KRI Sultan Hasanuddin Jaga Keandalan Sensor Weapon & Command

Barbara, Lebanon, Jakartagreater.com  –   Di sela-sela aktivitas patroli sebagai unsur Maritime Task Force (MTF)/UNIFIL 2019 dalam menjalankan tugas perdamaian dunia, Satgas TNI KONGA XXVIII-L dari KRI Sultan Hasanuddin-366 Satuan Kapal Eskorta Koarmada II berlatih penembakan meriam, untuk menjaga kemampuan tempur kapal, Sabtu, 30-5-2020 di Barbara, Laut Mediterania, Lebanon.

Latihan yang diawali dengan peran tempur bahaya permukaan, dilakukan bertahap, mulai dari Muzzle Warm, Pre Action Caliberation (PAC), yang kemudian dilanjutkan dengan penembakan sasaran Live Firing, dirilis Dinas Penerangan Koarmada II.

Tujuan penggunaan Pre Action Caliberation untuk memberikan koreksi tembakan yang benar pada sistem senjata sebagai parameter persiapan penembakan selanjutnya.

Dalam penembakan Meriam 76 mm kali ini, KRI Sultan Hasanuddin-366 menempati posisi pada jarak kurang lebih 5 Nm dari sasaran.

“Latihan ini dilakukan secara periodik selama misi perdamaian PBB di Lebanon untuk tetap menjaga serta meningkatkan ketangkasan, keterampilan dan kesiapsiagaan personil dalam menghadapi segala macam ancaman yang sewaktu-waktu dapat terjadi”, ujar Dansatgas MTF TNI KONGA XXVIII-L UNIFIL Letkol Laut (P) Ludfy di sela latihan.

Latihan ini juga untuk menguji serta mempertahankan keandalan sistem dari sensor weapon and command yang dimiliki oleh KRI, khususnya sistem penembakan meriam utama.

Sharing

2 pemikiran pada “KRI Sultan Hasanuddin Jaga Keandalan Sensor Weapon & Command”

Tinggalkan komentar