidon yang mungkin ambigu antara Torpedo besar apa drone… Disaat USA mau memulai program Drone terintegrasi, Russia sudah menguji coba Okothnik yang terintegrasi dengan Su-57… saat USA keteteran di program F-35 karena Turki, Russia mulai dengan Pakda… saat USA baru mau kembali ke orbit membawa astronot, Russia sudah bolak balik jadi andalan untuk menuju ke ISS…
        Pokoknya memang pas pasan lah…

Tinggalkan komentar